Dengan Atau Tanpa Bakat, Anda Tetap Bisa Sukses

Oleh : Arief Maulana

Pertama saya mau mengucapkan congratulations untuk adik saya, Wulan, yang beberapa waktu lalu memenangkan lomba debat bahasa Inggris tingkat Jawa Timur di Fasaintek Universitas Airlangga Surabaya. Luar biasa, karena dia anak pondokan tapi ngga kalah dengan SMA-SMA favorit lainnya.

Sekilas saya teringat ucapan ibu saya, bahwa Firman, Wulan dan saya memiliki keunikan dan bakat masing-masing. Firman punya bakat di musik dan akademik lebih ke arah ekonomi akutansi. Wulan punya bakat nulis, teater, musik dan akademik cenderung ke arah sastra / bhs inggris. Saya sendiri? Hanya basic desain, teater, menulis dan soal akademik saya nyemplung di dunia teknik.

Bicara soal bakat-bakatan tentu menimbulkan sebuah pernyataan klasik yang sering didengungkan orang gagal kepada orang sukses. “Dia sukses karena emang bakat!” Pernyataan ini lantas dibuntuti dengan sebuah pertanyaan, “Seberapa besar sih peranan bakat dalam kesuksesan seseorang? Apakah lantas yang tidak berbakat tidak bisa sukses?”  

Sebenarnya ini hanya masalah starting poin (titik awal) saja. Karena semua orang punya hak yang sama untuk sukses apapun bidang yang ditekuninya. Karena bakat bisa diibaratkan sebagai daya ungkit, meski tanpa itu pun kita masih bisa mencapai tujuan yang ingin dicapai.

Kasus 1 : Seseorang yang sejak awal memiliki bakat untuk bermain alat musik (misal anak pemusik), maka secara naluriah dia akan lebih cepat dalam mempelajari dan menguasai alat musik yang diajarkan kepadanya.

Kasus 2 : Seseorang yang tidak punya bakat bermain musik pada akhirnya akan bisa mempelajari dan menguasai alat musik dengan catatan, senantiasa berlatih dan terus berlatih. Mungkin tidak secepat mereka yang berbakat, namun tetap saja dia bisa memainkan alat musik.

Kasus 3 : Seseorang yang sejak awal memiliki bakat untuk bermain alat musik, namun tidak pernah belajar dan berlatih memainkan alat musik. Maka meski sehebat apapun bakatnya tetap saja di akhir dia tidak bisa bermain alat musik, kalah dengan mereka yang tidak berbakat namun giat berlatih.

Cermati baik-baik ketiga kasus di atas. Saya rasa itu yang mendasari salah seorang pembicara di seminar motivasi yang pernah saya ikuti berkata, “Kesuksesan itu 1% bakat 99% kerja keras. Bakat tanpa kerja keras sama saja bohong!”

Michael Jordan, pebasket legendaris yang terkenal dengan airwalknya. Menjadi idola hampir setiap anak basket di dunia dan menjadi rebutan club-club NBA. Selalu masuk dalam Hall of Fame, dan all stars competition.

Tahukah Anda, bahwa ketika kecil Michael Jordan adalah anak yang paling bodoh dalam bermain basket. Bahkan mendrible bola saja dia tidak bisa. Namun tekadnya yang kuat dan giatnya dia berlatih membuat dirinya tumbuh menjadi atlit basket profesional.

Tiger Wood, pegolf internasional sekaligus juara dunia. Banyak orang mengaguminya. Tapi sedikit yang mengetahui bahwa Tiger Wood menghabiskan hari-harinya dengan berlatih memukul +/- 1000 bola golf. Jadi sungguh wajar bila akhirnya dia menjadi juara dunia dalam turnamen golf.

Susi Susanti. Masih ingat? Mantan Atlit Nasional yang memenangkan Medali Emas Olimpiade cabang olahraga bulu tangkis. Keliahaiannya bermain bulu tangkis patut diacungi jempol. Bahkan ketahanan fisiknya untuk selalu bermain rubber set (3 set) juga amat dikagumi. Tapi sedikit yang tahu bahwa sejak kecil Susi Susanti menghabiskan 5 jam sehari untuk berlatih bulu tangkis.

Lihat tokoh-tokoh luar biasa itu yang saya sebutkan diatas! Kira-kira lebih menonjol mana, bakatnya atau kerja kerasnya? Lepas dari punya bakat atau tidak saya lebih menghargai kerja keras mereka yang senantiasa berlatih.

