Dengan Atau Tanpa Bakat, Anda Tetap Bisa Sukses
Oleh : Arief Maulana

Pertama saya mau mengucapkan congratulations untuk adik saya, Wulan, yang beberapa waktu lalu memenangkan lomba debat bahasa Inggris tingkat Jawa Timur di Fasaintek Universitas Airlangga Surabaya. Luar biasa, karena dia anak pondokan tapi ngga kalah dengan SMA-SMA favorit lainnya.
Sekilas saya teringat ucapan ibu saya, bahwa Firman, Wulan dan saya memiliki keunikan dan bakat masing-masing. Firman punya bakat di musik dan akademik lebih ke arah ekonomi akutansi. Wulan punya bakat nulis, teater, musik dan akademik cenderung ke arah sastra / bhs inggris. Saya sendiri? Hanya basic desain, teater, menulis dan soal akademik saya nyemplung di dunia teknik.
Bicara soal bakat-bakatan tentu menimbulkan sebuah pernyataan klasik yang sering didengungkan orang gagal kepada orang sukses. “Dia sukses karena emang bakat!” Pernyataan ini lantas dibuntuti dengan sebuah pertanyaan, “Seberapa besar sih peranan bakat dalam kesuksesan seseorang? Apakah lantas yang tidak berbakat tidak bisa sukses?”
Sebenarnya ini hanya masalah starting poin (titik awal) saja. Karena semua orang punya hak yang sama untuk sukses apapun bidang yang ditekuninya. Karena bakat bisa diibaratkan sebagai daya ungkit, meski tanpa itu pun kita masih bisa mencapai tujuan yang ingin dicapai.
Kasus 1 : Seseorang yang sejak awal memiliki bakat untuk bermain alat musik (misal anak pemusik), maka secara naluriah dia akan lebih cepat dalam mempelajari dan menguasai alat musik yang diajarkan kepadanya.
Kasus 2 : Seseorang yang tidak punya bakat bermain musik pada akhirnya akan bisa mempelajari dan menguasai alat musik dengan catatan, senantiasa berlatih dan terus berlatih. Mungkin tidak secepat mereka yang berbakat, namun tetap saja dia bisa memainkan alat musik.
Kasus 3 : Seseorang yang sejak awal memiliki bakat untuk bermain alat musik, namun tidak pernah belajar dan berlatih memainkan alat musik. Maka meski sehebat apapun bakatnya tetap saja di akhir dia tidak bisa bermain alat musik, kalah dengan mereka yang tidak berbakat namun giat berlatih.
Cermati baik-baik ketiga kasus di atas. Saya rasa itu yang mendasari salah seorang pembicara di seminar motivasi yang pernah saya ikuti berkata, “Kesuksesan itu 1% bakat 99% kerja keras. Bakat tanpa kerja keras sama saja bohong!”
Michael Jordan, pebasket legendaris yang terkenal dengan airwalknya. Menjadi idola hampir setiap anak basket di dunia dan menjadi rebutan club-club NBA. Selalu masuk dalam Hall of Fame, dan all stars competition.
Tahukah Anda, bahwa ketika kecil Michael Jordan adalah anak yang paling bodoh dalam bermain basket. Bahkan mendrible bola saja dia tidak bisa. Namun tekadnya yang kuat dan giatnya dia berlatih membuat dirinya tumbuh menjadi atlit basket profesional.
Tiger Wood, pegolf internasional sekaligus juara dunia. Banyak orang mengaguminya. Tapi sedikit yang mengetahui bahwa Tiger Wood menghabiskan hari-harinya dengan berlatih memukul +/- 1000 bola golf. Jadi sungguh wajar bila akhirnya dia menjadi juara dunia dalam turnamen golf.
Susi Susanti. Masih ingat? Mantan Atlit Nasional yang memenangkan Medali Emas Olimpiade cabang olahraga bulu tangkis. Keliahaiannya bermain bulu tangkis patut diacungi jempol. Bahkan ketahanan fisiknya untuk selalu bermain rubber set (3 set) juga amat dikagumi. Tapi sedikit yang tahu bahwa sejak kecil Susi Susanti menghabiskan 5 jam sehari untuk berlatih bulu tangkis.
Lihat tokoh-tokoh luar biasa itu yang saya sebutkan diatas! Kira-kira lebih menonjol mana, bakatnya atau kerja kerasnya? Lepas dari punya bakat atau tidak saya lebih menghargai kerja keras mereka yang senantiasa berlatih.
Jadi jangan berdalih lagi. Apapun yang Anda tekuni sekarang bisa menjadi jalan menuju kesuksesan Anda. Cintai dan hargai pekerjaan Anda. Luangkan waktu untuk mengasah skill dan menambah wawasan yang berkaitan dengan itu semua. Pelan tapi pasti saya yakin karir Anda akan semakin cemerlang. Kalau saya percaya Anda bisa sukses, bagaimana dengan Anda? Apakah Anda percaya bisa sukses?






