Oleh : Arief Maulana

Baru saja saya chat dengan Mas Candra masalah kuliah dan bisnis. Tiba-tiba saya jadi teringat dengan diskusi singkat bersama salah satu dosen Manajemen Produksi dan Operasi Kapal (Prof.Dr.Ir. Sjarief Widjaja) di kampus. Diskusi ini sebenarnya sudah berlangsung cukup lama, hampir 1 tahun yang lalu mungkin.

Saya merasa materi diskusi tersebut seharusnya diberikan kepada mahasiswa baru. Kenapa? Agar mereka lebih memahami bahwa kuliah sebaiknya tidak sekedar kuliah saja. Ada proses pembentukan pribadi yang lebih baik. Sehingga mereka yang kuliah, mampu menjadi sosok yang memang layak dilabeli dengan identitas “kaum intelektual” yang juga mampu mendatangkan banyak manfaat bagi lingkungan sekitarnya.

Mungkin materi ini lebih pas untuk para mahasiswa. Tapi apa salahnya saya share sedikit, mumpung juga masih menyandang titel mahasiswa dan masih berjuang agar bisa menyelesaikan kuliah semester depan. Maklumlah, selain udah bosen kuliah banyak business project kepending gara-gara saya masih memprioritaskan kuliah, karena lulus kuliah juga masuk dalam list dream saya dan ortu. Tapi, artikel ini sungguh hanya share belaka, tidak bermaksud menggurui rekan-rekan mahasiswa ataupun bapak ibu dosen.

Pada dasarnya ada 3 hal yang jauh lebih penting, dan memang seharusnya kita dapatkan dibandingkan dengan mata kuliah yang diajarkan di kampus itu sendiri. 3 hal inilah yang nantinya akan membantu kita untuk survive di dunia real manakala sudah lulus kuliah. Apa 3 hal tersebut?

  1. Pengenalan dan Pemetaan Potensi Diri
  2. Kemampuan Searching Informasi
  3. Pembentukan Pola Pikir Sistematis Dalam Penyelesaian Suatu Masalah

space

PENGENALAN DAN PEMETAAN POTENSI DIRI

Dunia kerja saat ini menuntut profesionalitas kita dalam bekerja. Sehingga untuk bisa berprestasi dalam bidang karir sudah selayakanya kita bekerja dalam area kerja yang didukung oleh potensi diri kita masing-masing. Dengan demikian ada semangat dalam bekerja dan berprestasi, karena bidang yang kita tekuni sudah seusai dengan minat dan potensi yang dimiliki, dan itu tidak lepas dari keberhasilan kita dalam memetakan potensi diri.

Salah satu cara mengenal dan memetakan potensi diri adalah dengan ikut dan aktif dalam kegiatan organisasi di kampus. Tapi tentu tidak sekedar ikut-ikutan saja, tapi bener-bener diperhatikan organisasi mana yang memang bagus dalam hal struktur dan managemen pengembangan SDM. Organisasi yang baik, bukan hanya sekedar “Event Organizer” belaka, namun juga harus mampu membangun SDM para pengurus dan anggotanya.

Kalau di ITS sendiri, saya bersyukur karena selain melalui organisasi, proses pengenalan dan pemetaan potensi diri dibantu oleh sebuah kegiatan yang bertajuk LKMM (Latihan Keterampilan Manajemen Mahasiswa). Khususnya di tahap awal, yakni Pra Tingkat Dasar yang mengupas seputar Manajemen Diri.

Saya merasakan manfaat yang cukup signifikan hingga pada akhirnya malah menjadi Pemandu LKMM (sebangsa trainer) di ITS. Saya pikir, saya dapat banyak manfaat dari kegiatan tersebut. Jadi apa salahnya melanjutkan “tongkat estafet” yang sudah dipegang oleh Pemandu Senior sebelumnya. Dan memang menjadi Pemandu LKMM adalah salah satu dream saya (ketika mahasiswa baru) yang terwujud.

space

KEMAMPUAN SEARCHING INFORMASI

Untuk menyelesaikan masalah, tentu dibutuhkan informasi-informasi yang bisa mendukung kita dalam berpikir dan bertindak. Maka dalam hal ini, kemampuan searching dan mengolah informasi menjadi sangat penting.