Jadi jangan berdalih lagi. Apapun yang Anda tekuni sekarang bisa menjadi jalan menuju kesuksesan Anda. Cintai dan hargai pekerjaan Anda. Luangkan waktu untuk mengasah skill dan menambah wawasan yang berkaitan dengan itu semua. Pelan tapi pasti saya yakin karir Anda akan semakin cemerlang. Kalau saya percaya Anda bisa sukses, bagaimana dengan Anda? Apakah Anda percaya bisa sukses?

Salam Sukses,
arief maulana
space

160 Responses to “Dengan Atau Tanpa Bakat, Anda Tetap Bisa Sukses”

  1. bundapreneur says:

    how to become an outliner

    arief maulana Reply:

    @bundapreneur, can you explain to me the detail of job description an outliner? Maybe i have tha answer.

    Hehehe… dititeni temenan muncule artikel!
    :cendol

    bundapreneur Reply:

    @arief maulana, nti yah…..di bundapreneur……:hihi:

    arief maulana Reply:

    @bundapreneur, oke lah kalo begeto! :ngakak:

    bundapreneur Reply:

    @arief maulana,salah nulis euy….outliers :sip:

    herlina mutmainah Reply:

    @bundapreneur, :hiks::hiks::nangis: waaa keduluan pertamax

    IwanKus Reply:

    @herlina mutmainah, anda belum beruntung mbak…
    :hihi::hihi:

    herlina mutmainah Reply:

    @IwanKus, padahal cuma karena lemot, dah ditongkrongin loh:puyeng::puyeng:

    fadly muin Reply:

    @bundapreneur, betul mas, bakat cuma masalah sstarting point saja. selebihnya lebih banyak mind set dan tindakan yang sinergislah yang bisa mempertemukan antara kita dan keberhasilan

    *hari ini ultah fm.com loh… (narsis ah:) )

    arief maulana Reply:

    @fadly muin, ke TKP ah… :hihi:

    arief maulana Reply:

    @fadly muin, met ulang tahun ya Mas! :sip:

    fadly muin Reply:

    @fadly muin, makasih mas… fm.com tak lepas dari peletakan batu pertama yang ikut anda lakukan..

    arief maulana Reply:

    @fadly muin, saya hanya memberi posisi peletakan. Selebihnya jadi tidaknya batu diletakkan adl sepenuhnya di tangan mas.

    Berhubung jadi, maka jadilah FM.com sperti sekarang ini. That’s awsome. :hore:

    BuDhi Reply:

    @fadly muin, met ultah fm.com, moga tambah sukses dan makin bermutu…

  2. KangAsep says:

    comment dulu ah…..:ngakak:

    herlina mutmainah Reply:

    @KangAsep, :melet:

    arief maulana Reply:

    @KangAsep, :batabig :puyeng:

    KangAsep Reply:

    @arief maulana, :nyembah: ampun mas!!!

  3. herlina mutmainah says:

    hmmmm, makin semangat ni pagi pagi baca post ini. kalau mau ditanya soal bakat, saya tuh lebih bakat bikin puisi mellow hehehe, tapi… untuk bisnis puisi saya ga laku kalo di jual hehehe

    memang benar.. yang penting kerja keras dan satu lagi yang mas arief lupa yaitu Passion!.. dengan passion, seseorang melakukan segala sesuatu walaupun kerja keras tapi menyenangkan, jadi ga terasa beratnya. ya ga mas. :hope

    arief maulana Reply:

    @herlina mutmainah, oh iya… trims tambahannya bu! :sip:

  4. bundapreneur says:

    talenta adalah anugerah, namun sukses adalah kerjakeras membangun skill……

    arief maulana Reply:

    @bundapreneur, mantaps… :cendolbig

  5. IwanKus says:

    sebelum ngeblog saya paling susah kalo disuruh nulis…
    bawaannya ribet melulu…
    :ngelamun::ngelamun:
    nggak terasa ternyata sudah 40 artikel…
    :guayarek::guayarek:

    IwanKus Reply:

    @IwanKus, btw selamat buat adiknya mas…
    semoga makin sukses tahun ini…
    :sip::sip:

    arief maulana Reply:

    @IwanKus, terima kasih mas.

    arief maulana Reply:

    @IwanKus, terusin mas. Kalau saya ga berasa udah 100 lebih. Padahal awal ngeblog dulu mikir juga, gmn kalo idenya stag.

    Ternyata itu ketakutan yg beralasan sama sekali! :ngakak:

    online-business-story.com Reply:

    @IwanKus, itu kejadian juga sama saya mas. dulu mau menuangkan ide dalam tulisan susah banget. tapi sekarang, karena sering berlatih dan posting, akhirnya semuanya jadi mudah.