how to become an outliner
balas komentar
arief maulana Reply:
January 20th, 2010 at 5:40 am
@bundapreneur, can you explain to me the detail of job description an outliner? Maybe i have tha answer.
Hehehe… dititeni temenan muncule artikel!

balas komentar
bundapreneur Reply:
January 20th, 2010 at 6:06 am
@arief maulana, nti yah…..di bundapreneur……
balas komentar
arief maulana Reply:
January 20th, 2010 at 7:03 am
@bundapreneur, oke lah kalo begeto!
balas komentar
bundapreneur Reply:
January 20th, 2010 at 2:59 pm
@arief maulana,salah nulis euy….outliers
balas komentar
herlina mutmainah Reply:
January 20th, 2010 at 5:42 am
@bundapreneur,

waaa keduluan pertamax
balas komentar
IwanKus Reply:
January 20th, 2010 at 6:02 am
@herlina mutmainah, anda belum beruntung mbak…


balas komentar
herlina mutmainah Reply:
January 20th, 2010 at 6:15 am
@IwanKus, padahal cuma karena lemot, dah ditongkrongin loh

balas komentar
fadly muin Reply:
January 20th, 2010 at 7:20 am
@bundapreneur, betul mas, bakat cuma masalah sstarting point saja. selebihnya lebih banyak mind set dan tindakan yang sinergislah yang bisa mempertemukan antara kita dan keberhasilan
*hari ini ultah fm.com loh… (narsis ah )
balas komentar
arief maulana Reply:
January 20th, 2010 at 7:31 am
@fadly muin, ke TKP ah…
balas komentar
arief maulana Reply:
January 20th, 2010 at 7:36 am
@fadly muin, met ulang tahun ya Mas!
balas komentar
fadly muin Reply:
January 20th, 2010 at 9:15 am
@fadly muin, makasih mas… fm.com tak lepas dari peletakan batu pertama yang ikut anda lakukan..
balas komentar
arief maulana Reply:
January 20th, 2010 at 6:42 pm
@fadly muin, saya hanya memberi posisi peletakan. Selebihnya jadi tidaknya batu diletakkan adl sepenuhnya di tangan mas.
Berhubung jadi, maka jadilah FM.com sperti sekarang ini. That’s awsome.
balas komentar
BuDhi Reply:
January 20th, 2010 at 11:03 am
@fadly muin, met ultah fm.com, moga tambah sukses dan makin bermutu…
balas komentar
comment dulu ah…..
balas komentar
herlina mutmainah Reply:
January 20th, 2010 at 5:51 am
@KangAsep,
balas komentar
arief maulana Reply:
January 20th, 2010 at 7:06 am
@KangAsep,

balas komentar
KangAsep Reply:
January 20th, 2010 at 11:12 am
@arief maulana,
ampun mas!!!
balas komentar
hmmmm, makin semangat ni pagi pagi baca post ini. kalau mau ditanya soal bakat, saya tuh lebih bakat bikin puisi mellow hehehe, tapi… untuk bisnis puisi saya ga laku kalo di jual hehehe
memang benar.. yang penting kerja keras dan satu lagi yang mas arief lupa yaitu Passion!.. dengan passion, seseorang melakukan segala sesuatu walaupun kerja keras tapi menyenangkan, jadi ga terasa beratnya. ya ga mas.
balas komentar
arief maulana Reply:
January 20th, 2010 at 7:08 am
@herlina mutmainah, oh iya… trims tambahannya bu!
balas komentar
talenta adalah anugerah, namun sukses adalah kerjakeras membangun skill……
balas komentar
arief maulana Reply:
January 20th, 2010 at 7:08 am
@bundapreneur, mantaps…
balas komentar
sebelum ngeblog saya paling susah kalo disuruh nulis…




bawaannya ribet melulu…
nggak terasa ternyata sudah 40 artikel…
balas komentar
IwanKus Reply:
January 20th, 2010 at 6:12 am
@IwanKus, btw selamat buat adiknya mas…


