Dream Sharing Sebagai Sarana Memotivasi Diri
Oleh : Arief Maulana
Sebelum membaca lebih dalam, silahkan pastikan diri Anda sudah pernah membaca artikel saya yang lalu, Visi Adalah Pemimpin Anda Menuju Sukses, Hidup Tanpa Visi Bagai Tubuh Tanpa Jiwa, dan Menyusun Visi itu simpel. Kenapa? Karena posting kali ini akan membahas kelanjutan dari vision series article.
Rekan-rekan, untuk sukses mutlak diperlukan satu dream, visi ataupun goal sukses. Tujuannya adalah agar kita bisa fokus pada tujuan akhir dan mampu meredam “rasa sakit dan lelah” yang didapati sepanjang perjalanan kita menuju sukses. Namun, yang kebanyakan terjadi adalah semangat coca cola belaka. Sebentar ngebuzz… setelah itu surut dan padam secara perlahan.
Seperti halnya banyak blogger baru ataupun pebisnis online yang semangat ngeblog di awal. Tapi ujiannya justru setelah 3-6 bulan mereka ngeblog. Apakah masih konsisten menerbitkan postingan-postingan yang bermanfaat ataukah rasa malas dan enggan sudah menyergap.
Manusiawi sekali saya pikir. Saya pribadi pun kadang-kadang dihinggapi rasa malas untuk posting dan bercengkrama dengan blog ini. But, ada satu hal yang mendorong saya bisa tetap konsisten dan meminggirkan sejenak rasa malas tersebut. Apa itu?
Dream Sharing…
Kebiasaan dream sharing ini bawaan ketika menjalankan bisnis multilevel marketing. Setiap bulan, saya dan grup mesti berkumpul untuk dream sharing. Disana kita saling share dream masing-masing dan goal 1 bulan ke depan bagaimana. Acara dream sharing diikuti banyak orang dalam grup, sehingga pada saat setiap orang mensharingkan dreamnya, semua melihat dan mendengarnya.
Lantas apa hubungan dream sharing dengan semangat yang tak kunjung padam dalam berjuang? Anda lihat bahwa pada saat dream sharing, hampir semua orang melihat dream kita. Dan bulan depan kami masih harus berkumpul kembali untuk evaluasi apakah dream dan goal yang disharingkan bulan lalu tercapai. Kalau 1 – 2 kali luput tidak apa-apa. Tapi kalau terus-terusan, pasti yang bersangkutan akan merasa malu. Masa yang lain pada tercapai dia sendiri luput. Akhirnya? Berjuang lebih keras dong.
Dalam bisnis yang ataupun kegiatan lain pun bisa kita terapkan. Contoh, beberapa saat yang lalu saya launching website Rahasia Bisnis Pulsa. Sebenarnya malas mengingat saya repot dan tidak banyak waktu, but demi grup bisnis pulsa yang saya pegang maka website ini harus launching sehingga saya bisa banyak berbagi dengan mereka.
Lantas apa yang saya lakukan? Saya gembar-gemborkan bahwa akan meluncurkan website pendukung yang berisi informasi bermanfaat khusus masalah seputar bisnis pulsa ke ribuan member saya lewat leadernya masing-masing. Mengingat posisi saya saat ini, tentu malu sekali andaikata website itu tidak jadi launching. Akhirnya karena itu, sesibuk apapun saya cicil untuk membangun konten dan performa website hingga akhirnya launching juga. Kalau sudah launching, suka ngga suka kudu konsisten ngisi dan ini memacu produktivitas.
Anda bisa sharingkan visi, dream ataupun goal yang sudah dibuat pada siapapun yang Anda mau. Yang jelas biarkan dunia tahu apa dream dan goal Anda. Ini jugalah yang dilakukan oleh para penemu teknologi di awal peradaban manusia. Meski comoohan berbagai pihak terlontar dan kerap dianggap gila akibat dream yang diutarakan, mereka tidak peduli. Justru itu semua menjadi cemeti yang akan mencambuk mereka untuk lebih bersemangat membuat semua mimpi itu menjadi nyata.
Paling tidak mereka jadi bersemangat untuk membuktikan bahwa apa yang diimpikan bukan hal yang mustahil untuk diwujudkan. Apalagi bila kita menggunakan faktor “x” dari Sang Pencipta, Allah SWT.
Free your mind because imposible is nothing, if we believe to God. Because the miracle come to people who believe it.
So, segera sharingkan dream Anda. Jangan takut malu atau dianggap tidak waras. Justru Anda layak menyandang gelar pemberani, karena berani berubah dan melawan arus untuk menjadi sukses. Ingat, orang sukses adalah kaum minoritas. Yang kita lakukan saat ini sangat berbeda dengan orang lain di luaran sana yang sudah terlalu pasrah dengan hidupnya tanpa mau berjuang menjadi lebih baik lagi. Padahal peluang ada banyak di sekelilingnya. Karena sukses adalah sebuah pilihan.