    “alah bisa karena biasa”.

    arief maulana Reply:

    @online-business-story.com, dahsyatnya sampe ngadain kontes pula. Bukan begitu Om? :hihi:

    online-business-story.com Reply:

    @arief maulana, kalau bikin kontes mesti punya keahlian lain tuh mas. saya masih perlu banyak belajar… kemarin aja bikin kontes peserta cuma 4 orang…. :hehe:

    arief maulana Reply:

    @online-business-story.com, kalau kontes yg penting sepertinya informasnya menyebar.

    Makanya di kontes SEO sering syaratnya adl mencantumkan banner kontes tsb. Jd pas org review kontes, pengunjung ngelihat dan harapannya ngikut jg.

  6. IHSAN says:

    iya nich kebanyakan orang terpenjara pikirannya dengan pernyataan klo kesuksesan itu bakat, padahal kan ada yang namanya “success are made, not born” dan “success are born, not made” jadi tidak hanya bakat tapi latihan dan tempaan :sip:

    juga blogger kan banyak dari latihan otodidak ? :recsel

    arief maulana Reply:

    @IHSAN, itu biasanya pengaruh lingkungan mereka tumbuh mas. Kalo lingkungan pada punya pemikiran tsb ya gitu deh jadinya.

    Lingkungan sy juga spt itu. Namun utk mengimbangi ‘racun pikiran’ saya minum obat penawar berupa buku2 positif + pengembangan diri.

  7. dewanto says:

    gak cuma bakat ternyata gen orang tua juga berpengaruh pada anak tentang keahlian dan hobi.
    contoh ternyata monyet pinter manjat pohon bukan karena sekolah kenapa? karena dia anak pemanajat pohon yah..namanya monyet juga hee.hee…hee

    arief maulana Reply:

    @dewanto, makanya ada pepatah jawa kalo cari jodoh liat bibit, bebet, bobot.

    Jadi bisa memadukan 2 gen berkualitas dan melahirkan anak2 gen super. Nanti tinggal dipoles bakat dan keahliannya agar siap tempur. Hahaha… :cendol

  8. hmc says:

    coba di eksplore pakai teori multiple intellegencenya Howard gardner pasti lebih sip….

    jadi keingat prensentasi saya :)

    eh juga baca situsnya Richard Boles.. http://www.jobhuntersbible.com bagus tuh untuk enrich tulisan2 mas arif :) apalagi punya bukunya What’s Color is your Parachute… keren ituuu pasti mas arif dapat insight memlipah untuk bahan tulisan…

    arief maulana Reply:

    @hmc, wah saya blm punya & baca buku itu. Itu bhs inggris apa sudah diterjemahkan Pak? Karena sy ada sdikit masalah dgn bhs inggris, hehehe… :hehe:

  9. hmc says:

    eh selamat2 buat Adiknya ya… weee keren… adik saya dulu juga nggak kuliah cuman mondok Tahfidz Quran juga pinter nulis bahasa inggris…

    Selamat… sekali lagi selamat buat Mas Arif Sekluarga

    arief maulana Reply:

    @hmc, terima kasih Pak.

  10. Triagung.com says:

    Setiap manusia mempunyai potensi apapun sebenarnya, dah bawaan fitrah. cuma yang membedakannya terus diash atau tidak? jadi berhubungan dengan artikel sebelumnya mas :sip:

    arief maulana Reply:

    @Triagung.com, saya setuju dgn teori ini. Bayi lahir ibarat sebuah gelas kosong. Akan diisi awalnya apa tergantung ortu.

    Selebihnya tinggal bagaimana kemudian anak tsb mengasah apa yang menjadi minatnya menjadi special skill.
    :uhuk:

  11. noto says:

    Mantab Mas, emang saat ini banyak orang lebih senang meng-kambing hitamkan bakat, modal, keturunan dan macam2. Padahal mereka belum pernah mencoba dan bekerja keras.
    Semoga bisa menginspirasi banyak orang mas.

    arief maulana Reply:

    @noto, parahnya itu sama aja dgn secara ga langsung menyalahkan Tuhan. :no:

  12. sepertinya yang utama niat, kemauan dan kerja keras ! selamat buat adik mas arief, dan tentunya sukses buat mas arief juga !

    arief maulana Reply:

    @muhammad Jumani, yap. Nanti saya sambung artikel ini dgn kerja cerdas.