semoga makin sukses tahun ini…
balas komentar
arief maulana Reply:
January 20th, 2010 at 5:03 pm
@IwanKus, terima kasih mas.
balas komentar
arief maulana Reply:
January 20th, 2010 at 7:22 am
@IwanKus, terusin mas. Kalau saya ga berasa udah 100 lebih. Padahal awal ngeblog dulu mikir juga, gmn kalo idenya stag.
Ternyata itu ketakutan yg beralasan sama sekali!
balas komentar
online-business-story.com Reply:
January 20th, 2010 at 7:53 am
@IwanKus, itu kejadian juga sama saya mas. dulu mau menuangkan ide dalam tulisan susah banget. tapi sekarang, karena sering berlatih dan posting, akhirnya semuanya jadi mudah.
“alah bisa karena biasa”.
balas komentar
arief maulana Reply:
January 21st, 2010 at 4:57 am
@online-business-story.com, dahsyatnya sampe ngadain kontes pula. Bukan begitu Om?
balas komentar
online-business-story.com Reply:
January 21st, 2010 at 10:10 am
@arief maulana, kalau bikin kontes mesti punya keahlian lain tuh mas. saya masih perlu banyak belajar… kemarin aja bikin kontes peserta cuma 4 orang….
balas komentar
arief maulana Reply:
January 22nd, 2010 at 6:48 am
@online-business-story.com, kalau kontes yg penting sepertinya informasnya menyebar.
Makanya di kontes SEO sering syaratnya adl mencantumkan banner kontes tsb. Jd pas org review kontes, pengunjung ngelihat dan harapannya ngikut jg.
balas komentar
iya nich kebanyakan orang terpenjara pikirannya dengan pernyataan klo kesuksesan itu bakat, padahal kan ada yang namanya “success are made, not born” dan “success are born, not made” jadi tidak hanya bakat tapi latihan dan tempaan
juga blogger kan banyak dari latihan otodidak ?
balas komentar
arief maulana Reply:
January 20th, 2010 at 4:46 pm
@IHSAN, itu biasanya pengaruh lingkungan mereka tumbuh mas. Kalo lingkungan pada punya pemikiran tsb ya gitu deh jadinya.
Lingkungan sy juga spt itu. Namun utk mengimbangi ‘racun pikiran’ saya minum obat penawar berupa buku2 positif + pengembangan diri.
balas komentar
gak cuma bakat ternyata gen orang tua juga berpengaruh pada anak tentang keahlian dan hobi.
contoh ternyata monyet pinter manjat pohon bukan karena sekolah kenapa? karena dia anak pemanajat pohon yah..namanya monyet juga hee.hee…hee
balas komentar
arief maulana Reply:
January 20th, 2010 at 5:00 pm
@dewanto, makanya ada pepatah jawa kalo cari jodoh liat bibit, bebet, bobot.
Jadi bisa memadukan 2 gen berkualitas dan melahirkan anak2 gen super. Nanti tinggal dipoles bakat dan keahliannya agar siap tempur. Hahaha…
balas komentar
coba di eksplore pakai teori multiple intellegencenya Howard gardner pasti lebih sip….
jadi keingat prensentasi saya
eh juga baca situsnya Richard Boles.. http://www.jobhuntersbible.com bagus tuh untuk enrich tulisan2 mas arif apalagi punya bukunya What’s Color is your Parachute… keren ituuu pasti mas arif dapat insight memlipah untuk bahan tulisan…
balas komentar
arief maulana Reply:
January 20th, 2010 at 5:41 pm
@hmc, wah saya blm punya & baca buku itu. Itu bhs inggris apa sudah diterjemahkan Pak? Karena sy ada sdikit masalah dgn bhs inggris, hehehe…
balas komentar
eh selamat2 buat Adiknya ya… weee keren… adik saya dulu juga nggak kuliah cuman mondok Tahfidz Quran juga pinter nulis bahasa inggris…
Selamat… sekali lagi selamat buat Mas Arif Sekluarga
balas komentar
arief maulana Reply:
January 20th, 2010 at 5:48 pm
@hmc, terima kasih Pak.
balas komentar
Setiap manusia mempunyai potensi apapun sebenarnya, dah bawaan fitrah. cuma yang membedakannya terus diash atau tidak? jadi berhubungan dengan artikel sebelumnya mas
balas komentar
arief maulana Reply:
January 20th, 2010 at 5:53 pm
@Triagung.com, saya setuju dgn teori ini. Bayi lahir ibarat sebuah gelas kosong. Akan diisi awalnya apa tergantung ortu.
Selebihnya tinggal bagaimana kemudian anak tsb mengasah apa yang menjadi minatnya menjadi special skill.

