Oleh : Arief Maulana

Bila semua tidak terbalas, biarlah Sang Khalik yang membalasnya

Thanx a lot untuk teman kecil saya, Ari Parwati (seorang gadis bali yang luar biasa). Beberapa waktu (sudah lama) yang lalu dia sempat mengirimi saya via email, sebuah kisah yang inspiring. Baru ingat setelah tadi ngubek-ubek file lama di gmail.

Yang jelas… ketika saya membaca kisah ini, tidak terasa air mata mengalir begitusaja. Kisah singkat yang mengharukan dan mengajarkan banyak hal kepada kita tentang kehidupan. Langsung aja saya sajikan untuk Anda semua. Selamat menikmati. 

JANGAN BERHENTI BERBUAT BAIK

Suatu hari, seorang anak lelaki miskin yang hidup dari menjual asongan dari pintu ke pintu, menemukan bahwa dikantongnya hanya tersisa beberapa sen uangnya, dan dia sangat lapar.

Anak lelaki tersebut memutuskan untuk meminta makanan dari rumah berikutnya. Akan tetapi anak itu kehilangan keberanian saat seorang wanita muda membuka pintu rumah. Anak itu tidak jadi meminta makanan, ia hanya berani meminta segelas air.

Wanita muda tersebut melihat dan berpikir bahwa anak lelaki tersebut pastilah lapar, oleh karena itu ia membawakan segelas besar susu.

Anak lelaki itu meminumnya dengan lambat, dan kemudian bertanya, “Berapa saya harus membayar untuk segelas besar susu ini?”

Wanita itu menjawab, “Kamu tidak perlu membayar apapun.” “Ibu kami mengajarkan untuk tidak menerima bayaran untuk kebaikan,” kata wanita itu menambahkan.

Anak lelaki itu kemudian menghabiskan susunya dan berkata, ”Dari dalam hatiku aku berterima kasih pada Anda.”

Sekian belas tahun kemudian, wanita muda tersebut mengalami sakit yang sangat kritis. Semua dokter di kota itu sudah turun tangan sekuat tenaga. Namun malang bagi wanita tersebut para dokter sudah tidak sanggup menanganinya dan pasrah kepada Tuhan.

Mereka akhirnya mengirimnya ke kota besar, dimana terdapat dokter spesialis yang mampu menangani penyakit langka tersebut.

dr. Howard Kelly dipanggil untuk melakukan pemeriksaan.

Pada saat ia mendengar nama kota asal si wanita tersebut, terbersit seberkas pancaran aneh pada mata dokter Kelly. Segera ia bangkit dan bergegas turun melalui hall rumah sakit, menuju kamar si wanita tersebut.

Dengan berpakaian jubah kedokteran ia menemui si wanita itu. Ia langsung mengenali wanita itu pada sekali pandang. Ia kemudian kembali ke ruang konsultasi dan memutuskan untuk melakukan upaya terbaik untuk menyelamatkan nyawa wanita itu.

Mulai hari itu, Ia selalu memberikan perhatian khusus pada kasus wanita itu.

Setelah melalui perjuangan yang panjang, akhirnya diperoleh kemenangan… Wanita itu sembuh !!. dr. Kelly meminta bagian keuangan rumah sakit untuk mengirimkan seluruh tagihan biaya pengobatan kepadanya untuk persetujuan.

dr. Kelly melihatnya, dan menuliskan sesuatu pada pojok atas lembar
tagihan, dan kemudian mengirimkannya ke kamar pasien.

Wanita itu takut untuk membuka tagihan tersebut, ia sangat yakin bahwa ia tak akan mampu membayar tagihan tersebut walaupun harus dicicil seumur hidupnya.

Akhirnya Ia memberanikan diri untuk membaca tagihan tersebut, dan ada sesuatu yang menarik perhatiannya pada pojok atas lembar tagihan tersebut. Ia membaca tulisan yang berbunyi…

“Telah dibayar lunas dengan segelas besar susu…” tertanda, dr. Howard Kelly.

Air mata kebahagiaan membanjiri matanya. Ia berdoa, “Tuhan, terima kasih, bahwa cintamu telah memenuhi seluruh bumi melalui hati dan tangan manusia.”

space

HIKMAH DIBALIK KISAH TERSEBUT

Seringkali ketika kita berbuat baik, rasa pamrih senantiasa mengiringi. Kita selalu berharap bahwa kebaikan kita akan dibalas oleh orang yang kita tolong. Namun kerapkali kita menjadi kecewa sendiri karena apa yang kita harapkan tidak terjadi.

Maka dari itu, berhentilah mulai sekarang. Berhentilah memikirkan apa balasan yang akan kita terima ketika berbuat baik. Lakukan saja tanpa berpikir macem-macem. Be Ikhlas…

Ketika kita sudah pada tahapan ikhlas dalam menyebarkan kebaikan, maka percayalah, Allah sendiri yang akan turun tangan membalas segala kebaikan yang kita lakukan. Dan jika Allah yang membalas kita, selalu ada dua kemungkinan:

  1. Balasannya berlipat-lipat ganda. Ini adalah janji Allah di dalam Al-Qur’an yang selalu ditepati.
  2. Bila Allah yang membalas kebaikan kita, niscaya balasannya adalah sesuatu yang terbaik bagiNya, dan merupakan anugerah besar bagi kita umat manusiaNya.

Buat Anda yang saat ini masih ”pelit” dalam berbuat kebaikan dan menyimpan rasa pamrih berubahlah… Siapa tahu dengan berubah Allah akan lebih bermurah hati kepada Anda dan membuat hidup Anda lebih indah.

Sedangkan untuk Anda yang saat ini memiliki hobi menebar kebaikan, jangan pernah berhenti sekalipun tidak ada manusia yang mengetahuinya. Sesungguhnya Allah Maha Melihat lagi Maha Mendengar.

Semoga yang sedikit ini bisa bermanfaat dan memotivasi Anda semua, khususnya saya pribadi.

Salam Sukses,
Photobucket
space

Jangan Berhenti Berbuat Baik
Share On Facebook
Share On Twitter
Share On Google Plus
Share On Linkedin
Share On Pinterest
Share On Youtube
Contact us

84 thoughts on “Jangan Berhenti Berbuat Baik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge
Please leave these two fields as-is:

Protected by Invisible Defender. Showed 403 to 470,551 bad guys.