    Thanx, nanti saya sampaikan ke wulan. :cendol

  13. Ajang says:

    Betul Mas! Bakat adalah sebagian kecil untuk mencapai sukses porsi yang paling banyak adalah belajarn dan kerja keras, niat iklas dan selalu berpikir yang baik-baik

    arief maulana Reply:

    @Ajang, dan jangan tinggalkan… Doa. :uhuk:

  14. pasutrisatu says:

    Bismillah..saya yakin bisa sukses!kalo oranglain bisa yakin kita sukses, kenapa kita gak yakin!?Harus yakin bisa Sukses!:sip:

    ps.maaf mas Arief>numpang info:ikutan kontes minimalis di pasutrisatu yuk!:sip:

    arief maulana Reply:

    @pasutrisatu, branding dan tema blog kedepan apa? Soalnya domain tergantung itu.

    *udah cek ke TKP

    pasutrisatu Reply:

    @arief maulana,masih seputar inspirasi dan motivasi bisnis mas..

    *thanks ya

    arief maulana Reply:

    @pasutrisatu, udah saya kirim pake email tim[at]ariefmaulana.com

    pasutrisatu Reply:

    @arief maulana, terimakasih mas sudah berpartisipasi dalam Kontes Domain yang diadakan blog Pasutrisatu. Pengumuman pemenang tanggal 24/01/10

    arief maulana Reply:

    @pasutrisatu, sama-sama. Mudah-mudahan menang lagi. Hahaha…
    :cendol

  15. MasterClickCom says:

    Asah terus “kapak” Anda.

    arief maulana Reply:

    @MasterClickCom, jangan lupa batu asahnya. Untuk kapak yg special menebang ‘bisnis internet’ saya jual batu asahnya, hahaha…

    *buka lapak mode : On.

    Arief Rizky Ramadhan Reply:

    @MasterClickCom, hehehe saya ga boleh main yg tanjem-tajem… :ngakak

  16. omjun says:

    hmmm. kerja keras dan kerja cerdas ya mas arief…. insfiratif……:puyeng::puyeng::puyeng::puyeng:

    arief maulana Reply:

    @omjun, ya. Nanti kerja cerdas saya kupas di artikel berikutnya.

  17. Betul mas…jadi apapun yang Anda inginkan, lakukan dengan kerja keras maka apa yang Anda inginkan Insyallah akan tercapai. :cendol

    arief maulana Reply:

    @Handoko Tantra, :pukulanseribu: :guayarek:

  18. lianawati Natawijaya says:

    Benar mas 3 contoh sudah cukup mewakili dalih2 orang yang kurang mau melatih kemampuan YES SAYA PASTI BISA SUKSES OK SELAMAT UNTUK WULAN SAYA JUGA BANGGA DGN KEBERHASILANNYA PASI TELADAN DARI ABANGBYA YANG PAKAI KAOS KUNING ITU YA HA HA HA

    arief maulana Reply:

    @lianawati Natawijaya, ups… Ada yg tau soal kaos kuning rupanya. Hahaha… Terima kasih lo Bu. :hehe:

  19. Nan-Yang says:

    Alow mas arief …. salam kenal … menurut saya kerja keras penting, tapi harus diikuti keberuntungan dan manajemen juga … hehehehe

    liat aja tukang roti di kampus-2 sampai sekarang juga sama saja tukang roti … apa itu masih kurang kerja keras …

    Regrads
    Nan-Yang

    arief maulana Reply:

    @Nan-Yang, kerja cerdas terjadi saat sistem mulai terbentuk. Dan biasanya untuk awal membangun sistem tetap dibutuhkan kerja keras.

    Artikel berikutnya mengupas soal ini. Sudah siap, hanya menunggu jadwal posting saja. Hehehe..

  20. tidak ada kata tidak bisa ya mas

    arief maulana Reply:

    @candradot.com, yap. Karena ga ada yg pasti di dunia ini. Kuasa Allah mengalahkan segala kekuasaan yg ada di semesta ini.

    Asal mestakung biasanya goal apa yang kita kejar.