Misalnya. Ketika di dunia kerja, seringkali yang kita temui adalah hal-hal yang sifatnya baru. Sampai-sampai ada yang bilang bahwa ilmu akademik kuliah itu cuma kepakai 20% saja. Selebihnya adalah ilmu baru yang mesti dikuasai dalam waktu yang cepat dan singkat.

Kecepatan memperoleh informasi dan adaptasi amat penting. Searching informasi disini sifatnya bisa 2 bentuk. Dalam bentuk online dan offline, yang sudah barang tentu mengacu pada sumber referensi yang aktual, tepat, dan bisa dipercaya. Jadi tidak perlu menghafalkan semua ilmu yang ada di kuliah. Yang penting kita tahu kemana harus mencari informasi tersebut manakala di dunia kerja ada masalah yang terkait dengan ilmu tersebut. Toh otak kita terlalu berharga bila hanya sekedar digunakan untuk hafalan. Mending dipakai untuk berpikir.

space

PEMBENTUKAN POLA PIKIR SISTEMATIS DALAM PENYELESAIAN SUATU MASALAH

Yang penting bukan hanya hasil akhir, melainkan proses mencapai hasil akhir. Itu yang sering diucapkan oleh dosen saya. Yang terpenting adalah proses dan sistematika penyelesaian masalah.

Saya jadi inget ketika ikut matrikulasi di ITS (khusus anak yang keterima lewat jalur PMDK). Waktu itu ada pre test dan post test. Nah, ketika test soal yang dibagikan ternyata tidak jauh berbeda dengan soal UNAS maupun SPMB. Bedanya kita tidak boleh menyelesaikan dengan metode dan trik cepat ala LBB (primagama, ganesha, dll). Kudu diselesaikan secara manual dan ada tahapan step by stepnya.

Begitu juga ketika ujian mata kuliah. Nilai terbesar justru ada di proses penghitungan (mata kuliah saya kebetulan banyak hitungannya), bukan di hasil akhir. Dengan sering melakukan hal tersebut secara tidak langsung ada proses pembentukan pola pikir penyelesaian masalah secara sistematis.

Sehingga ke depannya, masalah apapun yang kita hadapi tidak perlu waktu lama untuk kemudian menyusun langkah-langkah strategis dan sistematis untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. Dan kemampuan seperti ini benar-benar dibutuhkan untuk survive.

3 hal di atas bila benar-benar dimiliki oleh para mahasiswa yang lulus, Insya Allah tidak akan ada ceritanya mahasiswa nganggur ngga dapet pekerjaan. Kenapa? Karena ngga dapet pekerjaan pun dia akan berusaha menciptakan lapangan pekerjaan atau bagaimana caranya tetap bisa mendapatkan penghasilan tanpa tergantung kepada orang lain.

Dan yang terpenting, mereka semua tahu bagaimana menyusun langkah-langkah hidupnya untuk mencapai goal sukses yang diinginkan. Saya kira itu saja yang ingin disharingkan kali ini. Semoga yang sedikit ini bermanfaat. Nantikan artikel berikutnya.

Salam Sukses,
Photobucket
space

Jangan Cuma Sekedar Kuliah
Share On Facebook
Share On Twitter
Share On Google Plus
Share On Linkedin
Share On Pinterest
Share On Youtube
Contact us
Tagged on:         

74 thoughts on “Jangan Cuma Sekedar Kuliah

  • Benar mas, dalam proses kuliah yang penting bukan hanya hasil akhir, melainkan proses mencapai hasil akhir. Sehingga setelah lulus nanti diharapkan sudah sangat siap terjun di masyarakat. Dan yang lebih penting lagi mindsetnya juga harus berubah. “Setelah lulus apakah saya bisa menciptakan lapangan pekerjaan?” Bukan “setelah lulus saya kerja dimana?”

    1. @sumartono, bener mas… makanya salah satu dream saya adl kerja di rumah dan mempekerjakan orang.