Pertamaxxxxx….. lagi…..

Dengan dream sharing kita bisa lebih mematangkan goal kita kedepan untuk meraih visi dan misi yang telah kita rencanakan. Informasi yang sangat bermanfaat Mas, thanks…

arief maulana Reply:
July 9th, 2009 at 6:09 am
@rudy azhar, yg jelas uji nyali mas. Apalagi kalau yg diajak dream sharing orang yg biasa ngeledek kita… Hehehe…
“Sukses adalah sebuah pilihan”


dan setiap kita punya hak untuk itu.
nb: masih bingung selalu aja ada yg nulis pertamax. apa asiknya sih?
rudy azhar Reply:
July 8th, 2009 at 1:49 pm
@pangki[dot]com, yah asyik aja… soalnya biar nama kita tuh yang nongol duluan…

arief maulana Reply:
July 8th, 2009 at 3:45 pm
@rudy azhar, kaya di kaskus aja yah…
muhammad arifin Reply:
January 1st, 2010 at 5:02 pm
@arief maulana,
iya mas arif kaya di kaskus, emang ciri khas kaskus banget y..di bawa-bawa ampe kemana-mana, but ownernya kaskus dlu gimana ya mimpinya? heee apa pernah pake dream sharing juga, ampe kaskus sebesar ini, skrg gpernah dapat pertamax lagi 
arief maulana Reply:
January 2nd, 2010 at 7:45 am
@muhammad arifin, wah itu malah saya ga tau. Jarang ngaskus…
Halo Mas Arief, artikel yang sangat berbobot.
Dream sharing memang memiliki kekuatan yang luar biasa. Dengan dream sharing kita berarti membuat janji, baik secara pribadi ataupun profesional, kepada orang lain. Janji merupakan cara yang menakutkan namun efektif untuk memotivasi kita.
Terima kasih artikelnya, Mas Arief.
Salam sukses luar biasa!
arief maulana Reply:
July 8th, 2009 at 3:40 pm
@Arswino Sonata, terima kasih mas. Kalimat motivasi yg saya dapet tiap hari lewat email juga keren2 loh. Pengen tak bukukan rasanya.
Hehehe…
saya udah sering sharing mimpi mas hehehe..
kalo anda baca lagi artikel2 saya ttg membuka travel agent, jalan2 ke eropa, seminar bisnis online dsb, semua adalah mimpi.
mimpi saya sudah mulai jadi kenyataan.. betul?
arief maulana Reply:
July 8th, 2009 at 3:29 pm
@mashengky.com, yeah
i know it. Makanya jadi pertimbangan buat posting artikel ini, hehehe… 
arief maulana Reply:
July 8th, 2009 at 3:31 pm
@Nur Izzah, udah bener kok mbak… ga perlu dikoreksi lagi… hehehe
halo mad arief, kita jumpa lagi nieh…btw terimakasih…ebooknya sudaherhasil saya download
WOWOW…dream sharing ya…hmmm seru juga berbagi mimpi dengan orang lain…walaupun hasiknya kadang positif tp tak jarang juga negatif (ditertawai), hehehe. Tapi dengan dream sharing, kita bisa ukur tingkat kesungguhan kita dalam mencapai mimpi tersebut, khususnya saat ditertawai…kalau kemauan kita kuat, semakin ditertawai, smakin gila kita berusaha…betul mas??? Langkah selanjutnya setelah dream sharing, tentu melakukan action2 tertentu (spt kt pak joko susilo) stuju mas??? DREAMING+ACTION = SUKSES…betul??? salam hormat mas…ALFRED dr BALI
arief maulana Reply:
July 9th, 2009 at 5:49 am
@Alfred | dreamingandstartaction, yap. Your’re right.
terima kasih sekai atas artikel yang satu ini mas Arif, sy terbiasa untuk melakukan sharing grup juga, tapi belum pernah dream sharing seperti disini, sebuah masukan yang sangat berarti, thanks