  21. Hangga Nuarta says:

    Ya… saya yakin. Dan saya akan bekerja cerdas dan keras untuk melunasi kayakinan saya… :D

    arief maulana Reply:

    @Hangga Nuarta, keteguhan hati seperti inilah yg akan berujung pada kesuksesan… :cendol

  22. kutipan ini benar sekali mas “Kesuksesan itu 1% bakat 99% kerja keras. Bakat tanpa kerja keras sama saja bohong!”
    Kerja keras mungkin sangat penting karena akan menampilkan apa yg telah kita lakukan…

    arief maulana Reply:

    @download software pc, :sip:

  23. m.koer's says:

    1% : 99% Saya akur bgt.!!!!krena ada yang jalan pintas(?) dengan cara operasi garis tangan,nasya Allah!

    terima kasih artikel mas Arief sangat berguna untuk saya.(MADE BY SELF)

    NB:ISSI nya nggak bisa di buka,nih! (corrupt?).Salam.(MADE BY SELF)

    arief maulana Reply:

    @m.koer’s, TSIS tah pak. Kalau corrupt berarti waktu bapak download tidak sempurna.

    Karena temen2 yang lain download bisa dibuka semua. Ada kemungkinan pada saat bapak download, koneksi internet bapak tidak stabil.

  24. Ardiawan.com says:

    asalkan kita sering mengasah kapak kita, kesuksesan itu akan kita raih

    salam sukses

    arief maulana Reply:

    @Ardiawan.com, :hihi:

  25. Agus says:

    wowoow,,,, mangstab.. Semangat mas untuk kerja keras,, :sip:

    arief maulana Reply:

    @Agus, :wooo: :pukulanseribu:

  26. sari says:

    :wooo::wooo:
    semangat…semangat,sy jd terhibur neh,haha…bkn apa2 krn sy mmng g pnya bkt tp pnya keinginan yg bsr.thanks mtvsinya.

    arief maulana Reply:

    @sari, ah bakat itu nomer sekian mbak. Asal punya impian, sikap yang benar, dan doa… insya Allah bisa!

  27. Alfred says:

    memang bakat hanyalah katalis saja menuju cita-cita yang diinginkan. Lebih penting kerja kerasnya.
    PS: congrat buat wulan mas…^_^ :cendol

    arief maulana Reply:

    @Alfred, thanx. :cendolbig

  28. turisuna says:

    Saya bakatnya makan n tidur, pas punya ponakan malah dijadiin tempat penitipan ponakan, katanya pinter maksa anak-anak untuk makan n tidur :hehe:
    Terus terang sampe sekarang saya belum tau bakat saya apa, tapi yang jelas saya mau belajar n berusaha mewujudkan keinginan saya, saya cenderung untuk belajar otodidak karena suka penasaran, klo dah mentok gak bisa baru tanya sama para senior :baca:

    BuDhi Reply:

    @turisuna, wah bagus juga tuh, bakat “penasaran”…jadi belajar terus:ngakak:

    turisuna Reply:

    @BuDhi, Kadang-kadang ‘penasaran’ bisa bikin susah juga mas :hihi:

    arief maulana Reply:

    @turisuna, sama dong… saya juga kalo banyak waktu suka berotodidak mania… :alay

    turisuna Reply:

    @arief maulana, Otodidak emang asik, bisa lupa waktu, apalagi klo berhasil memecahkan masalah, serasa dapet duren runtuh :sip: Tapi klo dah mentok bisa bikin setres juga sie :puyeng:

  29. BuDhi says:

    masing-masing orang punya bakat yang bisa dikembangkan hingga menjadi sukses, tapi kesuksesan tidak sepenuhnya bargantung pada bakat melainkan juga pada usaha, bahkan yang berbakat sekali :siul: pun kalau tidak berusaha untuk berkembang tidak akan sukses, begitu ya mas arief…? btw, selamat ya buat adiknya… :thumbup: :)

    arief maulana Reply:

    @BuDhi, yap. Usaha itulah yang bisa mengubah nasib suatu kaum! :cendol

  30. dreamfrog says:

    bakat saya adalah comment di blog.
    kalau begitu sehari saya akan coment 5 jam sehari.
    :puyeng: :puyeng::puyeng:

    arief maulana Reply:

    @dreamfrog, itu baru mantap… :puyeng::puyeng::puyeng:

  31. M. Ansori says:

    Setiap manusia yang terlahir sudah dibekali bakat masing-2. Dan semuanya juga punya kemauan untuk sukses. Tinggal intensitas kemauannya yang berbeda-beda.

    arief maulana Reply:

    @M. Ansori, dan usahanya seberapa. Kemauan yang kuat tanpa usaha sebagai bentuk eksekusinya…. nihil juga…puyeng:

  32. Muhammad Arifin says:

    :sip:mangtabz mas, mang anak pertama ya? memang kerja keras penting, namun ikutkan Allah dalam segala hal, small starting point with bismillahirrahmanirrahim karena tanpa ijinNya semua :mewek

    nais inpo mas…inspiratif banget

    arief maulana Reply:

