Efektifitas Blog Sebagai Penunjang Bisnis

Seberapa Efektif Blog Saat Ini, Di Tengah Populernya Social Media ?

Oleh : Arief Maulana

Tidak sebentar saya mengelola blog ini. Saya memulainya sejak tahun 2008. Tampilan, isi, orientasi, sudah beberapa kali berganti. Mulai dari blog yang membagikan materi training saya, blog monetizing, blog motivasi, hingga catatan-catatan kecil saya tentang sekolah kehidupan.

Saya memulainya di saat blog begitu booming di zamannya. Menjadi solusi bagi rekan-rekan yang kesulitan membangun websitenya yang berbasis HTML, PHP, atau apalah. Blog hadir bagi para pemula yang tidak mengerti hal teknis soal itu. Entah itu yang gratisan, maupun yang self hosted.

Pertanyaannya, seberapa efektif kah blog saat ini untuk menunjang bisnis kita? 

bisnis sederhana
bisnis sederhana

Di tengah serbuan social media yang begitu hebatnya, mengurus blog bukan lah sesuatu yang mudah. Blog membutuhkan perhatian khusus. Update konten, optimisasi, atau pembenahan-pembenahan yang dirasa perlu. Lain halnya dengan social media macam facebook, twitter, path, blackberry messenger, dll.

Apalagi sekarang sedang booming bisnis dengan facebook, twitter marketing, blackberry marketing, dll. Gratis dan tidak perlu pusing dengan masalah konten yang mendalam seperti halnya blog. Blog pun mulai ditinggalkan.

Apa yang membuat saya bertahan dengan blog?

1. Media Personal Branding

Lebih mendalam tentang personal branding lewat blog, pernah saya tuliskan pada dua tulisan berikut :

Tapi intinya, saya ingin orang mengenal siapa saya melalui media blog ini. Saya ingin ketika mengetik nama saya, “Arief Maulana” maka blog beserta seluruh tulisan saya muncul di halaman pertama google. Blog menjadi kartu nama saya, bila ada yang mencari. Lewat blog pula, saya membangun kepercayaan khususnya di dunia maya. Apalagi, tidak mudah membangun kepercayaan di dunia maya.

.

2. Website Penjualan Yang Canggih Dan Mudah Digunakan

Saya pernah membangun sebuah website penjualan via blog, yang menghasilkan omzet yang tidak main-main. Alasan saya menggunakan blog adalah pengoperasiannya yang sangat user friendly. Bahkan yang awam pun belajar sedikit dengan panduan blogging yang tepat, akan bisa mengatur dan mengoperasikan blognya sendiri.

Apalagi saat ini, sudah banyak tools yang terintegrasi dengan blog untuk membuat blog menjadi website penjualan yang keren, tapi tetap sederhana dan mudah untuk diutak atik bagi orang yang awam dengan kode-kode pemrograman.

Contoh 1 : Minisite Maniac

Bila platform blog Anda wordpress, maka membuat minisite penjualan yang keren bukan lagi masalah. Minisite Maniac memberikan solusinya. Tinggal upload theme, edit-edit sedikit sesuai dengan produk yang Anda jual, jadi deh website penjualan yang super keren milik Anda sendiri. Basic platformnya apa? Blog WordPress. :D

minisite maniac
minisite maniac

.

Contoh 2 : WP Afiliasi

Anda pernah dengar script A Member? Sebuah script untuk website membership yang sangat populer dan digunakan oleh hampir sebagian besar IMers (internet marketers) kelas dunia? Script membership itu memang benar-benar keren menurut saya. Sayangnya, kalau melihat harganya mungkin Anda akan banyak berpikir ulang untuk membeli scriptnya.

Di sisi lain, kawan saya Lutvi Avandi menciptakan sebuah themes wp afiliasi yang tidak kalah kerennya dengan A Member. Lagi-lagi ini terintegrasi dengan blog wordpress yang user friendly. Cukup dengan menjadi premium member cafe bisnis saja, Anda sudah bisa mendapatkan lisence untuk WP Afiliasi ini. Dan ngomong-ngomong, website cafe bisnis pun sebenarnya dibangun dengan sistem membership WP Afiliasi.

cafe bisnis
cafe bisnis

.

3. Blog Membantu Soft Selling

Ini dia yang tidak pernah berubah. Blog selalu bisa saya manfaat kan untuk menjual dengan cara yang halus. Bahasa kerennya, soft selling.

Sadarkah Anda, ketika membaca tulisan saya di atas sebenarnya saya sedang menjual sesuatu kepada Anda. Hanya saja modelnya bukan hard selling yang blak-blakan dengan bahasa ala-ala sales letter. Saya menjual dengan membagikan artikel bermanfaat seperti halnya postingan ini. Menangkap maksud saya?

.

Blog VS Social Media

Social media buat saya bukan lah musuh dari blog. Justru keduanya bisa berjalan berdampingan dan saling menguatkan satu sama lain. Lewat social media, Anda bisa mempromosikan blog Anda. Pun sebaliknya.

Bila dirasa perlu mendeskripsikan lebih dalam tentang produk yang Anda, gunakan saja blog. Daripada harus sepotong-sepotong menjelaskan dalam 140 karakter twitter, atau lewat status facebook yang dibatasi jumlah karakternya. Nah dari social media, Anda bisa promosikan link blog penjelasan tersebut.

Namun untuk update aktivitas yang memancing reaksi (viral promotion and marketing) atau pun bersosialisasi dan menjawab pertanyaan calon pembeli terhadap produk Anda, maka social media menjadi jawaban yang tepat untuk mengarahkan dan closing hingga terjadi deal pembelian atau konversi bahasa kerennya.

Jadi seberapa efektif blog untuk menunjang bisnis? Buat saya masih efektif. Bagaimana dengan Anda?

Silahkan kunjungi blog saya yang lain di : www.BisnisSederhana.com

  1. Yaps, blogging itu bagian dari marketing. Namun, bukan sembarang marketing. Melainkan suatu marketing yang unik. Karena, “target pasar yang sangat spesifik” datang dengan sendirinya ke blog kita. Dengan begitu, lebih mudah bagi kita untuk memberikan penawaran-penawaran. Mereka tidak akan merasa risih dijuali. Karena mereka telah mendapatkan value yang tinggi via blog ini..

    Salam Mas.. :)
    Sarjana Produktif recently posted..3 Hal yang Membuat Anda Berbohong “Aku Nggak Punya Waktu”, Padahal PunyaMy Profile

Leave a Reply

CommentLuv badge
Please leave these two fields as-is:

Protected by Invisible Defender. Showed 403 to 471,991 bad guys.