balas komentar
Mantab Mas, emang saat ini banyak orang lebih senang meng-kambing hitamkan bakat, modal, keturunan dan macam2. Padahal mereka belum pernah mencoba dan bekerja keras.
Semoga bisa menginspirasi banyak orang mas.
balas komentar
arief maulana Reply:
January 20th, 2010 at 5:56 pm
@noto, parahnya itu sama aja dgn secara ga langsung menyalahkan Tuhan.
balas komentar
sepertinya yang utama niat, kemauan dan kerja keras ! selamat buat adik mas arief, dan tentunya sukses buat mas arief juga !
balas komentar
arief maulana Reply:
January 20th, 2010 at 6:10 pm
@muhammad Jumani, yap. Nanti saya sambung artikel ini dgn kerja cerdas.
Thanx, nanti saya sampaikan ke wulan.
balas komentar
Betul Mas! Bakat adalah sebagian kecil untuk mencapai sukses porsi yang paling banyak adalah belajarn dan kerja keras, niat iklas dan selalu berpikir yang baik-baik
balas komentar
arief maulana Reply:
January 20th, 2010 at 6:12 pm
@Ajang, dan jangan tinggalkan… Doa.
balas komentar
Bismillah..saya yakin bisa sukses!kalo oranglain bisa yakin kita sukses, kenapa kita gak yakin!?Harus yakin bisa Sukses!
ps.maaf mas Arief>numpang info:ikutan kontes minimalis di pasutrisatu yuk!
balas komentar
arief maulana Reply:
January 20th, 2010 at 6:15 pm
@pasutrisatu, branding dan tema blog kedepan apa? Soalnya domain tergantung itu.
*udah cek ke TKP
balas komentar
pasutrisatu Reply:
January 20th, 2010 at 8:34 pm
@arief maulana,masih seputar inspirasi dan motivasi bisnis mas..
*thanks ya
balas komentar
arief maulana Reply:
January 20th, 2010 at 9:43 pm
@pasutrisatu, udah saya kirim pake email tim[at]ariefmaulana.com
balas komentar
pasutrisatu Reply:
January 20th, 2010 at 11:30 pm
@arief maulana, terimakasih mas sudah berpartisipasi dalam Kontes Domain yang diadakan blog Pasutrisatu. Pengumuman pemenang tanggal 24/01/10
balas komentar
arief maulana Reply:
January 21st, 2010 at 5:00 am
@pasutrisatu, sama-sama. Mudah-mudahan menang lagi. Hahaha…

balas komentar
Asah terus “kapak” Anda.
balas komentar
arief maulana Reply:
January 20th, 2010 at 6:26 pm
@MasterClickCom, jangan lupa batu asahnya. Untuk kapak yg special menebang ‘bisnis internet’ saya jual batu asahnya, hahaha…
*buka lapak mode : On.
balas komentar
Arief Rizky Ramadhan Reply:
January 21st, 2010 at 6:00 am
@MasterClickCom, hehehe saya ga boleh main yg tanjem-tajem…
balas komentar
hmmm. kerja keras dan kerja cerdas ya mas arief…. insfiratif……



balas komentar
arief maulana Reply:
January 20th, 2010 at 6:31 pm
@omjun, ya. Nanti kerja cerdas saya kupas di artikel berikutnya.
balas komentar
Betul mas…jadi apapun yang Anda inginkan, lakukan dengan kerja keras maka apa yang Anda inginkan Insyallah akan tercapai.
balas komentar
arief maulana Reply:
January 20th, 2010 at 6:35 pm
@Handoko Tantra,

balas komentar
Benar mas 3 contoh sudah cukup mewakili dalih2 orang yang kurang mau melatih kemampuan YES SAYA PASTI BISA SUKSES OK SELAMAT UNTUK WULAN SAYA JUGA BANGGA DGN KEBERHASILANNYA PASI TELADAN DARI ABANGBYA YANG PAKAI KAOS KUNING ITU YA HA HA HA
balas komentar
arief maulana Reply:
January 20th, 2010 at 6:50 pm
@lianawati Natawijaya, ups… Ada yg tau soal kaos kuning rupanya. Hahaha… Terima kasih lo Bu.
balas komentar
Alow mas arief …. salam kenal … menurut saya kerja keras penting, tapi harus diikuti keberuntungan dan manajemen juga … hehehehe
liat aja tukang roti di kampus-2 sampai sekarang juga sama saja tukang roti … apa itu masih kurang kerja keras …
Regrads
Nan-Yang
balas komentar
arief maulana Reply:
January 20th, 2010 at 7:02 pm
@Nan-Yang, kerja cerdas terjadi saat sistem mulai terbentuk. Dan biasanya untuk awal membangun sistem tetap dibutuhkan kerja keras.
Artikel berikutnya mengupas soal ini. Sudah siap, hanya menunggu jadwal posting saja. Hehehe..
balas komentar
tidak ada kata tidak bisa ya mas
balas komentar
arief maulana Reply:
January 20th, 2010 at 7:07 pm
@candradot.com, yap. Karena ga ada yg pasti di dunia ini. Kuasa Allah mengalahkan segala kekuasaan yg ada di semesta ini.
Asal mestakung biasanya goal apa yang kita kejar.
balas komentar
Ya… saya yakin. Dan saya akan bekerja cerdas dan keras untuk melunasi kayakinan saya…
balas komentar
arief maulana Reply:
January 20th, 2010 at 10:11 pm
@Hangga Nuarta, keteguhan hati seperti inilah yg akan berujung pada kesuksesan…
balas komentar
kutipan ini benar sekali mas “Kesuksesan itu 1% bakat 99% kerja keras. Bakat tanpa kerja keras sama saja bohong!”
Kerja keras mungkin sangat penting karena akan menampilkan apa yg telah kita lakukan…
balas komentar
arief maulana Reply:
January 21st, 2010 at 5:18 am
@download software pc,
balas komentar
1% : 99% Saya akur bgt.!!!!krena ada yang jalan pintas(?) dengan cara operasi garis tangan,nasya Allah!
terima kasih artikel mas Arief sangat berguna untuk saya.(MADE BY SELF)
NB:ISSI nya nggak bisa di buka,nih! (corrupt?).Salam.(MADE BY SELF)
balas komentar
arief maulana Reply:
January 21st, 2010 at 5:19 am
@m.koer’s, TSIS tah pak. Kalau corrupt berarti waktu bapak download tidak sempurna.
Karena temen2 yang lain download bisa dibuka semua. Ada kemungkinan pada saat bapak download, koneksi internet bapak tidak stabil.
balas komentar
asalkan kita sering mengasah kapak kita, kesuksesan itu akan kita raih
salam sukses
balas komentar
arief maulana Reply:
January 21st, 2010 at 5:20 am
@Ardiawan.com,
balas komentar
wowoow,,,, mangstab.. Semangat mas untuk kerja keras,,
balas komentar
arief maulana Reply:
January 21st, 2010 at 5:22 am
@Agus,