    @Muhammad Arifin, yoi. Aku anak pertama. :sip:

  33. erick says:

    :sip: congratz buat ur sister
    setuju mas, bakat tanpa kemauan hasil nya nol.
    tp kemauan + bakat = Luar Biasa

    arief maulana Reply:

    @erick, thanx bro. Salam sukses, luar biasa :wooo:

  34. Haris says:

    Setuju bangets, kerja keras lah yang utama,

    Lah coba kalo bakatnya selangit tapi tidur terus apakah akan sukses???
    :bingung

    arief maulana Reply:

    @Haris, tentu tidak hahaha… :ngakak

  35. hehehehe motivasinya bagus sekali untuk memompa semangat para anak muda agar terus mengasah kapaknya :cendol

    arief maulana Reply:

    @Arief Rizky Ramadhan, cheers… :cendol

    Arief Rizky Ramadhan Reply:

    @arief maulana, wenak tenan nambah lagi dong… hehehe saat ini saya blm punya inspirasi buat artikel motivasi nih di bebegendut.com.. kalo udah ada nanti saya komeng disini lagi mas :cendol

    arief maulana Reply:

    @Arief Rizky Ramadhan, nulis artikel motivasi itu mudah rief. Amati aja sekelilingmu. Ambil hikmah and pelajarannya trus posting.

    Lebih bagus kalau ada support referensi buku. Tapi share pengalaman biasanya udah cukup kok.

  36. andrik sugianto says:

    Bakat hanya 1% menjadi alasan bisa sukses, 99% adalah kerja keras. Kata kata ini menjadi motivasi terkuat untuk mulai berusaha dan bangkit menuju sebuah kesuksesan. so…bye bye pemalas….

    online-business-story.com Reply:

    @andrik sugianto, tapi kebanyakan para milyarder itu pemalas loh mas..
    mereka malas ngantor harus pergi pagi pulang sore, akhirnya milih jadi pengusaha aja yang ga perlu masuk pagi pulang sore.

    mereka males naik bis, maunya pake jaguar terus ada supirnya lagi, akhirnya malah jadi berusaha gimana caranya biar bisa dapat jaguar.

    hehe…. intermezo aja mas

    arkum Reply:

    @online-business-story.com, :hihi::hihi:Ms octa, bisa2 aja

    arief maulana Reply:

    @online-business-story.com, termasuk saya mas.

    Saya pemalas, makanya mikir dan berusaha gimana caranya nyiptain sistem biar ke depan males-malesan tapi duit ngalir… hahaha:ngakak:

    arief maulana Reply:

    @andrik sugianto, yap. Kata-kata seorang motivator itu terus saja nancap di benak saya tiap mengejar 1 dream :hihi:

  37. radenmas says:

    Setuju 100%,alasan enggak bakat sering banget dijadikan alasan jika kita gagal pada suatu bidang,padahal yang dibutuhkan adalah terus berlatih,usaha dan pastinya berdoa untuk mencapai kesuksesan yang diinginkan.

    arief maulana Reply:

    @radenmas, ah itu mah orang-orang yg suka cari kambing hitam saja… wkwkwk…:hihi:

  38. hebat nih, sehari udah 60 komeng.. :beer:
    bakat saya apa ya? tidur kek nya

    arkum Reply:

    @mashengky.com, :tidur::tidur: ssama dong…

    arief maulana Reply:

    @mashengky.com, dan udah tembus >100 :ngakak:.

    Justru itu mas. Krn bakat tidur trus nyiptain sistem yg tidurpun duit masuk. hahaha

  39. arkum says:

    BAKAT TANPA KERJA KERAS = PERCUMA!! :belajarkeras::pukulanseribu:Nambah lagi ms arief, KERJA KERAS TANPA KERJA CERDAS = HASILNYA BIASA-BIASA SJ :nerd

    arief maulana Reply:

    @arkum, itu nanti saya kupas di artikel selanjutnya mas. Kalau diberi semua bisa tepar!

    arkum Reply:

    @arief maulana,wah, ms Arief, kebetulan ini jg mau tak bahas diblogku ms,:guayarek:…..ya…nggak jadi dech, AMBIL AJA DECH ms.Tak tunggu tulisannya ya:hihi::hihi:

    arief maulana Reply:

    @arkum, loh tulis aja mas. Sy marah neeh kalo mas batal nulis itu cm gara2 saya.

    Justru sy jg pengen belajar dari mas. Siapa tahu bisa memperkaya tulisan saya nantinya.