      My home my office…:hihi:

    1. @mashengky.com, lha wong lulus kuliah ujung2nya cari duit juga mas… makanya waktu kuliah mestinya juga belajar cari duit… hahaha

  • :) SIBBE MAS.., TIPS INI SEBAGAI PENYEGARAN SAYA BAHWA KULIAH ITU GOALNYA “KSATE”

    KNOWLEDGE, SKILL, ATTITUDE,TECHNICALL AND EXPERIENXE…

    MAKASYIH

    1. @Winarno, jelas berbahagia mas. Itu artinya kita satu langkah lebih maju dari rekan2 mahasiswa yg cuma bisa belajar dan belajar masalah akademik semata…

      1. @arief maulana, :sip:benar yang penting adalah prosesnya, tapi ada fase tertentu dalam teori pendidikan, kapan kita focus on process dan kapan kita focus on result….

  • Salam mas Arief…tadi saya udah komen, tapi belum di moderasi ya??hehehe..:puyeng: Sekali lagi artikel mantabb dari mas Arief…THANX U… SAYA PALING STUJU DENGAN MEBENTUK pola pikir sistematis…sbab memang demikian tuntutan duniia sekarang…betul salut buat mas deh:sip: salam hormat

  • sekadar kuliah?
    dah banyak tuh mhs yang hanya sekadar kuliah saja tetapi tidak menerapkan ilmu yang diperolehnya dalam pekerjaan…
    :mlorok:

    1. @Dimas, wah itu sih malah rugi besar mas… Makanya kudu balance antara akademik dengan pengembangan softskill… :puyeng:

  • Salut nih dengan Arief yang setelah merasakan enaknya cari duit tetap bertekad menyelesaikan kuliah.

    Setuju tuh, harusnya pendidikan di Indonesia lebih membumi, enggak sekedar hafalan. Harusnya setelah lulus bisa menciptakan lapangan kerja, enggak malah bingung jadi pengangguran…
    Salam sukses ya.

  • saya juga ada dream buat kuliah lagi, sebenarnya tujuan awal pingin kuliah ya itu. cuma cari ijazah aja, tapi kok setelah baca artikel ioni saya jadi berpikir lain. hmm harus merenung dan introspeksi diri lagi nih. makasih ya om arief:sip:

    1. @monyet internet, ngga semua orang bisa kuliah mas. Makanya ketika dapet kesempatan kuliah, dimanfaatkan sebaik mungkin…

  • berbahagianlah karena anda bisa kuliah mas….orang tua akan lebih bahagia lagi kalu anda sukses kedua-duanya…baik itu kuliah dan juga bisnis ….

    selamat

    :sip::sip::sip:

  • Pendidikan di Indonesia memang lebih menghargai hasil akhir dari pada proses, sehingga hasilnya ya seperi sekarang ini….setelah dapat ijasah berhenti belajar.

    Sebagai Dosen/guru kita memang harus berani berbeda dengan teman yang lain, berani menghargai proses. Anak Indonesia butuh dosen/guru yang menghagai proses, sehingga mereka merasa dihargai, berani melakukan kesalahan dan berjuang mencari solusi dari setiap permasalahan yang sedang mereka hadapi

    Selamat berjuang.

  • Setuju mas..Karena dengan semakin matangnya kita di bangku perkuliahan akan memudahkan kita dalam pencapaian keinginan di dunia luar, sehingga tidak ada lagi tamat kuliah ngganggur…

  • Ya, Mas Arief… Katanya, orang sukses itu banyak yang lebih cerdas emosinya ketimbang intelijensinnya. (Pendapat ini mungkin sdh sering terdengar, jadi gak menarik kalo diulas lagi. Tapi, apapun, kebenarannya terbukti)….

    Setuju banget ama postingan mas Arief…:sip:

  • tiap kali melihat mahasiswa baru, saya begitu gembira
    seakan ingin mengantar mereka
    melindungi mereka
    agar mereka meraih cita-cita
    belajarlah…
    belajarlah…
    karena dirimu masih diberi kesempatan
    bersukurlah
    karena tidak semua orang
    bisa kuliah.

    1. @dg-studio, kalau saya setiap membawakan materi Latihan Keterampilan Manajemen Mahasiswa ke mahasiswa baru mas.

      Dari sana saya melihat potensi luar biasa para maba. Tinggal selanjutnya proses alam saja, apakah mereka bisa bertahan dan menjadi sukses atau tidak.