balas komentar
semangat…semangat,sy jd terhibur neh,haha…bkn apa2 krn sy mmng g pnya bkt tp pnya keinginan yg bsr.thanks mtvsinya.
balas komentar
arief maulana Reply:
January 21st, 2010 at 5:25 am
@sari, ah bakat itu nomer sekian mbak. Asal punya impian, sikap yang benar, dan doa… insya Allah bisa!
balas komentar
memang bakat hanyalah katalis saja menuju cita-cita yang diinginkan. Lebih penting kerja kerasnya.
PS: congrat buat wulan mas…^_^
balas komentar
arief maulana Reply:
January 21st, 2010 at 5:29 am
@Alfred, thanx.
balas komentar
Saya bakatnya makan n tidur, pas punya ponakan malah dijadiin tempat penitipan ponakan, katanya pinter maksa anak-anak untuk makan n tidur

Terus terang sampe sekarang saya belum tau bakat saya apa, tapi yang jelas saya mau belajar n berusaha mewujudkan keinginan saya, saya cenderung untuk belajar otodidak karena suka penasaran, klo dah mentok gak bisa baru tanya sama para senior
balas komentar
BuDhi Reply:
January 20th, 2010 at 11:06 am
@turisuna, wah bagus juga tuh, bakat “penasaran”…jadi belajar terus
balas komentar
turisuna Reply:
January 21st, 2010 at 1:33 pm
@BuDhi, Kadang-kadang ‘penasaran’ bisa bikin susah juga mas
balas komentar
arief maulana Reply:
January 21st, 2010 at 5:30 am
@turisuna, sama dong… saya juga kalo banyak waktu suka berotodidak mania…
balas komentar
turisuna Reply:
January 21st, 2010 at 1:35 pm
@arief maulana, Otodidak emang asik, bisa lupa waktu, apalagi klo berhasil memecahkan masalah, serasa dapet duren runtuh
Tapi klo dah mentok bisa bikin setres juga sie 
balas komentar
masing-masing orang punya bakat yang bisa dikembangkan hingga menjadi sukses, tapi kesuksesan tidak sepenuhnya bargantung pada bakat melainkan juga pada usaha, bahkan yang berbakat sekali pun kalau tidak berusaha untuk berkembang tidak akan sukses, begitu ya mas arief…? btw, selamat ya buat adiknya…
balas komentar
arief maulana Reply:
January 21st, 2010 at 5:34 am
@BuDhi, yap. Usaha itulah yang bisa mengubah nasib suatu kaum!
balas komentar
bakat saya adalah comment di blog.


kalau begitu sehari saya akan coment 5 jam sehari.
balas komentar
arief maulana Reply:
January 21st, 2010 at 5:35 am
@dreamfrog, itu baru mantap…


balas komentar
Setiap manusia yang terlahir sudah dibekali bakat masing-2. Dan semuanya juga punya kemauan untuk sukses. Tinggal intensitas kemauannya yang berbeda-beda.
balas komentar
arief maulana Reply:
January 21st, 2010 at 5:37 am
@M. Ansori, dan usahanya seberapa. Kemauan yang kuat tanpa usaha sebagai bentuk eksekusinya…. nihil juga…puyeng:
balas komentar
nais inpo mas…inspiratif banget
balas komentar
arief maulana Reply:
January 21st, 2010 at 5:37 am
@Muhammad Arifin, yoi. Aku anak pertama.
balas komentar
setuju mas, bakat tanpa kemauan hasil nya nol.
tp kemauan + bakat = Luar Biasa
balas komentar
arief maulana Reply:
January 21st, 2010 at 5:39 am
@erick, thanx bro. Salam sukses, luar biasa
balas komentar
Setuju bangets, kerja keras lah yang utama,
Lah coba kalo bakatnya selangit tapi tidur terus apakah akan sukses???