    Lagipula smart working ini masih masuk daftar antrian. Masih ada artikel lain yg mesti keluar dulu.

    arkum Reply:

    @arief maulana,Kalo tepar demi ilmu ms…OK..OK sj ms :hihi::hihi:

    arkum Reply:

    @arkum, eh, lupa sy baru sadar gambar kartunya ms arief ternyta ganteng jg nih…:hihi::hihi:

    arief maulana Reply:

    @arkum, terimakasih mas. Buat aja juga. Gratis dan mudah. Cek di faceyourmanga.com

    arief maulana Reply:

    @arkum, tidak bijak itu namanya. Hahaha… :uhuk:

    arkum Reply:

    @arief maulana,beneran ms arief, sy ini biasa jujur kok dan ndak berlebihan…kebetulan sy jg suka animasi dan menggambar.Makanya bisa menilai kualita gbnya. :sip:

  40. Light says:

    Bakat dan kerja keras saja tidak cukup.Faktor penentunya adalah : “keberuntungan”.
    Orang pintar pun masih kalah sam orang yang beruntung. Ada yang bilang bahwa keberuntungan adalah ketika kesempatan bertemu dengan kesiapan.Bagi saya ini adalah bahasa motivasi belaka. Yang namanya beruntung,biar gak siap,gak sempat,gak berbakat atau gak bekerja keras sekalipun tetep aja akan dapet…:bom: (komentar wong tukang ngeyel.. :-) ) :hammer

    Light Reply:

    Kok komentnya jadi dobel???

    arief maulana Reply:

    @Light, :meneketehe: koneksinya kali. Tapi udah saya edit kok…

    arief maulana Reply:

    @Light, udah baca buku Quantum Ikhlas mas? Disana ada penjelasan yg bagus dan membuat saya ga percaya sama keberuntungan.

    Keberuntungan itu sesuatu yg bisa kita ciptakan sendiri. Dan saya sering melakukannya.

    Kok bisa? jawabnya ada di Quantum Ikhlas…
    :setan:

    Light Reply:

    @arief maulana, Terima kasih mas Arief… :cendol gak rugi ninggalin komentar di sini.Reply-nya gak kalah berkualitas..go to gramedia.. :tkp

    arief maulana Reply:

    @Light, saya tunggu kabar baiknya! :hihi:

  41. Ardy Pratama says:

    bakat atau potensi sbnernya udah dimiliki setiap orang ya mas, tinggal gmna kitanya aja mnggali dan mngasah potensi dan bakat yg udah dianugrahi oleh Allah…

    :sip:

    arief maulana Reply:

    @Ardy Pratama, yap. Benih kesuksesan udah ada dalam diri kita. Tinggal nanti bagaimana memupuknya hingga berbuah kesuksesan.

    Entah itu sukses menjadi orang baik atau sukses dalam hal kejahatan…

    *karena malaikat dan setan tak pernah berhenti berperang….

  42. ALHIJRS says:

    Okelah Kaloe Begitoe….:sip:

    arief maulana Reply:

    @ALHIJRS, :puyeng:

    arief maulana Reply:

    @ALHIJRS, bos, aku buka situsmu kok ada peringatan virusnya!

  43. hehehehe…pertanyaanku laen mas…sopo sing nang jejere sampeyan kae…calon ya…wakakakakaka (blogger kambing mode on)

    arief maulana Reply:

    @Haris_DokterBisnis.Net, itu adik kandungku bos. Hahaha… Ga bisa liat kemiripannya yah. :uhuk: Cantik yah.

    Adik cantik dan pintar memang ga jauh dari kakaknya yang tampan dan pandai wkwkwk (narsis mode : on) :guayarek:

  44. sumartono says:

    Yap setuju mas, dengan atau tanpa bakat kita tetap bisa sukses, tentunya dengan catatan Kerja Keras, Ulet dan Pantang Menyerah:sip:

    arief maulana Reply:

    @sumartono, yap. Liat aja deh bangsa china. Pada ulet2. Ga heran mereka banyak yg sukses kalau berbisnis.

  45. Bakrie says:

    setuju banget, bakat hanya sedikit memegang peranan penting selebihnya dipegang oleh kerja keras yang kita lakukan….

    arief maulana Reply:

    @Bakrie, so let’s pursuit our dream.