baru tau juga ada istilah semangat coca cola
arief maulana Reply:
July 9th, 2009 at 5:46 am
@aliyusrie.com | Blog Bisnis Internet, sip. Kata Adi Wardana, Mas Alie neeh leader besar yah di salah satu bisnis MLM…
Perlu dicoba itu mas dream sharing…
Hampir semua kesuksesan memang diawali dari sebuah impian ya…Dan ternyata memang baik impian itu disharingkan pada orang lain ya…
arief maulana Reply:
July 9th, 2009 at 5:45 am
@Ricky, Iya mas… biar ada motivasi tambahan. Apalagi kalau pas kita sharing ditertawai. Bisa jadi 2 kemungkinan itu :
- Tambah semangat buat mewujudkan itu + ngebuktiin bahwa kita yg benar dan menang.
- Ciut dan malah ngga sukses
Makanya kadang dream sharing bisa juga jadi sarana untuk seleksi apakah kita berani take action atau tidak.
Sesuatu yang besar itu kadan bermula dari sebuah mimpi.
arief maulana Reply:
July 9th, 2009 at 5:37 am
@bunda, fact sharing sih udah pasti dan sering malah. Kalau dream sharing ini, ngga semua orang berani.
Karena sebagian besar orang takut bermimpi besar untuk sukses. Kalau mimpi aja ngga berani gimana mo sukses beneran…
wah dapat pelajaran baru nie tentang dream sharing…kalau sharing yang lain boleh kan…?
arief maulana Reply:
July 9th, 2009 at 5:51 am
@petanionline, sharing duit ta mas? hahaha…
..BETUL MAS….:) NOTHING IS IMPOSSIBLE…
terima kasih mas atas kiriman e mail nya, dan terima kasih pula atas sharing informasinya dari Blog ini
arief maulana Reply:
July 10th, 2009 at 11:06 am
@hermansyah, sama-sama
sya ingt wktu aktif di salah satu MLM dream book itu wjib dan tiap blan slalu share soal dream, sama sprti yg mas arief blang diatas..
dan smuanya sngat smngt wktu itu, aplgi kalo dreamnya da yg trcapai..

impian saya simpel, ingin punya laptop, bikin blog yang ramai dikunjunggi, dan bisa membantu orang lain yang memerlukan bantuan, dan membahagiakan keluarga. memang berat apalagi hanya seorang kariawan, tapi saya yakin dengan mendekatkan diri pada ya Allah dan terus berusaha insyaallah impian itu akan terwujud, karena saya yakin Allah tempat kita mengadu dan, dengan bantuan mas arief saya termotivasi, matur nuwun mas.
arief maulana Reply:
July 13th, 2009 at 6:10 am
@Susilo, Monggo… saya support mas Susilo.
arief maulana Reply:
July 11th, 2009 at 7:26 am
@bayu, thanx
Weleh…weleh…
saya jadi ikut kesentil juga nih dengan isi artikel ini.
Saya perlu belajar lebih banyak kepada motivator muda nih. ACTION Mas Arief sungguh luar biasa.
Btw, dreaming sharing boleh juga tuh sebagai penyemangat. Cara lain untuk memotivasi diri menggapai sukses.
Bangga atau Malu, tinggal pilih…
arief maulana Reply:
July 10th, 2009 at 10:13 am
@Umar Puja Kesuma, Kalau dengan malu sedikit bisa sukses selamanya why not.
Ada pepatah lucu… lebih baik terlihat bodoh 5 menit tapi bisa untuk selamanya… daripada menjadi bodoh dan terlihat pecundang selamanya
Dengan memiiki dream/visi, kita bisa membuat proposal kepadaNya.
Mengajarkan dream sharing ke siswa sulitnya luar biasa apalagi siswa yang berasal dari keluarga menengah ke bawah. Meskipun hasilnya masih belum maksimal namun dream sharing terbiasa saya lakukan di sekolah.
arief maulana Reply:
July 12th, 2009 at 3:53 am
@Puspita W, iya Mbak. Waktu saya jalankan bisnis MLM, yang paling sulit dream sharing adalah mereka yg punya background menengah ke bawah.
Sikap dan mental sukses belum mereka miliki. Mereka masih tidak percaya kalau dirinya sangat potensial untuk sukses.
Mbak seorang guru ya?
hmmm….perlu dipertimbangkan untuk dream sharing nih…
arief maulana Reply:
July 13th, 2009 at 6:08 am
@didit, jangan dipertimbangkan aja mas… kalo perlu koar2 kemana-mana. Biar ada rasa malunya klo ngga kewujud.
Jadi serius kan kalo gitu…
Ya, saya seorang guru di sebuah SMK. Membangun mental sukses memang tidak semudah membalik telapak tangan namun meskipun lambat tapi pasti saya melihat hasilnya.
Ada yang sedang saya pikirkan dan ingin saya perjuangkan, yaitu: membangun mental pembelajar.
Selamat berjuang.
arief maulana Reply:
July 13th, 2009 at 6:07 am
@Puspita W, mantaps. Semangat bu guru!
[...] Rasanya seperti reunian saja. Jadi inget masa-masa dulu sering kumpul. Entah itu exclusive meeting khusus leader, home meeting untuk presentasi bisnis ataupun home sharing untuk membagi pengalaman dan dream sharing. [...]
[...] Rasanya seperti reunian saja. Jadi inget masa-masa dulu sering kumpul. Entah itu exclusive meeting khusus leader, home meeting untuk presentasi bisnis ataupun home sharing untuk membagi pengalaman dan dream sharing. [...]