balas komentar
arief maulana Reply:
January 21st, 2010 at 5:39 am
@Haris, tentu tidak hahaha…
balas komentar
hehehehe motivasinya bagus sekali untuk memompa semangat para anak muda agar terus mengasah kapaknya
balas komentar
arief maulana Reply:
January 21st, 2010 at 5:41 am
@Arief Rizky Ramadhan, cheers…
balas komentar
Arief Rizky Ramadhan Reply:
January 21st, 2010 at 6:09 am
@arief maulana, wenak tenan nambah lagi dong… hehehe saat ini saya blm punya inspirasi buat artikel motivasi nih di bebegendut.com.. kalo udah ada nanti saya komeng disini lagi mas
balas komentar
arief maulana Reply:
January 22nd, 2010 at 6:40 am
@Arief Rizky Ramadhan, nulis artikel motivasi itu mudah rief. Amati aja sekelilingmu. Ambil hikmah and pelajarannya trus posting.
Lebih bagus kalau ada support referensi buku. Tapi share pengalaman biasanya udah cukup kok.
balas komentar
Bakat hanya 1% menjadi alasan bisa sukses, 99% adalah kerja keras. Kata kata ini menjadi motivasi terkuat untuk mulai berusaha dan bangkit menuju sebuah kesuksesan. so…bye bye pemalas….
balas komentar
online-business-story.com Reply:
January 20th, 2010 at 6:08 pm
@andrik sugianto, tapi kebanyakan para milyarder itu pemalas loh mas..
mereka malas ngantor harus pergi pagi pulang sore, akhirnya milih jadi pengusaha aja yang ga perlu masuk pagi pulang sore.
mereka males naik bis, maunya pake jaguar terus ada supirnya lagi, akhirnya malah jadi berusaha gimana caranya biar bisa dapat jaguar.
hehe…. intermezo aja mas
balas komentar
arkum Reply:
January 20th, 2010 at 7:17 pm
@online-business-story.com,
Ms octa, bisa2 aja
balas komentar
arief maulana Reply:
January 21st, 2010 at 5:45 am
@online-business-story.com, termasuk saya mas.
Saya pemalas, makanya mikir dan berusaha gimana caranya nyiptain sistem biar ke depan males-malesan tapi duit ngalir… hahaha
balas komentar
arief maulana Reply:
January 21st, 2010 at 5:44 am
@andrik sugianto, yap. Kata-kata seorang motivator itu terus saja nancap di benak saya tiap mengejar 1 dream
balas komentar
Setuju 100%,alasan enggak bakat sering banget dijadikan alasan jika kita gagal pada suatu bidang,padahal yang dibutuhkan adalah terus berlatih,usaha dan pastinya berdoa untuk mencapai kesuksesan yang diinginkan.
balas komentar
arief maulana Reply:
January 21st, 2010 at 5:53 am
@radenmas, ah itu mah orang-orang yg suka cari kambing hitam saja… wkwkwk…
balas komentar
hebat nih, sehari udah 60 komeng..
bakat saya apa ya? tidur kek nya
balas komentar
arkum Reply:
January 20th, 2010 at 7:03 pm
@mashengky.com,
ssama dong…
balas komentar
arief maulana Reply:
January 21st, 2010 at 5:54 am
@mashengky.com, dan udah tembus >100
.
Justru itu mas. Krn bakat tidur trus nyiptain sistem yg tidurpun duit masuk. hahaha
balas komentar
BAKAT TANPA KERJA KERAS = PERCUMA!!
Nambah lagi ms arief, KERJA KERAS TANPA KERJA CERDAS = HASILNYA BIASA-BIASA SJ 
balas komentar
arief maulana Reply:
January 21st, 2010 at 6:00 am
@arkum, itu nanti saya kupas di artikel selanjutnya mas. Kalau diberi semua bisa tepar!
balas komentar
arkum Reply:
January 21st, 2010 at 11:00 am
@arief maulana,wah, ms Arief, kebetulan ini jg mau tak bahas diblogku ms,
…..ya…nggak jadi dech, AMBIL AJA DECH ms.Tak tunggu tulisannya ya