  46. arkum says:

    Oh ya ms,trims atas masukan ganti themesnya, dan skrg udah tak rubah jadi themes yg baru.bahkan sy jadikan inspirasi dtulisan blog yg baru.Trims ms arief:sip::sip:

    arief maulana Reply:

    @arkum, sama-sama Mas. :sip:

  47. Saya rasa kalau orang berbakat dan orang tidak berbakat itu yang terpenting ada kemauan untuk kerja keras dan tekun berlatih dan berani mencoba.Tanpa ketiga hal tersebut seseorang akan mengalami kesulitan dalam mencapai kesuksesan.

    arief maulana Reply:

    @Cara Cari Duit, yap you’ve got the point. :sip:

  48. Zaiful Anwar says:

    betul sekali mas, bakal tanpa kemauan sama aja NOL besar:sip:

    arief maulana Reply:

    @Zaiful Anwar, :sip:

  49. renditrendi says:

    “jempol madhep dhuwur” buat mba Wulan… :sip:

    Salam kenal semua…
    mas Arief, gimana cara mengetahui bakat kita apa? kan lumayan tuh kalo di”menejuminten”i + kerja keras.

    btw, boleh dong minta referensi buku2 positifnya?

    arief maulana Reply:

    @renditrendi, inti dari artikel ini adalah, dengan atau tanpa bakat kita bisa sukses.

    Jadi ngapain bingung. Pilih satu bidang yang Anda mau sukses di dalamnya.

    Kemudian silahkan pertajam skill dan tambah wawasan yang mendukung kesuksesan tersebut.

    Simpel kan.

    Untuk referensi buku-buku positif. Di awal saya rekomendasikan 3 buku :
    1. Manage Your Mind for Success (Adi W. Gunawan)

    2. Quantum Ikhlas (Erbe Sentanu)

    3. Berpikir dan Berjiwa Besar

    Sementara itu. Kalau Mas tanya semua referensi buku saya, bisa-bisa keluar 100 buku. Hehehe…:hihi:

  50. Habib Yunus | Affiliate Marketing says:

    Setuju sekali mas, dengan atau tanpa bakat orang tetap bisa sukses asal mau belajar dan terus bekerja keras… teknisnya bagaimana bekerja keras, ikuti aja terus blog mas Arief ini…:sip:

    arief maulana Reply:

    @Habib Yunus | Affiliate Marketing, hehehe… trims rekomendasinya! :hihi:

  51. gimana KTPnya mas ?? udah jadi ya ?? hehehe (OOT nih saya) :hammer

    arief maulana Reply:

    @Arief Rizky Ramadhan, udah dong. Hahaha… :ngakak

  52. faris vio says:

    yups.. perlu pengorbanan dan kerja keras,,,, bakat akan timbul klo di asah.. hehe

    arief maulana Reply:

    @faris vio, yap. Semua orang diberi bibit bakat apapun oleh Tuhan. Tinggal kita pilih mau mengembangkan bibit yang mana untuk kemudian berbuah kesuksesan. :sip:

  53. Maman Jayadi says:

    menang lomba debat..hebat sekali!mohon bimbingannya.

    arief maulana Reply:

    @Maman Jayadi, yang menang adik saya. Jadi yang tahu rahasianya ya adik saya Pak. hehehe… :cendol

  54. Agus Siswoyo says:

    Kerja keras diiringi kerja cerdas.

    arief maulana Reply:

    @Agus Siswoyo, :sip:

  55. torik says:

    Bakat hanya 1 persen untuk membantu kita menuju kesuksesan, selebihnya ketekunan dan keseriusan dalam mengsah bakat itu yang membuat kita sukses… salam sukses mas arief:hihi:

    arief maulana Reply:

    @torik, sukses juga untuk mas torik :sip:

  56. d D4n says:

    weh, betul sekali tuch….

    si skolah bnyk tmen2 sya yg putus asa ga blajar.

    alasan na “w gak pinter kya u, jdi na w susah nyerep pelajaran…” :no:

    arief maulana Reply:

    @d D4n, ayo dong temennya dimotivasi. :pukulanseribu:

    KangAsep Reply:

    @d D4n, Iya bener kata mas arief… kudu di motivasi… suruh baca blog Saya, mas arief sukur-sukur kalau mau ikut afiliasinya. betul ga mas… eh jadi masalahnya mau baca gak ?? :hihi::hihi::hihi:

  57. [...] lelah, sikap ataupun mindset yang mendukung. Tapi apapun latar belakangnya, saya selalu percaya siapa yang bersungguh-sungguh dia akan berhasil. Man jadda wa [...]

Leave a Reply

:hihi: :hiks: :melet: :nangis: :ngakak: :puyeng: :sip: more »

CommentLuv badge
Please leave these two fields as-is:

Protected by Invisible Defender. Showed 403 to 43,950 bad guys.

WordPress Theme Design