  • Yah, memang hasil akhir penting, tapi Prosesnya juga justru sangat penting.

    Kebanyakan sekarang orang memandang hasil akhir. Seperti kebanyakkan orang sukses contoh Einstein, Thomas Alva, sekarang mereka dikenal oleh karena hasil akhir yg mereka dapat, namun dibalik itu justru yg penting adalah begitu banyaknya pengalaman mereka yang bisa menjadi inspirasi dan motivasi kita. Bahwa sukses itu bukanlah berapa kali Anda mencapai hasil, tapi justru berapa kali kita bisa balik/bangkit dari kegagalan dalam sebuah proses perjalanan menuju sukses.

    Jadi Proses itu jangan pernah kita lupakan dan jadikan proses yang kita lalui sebagai bekal pengalaman berharga. Jadikan proses yang kita lalui sebagai pondasi yang kuat untuk kita agar dapat berdiri dalam sebuah nama ‘kesuksesan’! Ok, salam Sukes sahabat..!!!

    1. @Irwansyah, dan kenikmatan sebuah kesuksesan justru ada ketika kita mengingat proses yg sudah dialami utk mencapai sukses tsb

  • Saya setuju dgn mas Arief..selain mencari ilmu kuliah juga mestinya sebagai wadah utk mengenal potensi diri,membentuk cara berfikir, sikap dan karakter sehingga akhirnya bisa membentuk kita menjadi pribadi yg unggul..

  • waktu aku kuliah blm tau ngeblog n bisnis OL seh… jd bisnisnya ya ngapusi ortu…hehehe…:ngikik::ngikik:biar dapat jatah lebih…:no::no:

      1. @arief maulana, super duper nakal mas, lah dulu malah pernah iseng nglamar kerja ketahuan ortu malah dimarahi je…:nangis::nangis: kuliah dulu nek dah lulus baru kerja, biar gak keteter gitu…:sip::sip:

    1. @Riswanto, bingung biasanya karena ngga punya visi hidup yang jelas mas.

      Ngga punya goal sehingga dont know what to do

  • banyak orang kuliahan sih sebagian besar lom tahu blog apa lagi bisnis internet…
    :baca::baca:

    kayaknya bisnis internet dikesampingkan. mending kuliah dulu baru kerja bisnis internet…
    :no::no::belajarkeras::belajarkeras:

    gitu mas…
    :phew:

    1. @Dimas, ah kalau bisa jalan bareng kenapa ngga. Justru karena masih kuliah, fondasi kudu dibangun dan ilmu kudu digali.

      Selepas kuliah ilmu udah siap untuk langsung action se action actionnya… :hihi:

    1. @Dimas, wah kalau jadi dosen males mas. Enakan profesional speaker. Ntar undang saya aja buat bawain materi bisnis internet.

  • :baca: Salam Mas Arief… Makasih… Mmm.. Pada dasarnya Kuliah, Sekolah, Kursus etc.. etc.. semuanya adalah Mempelajari Ilmu.. Nah.. tinggal kitanya yang harus menerapkannya.. namun jgn lupa… Kita tidak bisa Sendirian untuk meraih Kesuksesan, kita butuh orang lain.. Conyohnya saya sdr.. saya butuh Mas Arief, jg rekan yang lain sbg tmpat menimba Ilmu.. Boleh kaaan…?

  • :hihi:

    Setuju Mas Arif … Kuliah adalah kesempatan yang sangat berharga bagi kita untuk membentuk jiwa yang lebih tertempa … tidak hanya sekedar tampang …

    btw.
    masih kuliah sudah jadi pebisnis internet sukses ya ?? :no::no:

    Salam sehat dan sukses

    1. @tetenw on blog sehat kita, belum sukses amat kok mas bisnis onlinenya. Masih tahap babat alas.

      Rencana bener2 serius kalau udah lulus kuliah..

    1. @bisnis online | heru, untuk saat ini bentuk penciptaan lapangan pekerjaan adl dengan memberikan edukasi untuk bisa mandiri mas. Salah satunya edukasi bisnis online. :sip:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge
Please leave these two fields as-is:

Protected by Invisible Defender. Showed 403 to 470,417 bad guys.