balas komentar
arief maulana Reply:
January 22nd, 2010 at 6:51 am
@arkum, loh tulis aja mas. Sy marah neeh kalo mas batal nulis itu cm gara2 saya.
Justru sy jg pengen belajar dari mas. Siapa tahu bisa memperkaya tulisan saya nantinya.
Lagipula smart working ini masih masuk daftar antrian. Masih ada artikel lain yg mesti keluar dulu.
balas komentar
arkum Reply:
January 21st, 2010 at 11:01 am
@arief maulana,Kalo tepar demi ilmu ms…OK..OK sj ms

balas komentar
arkum Reply:
January 21st, 2010 at 11:19 am
@arkum, eh, lupa sy baru sadar gambar kartunya ms arief ternyta ganteng jg nih…

balas komentar
arief maulana Reply:
January 22nd, 2010 at 8:19 pm
@arkum, terimakasih mas. Buat aja juga. Gratis dan mudah. Cek di faceyourmanga.com
balas komentar
arief maulana Reply:
January 22nd, 2010 at 6:54 am
@arkum, tidak bijak itu namanya. Hahaha…
balas komentar
arkum Reply:
January 22nd, 2010 at 1:25 pm
@arief maulana,beneran ms arief, sy ini biasa jujur kok dan ndak berlebihan…kebetulan sy jg suka animasi dan menggambar.Makanya bisa menilai kualita gbnya.
balas komentar
Bakat dan kerja keras saja tidak cukup.Faktor penentunya adalah : “keberuntungan”.
(komentar wong tukang ngeyel.. :-) ) 
Orang pintar pun masih kalah sam orang yang beruntung. Ada yang bilang bahwa keberuntungan adalah ketika kesempatan bertemu dengan kesiapan.Bagi saya ini adalah bahasa motivasi belaka. Yang namanya beruntung,biar gak siap,gak sempat,gak berbakat atau gak bekerja keras sekalipun tetep aja akan dapet…
balas komentar
Light Reply:
January 20th, 2010 at 9:43 pm
Kok komentnya jadi dobel???
balas komentar
arief maulana Reply:
January 21st, 2010 at 6:08 am
@Light,
koneksinya kali. Tapi udah saya edit kok…
balas komentar
arief maulana Reply:
January 21st, 2010 at 6:06 am
@Light, udah baca buku Quantum Ikhlas mas? Disana ada penjelasan yg bagus dan membuat saya ga percaya sama keberuntungan.
Keberuntungan itu sesuatu yg bisa kita ciptakan sendiri. Dan saya sering melakukannya.
Kok bisa? jawabnya ada di Quantum Ikhlas…

balas komentar
Light Reply:
January 21st, 2010 at 4:40 pm
@arief maulana, Terima kasih mas Arief…
gak rugi ninggalin komentar di sini.Reply-nya gak kalah berkualitas..go to gramedia.. 
balas komentar
arief maulana Reply:
January 23rd, 2010 at 1:25 am
@Light, saya tunggu kabar baiknya!
balas komentar
bakat atau potensi sbnernya udah dimiliki setiap orang ya mas, tinggal gmna kitanya aja mnggali dan mngasah potensi dan bakat yg udah dianugrahi oleh Allah…
balas komentar
arief maulana Reply:
January 21st, 2010 at 6:15 am
@Ardy Pratama, yap. Benih kesuksesan udah ada dalam diri kita. Tinggal nanti bagaimana memupuknya hingga berbuah kesuksesan.
Entah itu sukses menjadi orang baik atau sukses dalam hal kejahatan…
*karena malaikat dan setan tak pernah berhenti berperang….
balas komentar
Okelah Kaloe Begitoe….
balas komentar
arief maulana Reply:
January 21st, 2010 at 7:17 am
@ALHIJRS,
balas komentar
arief maulana Reply:
January 23rd, 2010 at 7:08 am
@ALHIJRS, bos, aku buka situsmu kok ada peringatan virusnya!
balas komentar
hehehehe…pertanyaanku laen mas…sopo sing nang jejere sampeyan kae…calon ya…wakakakakaka (blogger kambing mode on)
balas komentar
arief maulana Reply:
January 22nd, 2010 at 6:43 am
@Haris_DokterBisnis.Net, itu adik kandungku bos. Hahaha… Ga bisa liat kemiripannya yah.
Cantik yah.
Adik cantik dan pintar memang ga jauh dari kakaknya yang tampan dan pandai wkwkwk (narsis mode : on)
balas komentar
Yap setuju mas, dengan atau tanpa bakat kita tetap bisa sukses, tentunya dengan catatan Kerja Keras, Ulet dan Pantang Menyerah
balas komentar
arief maulana Reply:
January 22nd, 2010 at 6:46 am
@sumartono, yap. Liat aja deh bangsa china. Pada ulet2. Ga heran mereka banyak yg sukses kalau berbisnis.
balas komentar
setuju banget, bakat hanya sedikit memegang peranan penting selebihnya dipegang oleh kerja keras yang kita lakukan….
balas komentar
arief maulana Reply:
January 22nd, 2010 at 8:04 pm
@Bakrie, so let’s pursuit our dream.
balas komentar
Oh ya ms,trims atas masukan ganti themesnya, dan skrg udah tak rubah jadi themes yg baru.bahkan sy jadikan inspirasi dtulisan blog yg baru.Trims ms arief

balas komentar
arief maulana Reply:
January 22nd, 2010 at 8:39 pm
@arkum, sama-sama Mas.
balas komentar
Saya rasa kalau orang berbakat dan orang tidak berbakat itu yang terpenting ada kemauan untuk kerja keras dan tekun berlatih dan berani mencoba.Tanpa ketiga hal tersebut seseorang akan mengalami kesulitan dalam mencapai kesuksesan.
balas komentar
arief maulana Reply:
January 22nd, 2010 at 11:52 pm
@Cara Cari Duit, yap you’ve got the point.
balas komentar
betul sekali mas, bakal tanpa kemauan sama aja NOL besar
balas komentar
arief maulana Reply:
January 23rd, 2010 at 1:21 am
@Zaiful Anwar,
balas komentar
“jempol madhep dhuwur” buat mba Wulan…
Salam kenal semua…
mas Arief, gimana cara mengetahui bakat kita apa? kan lumayan tuh kalo di”menejuminten”i + kerja keras.
btw, boleh dong minta referensi buku2 positifnya?
balas komentar
arief maulana Reply:
January 23rd, 2010 at 1:20 am
@renditrendi, inti dari artikel ini adalah, dengan atau tanpa bakat kita bisa sukses.
Jadi ngapain bingung. Pilih satu bidang yang Anda mau sukses di dalamnya.
Kemudian silahkan pertajam skill dan tambah wawasan yang mendukung kesuksesan tersebut.
Simpel kan.
Untuk referensi buku-buku positif. Di awal saya rekomendasikan 3 buku :
1. Manage Your Mind for Success (Adi W. Gunawan)
2. Quantum Ikhlas (Erbe Sentanu)
3. Berpikir dan Berjiwa Besar
Sementara itu. Kalau Mas tanya semua referensi buku saya, bisa-bisa keluar 100 buku. Hehehe…
balas komentar
Setuju sekali mas, dengan atau tanpa bakat orang tetap bisa sukses asal mau belajar dan terus bekerja keras… teknisnya bagaimana bekerja keras, ikuti aja terus blog mas Arief ini…
balas komentar
arief maulana Reply:
January 23rd, 2010 at 1:17 am
@Habib Yunus | Affiliate Marketing, hehehe… trims rekomendasinya!
balas komentar
gimana KTPnya mas ?? udah jadi ya ?? hehehe (OOT nih saya)
balas komentar
arief maulana Reply:
January 23rd, 2010 at 1:16 am
@Arief Rizky Ramadhan, udah dong. Hahaha…
balas komentar
yups.. perlu pengorbanan dan kerja keras,,,, bakat akan timbul klo di asah.. hehe
balas komentar
arief maulana Reply:
January 23rd, 2010 at 1:15 am
@faris vio, yap. Semua orang diberi bibit bakat apapun oleh Tuhan. Tinggal kita pilih mau mengembangkan bibit yang mana untuk kemudian berbuah kesuksesan.
balas komentar
menang lomba debat..hebat sekali!mohon bimbingannya.
balas komentar
arief maulana Reply:
January 23rd, 2010 at 1:14 am
@Maman Jayadi, yang menang adik saya. Jadi yang tahu rahasianya ya adik saya Pak. hehehe…
balas komentar
Kerja keras diiringi kerja cerdas.
balas komentar
arief maulana Reply:
January 23rd, 2010 at 1:13 am
@Agus Siswoyo,
balas komentar
Bakat hanya 1 persen untuk membantu kita menuju kesuksesan, selebihnya ketekunan dan keseriusan dalam mengsah bakat itu yang membuat kita sukses… salam sukses mas arief
balas komentar
arief maulana Reply:
January 24th, 2010 at 5:00 am
@torik, sukses juga untuk mas torik
balas komentar
weh, betul sekali tuch….
si skolah bnyk tmen2 sya yg putus asa ga blajar.
alasan na “w gak pinter kya u, jdi na w susah nyerep pelajaran…”
balas komentar
arief maulana Reply:
January 25th, 2010 at 8:39 pm
@d D4n, ayo dong temennya dimotivasi.
balas komentar
KangAsep Reply:
January 30th, 2010 at 8:24 am
@d D4n, Iya bener kata mas arief… kudu di motivasi… suruh baca blog Saya, mas arief sukur-sukur kalau mau ikut afiliasinya. betul ga mas… eh jadi masalahnya mau baca gak ??


balas komentar