Ciptakan Moment yang Tepat dan Melangkahlah di Jalan Kesuksesan

Oleh : Agus Siswoyo

Ciptakan moment yang tepat dan melangkahlah di jalan kesuksesanArtikel ini saya awali dengan mengutip hukum kelembaman dari Issac Newton yang menyatakan bahwa:

Sebuah benda yang bergerak akan cenderung terus bergerak dan benda yang diam akan cenderung untuk diam.

Ternyata hal tersebut berlaku tidak hanya untuk benda mati. Pada manusia juga berlaku, khususnya blogger. Bahkan Michael Le Boeuf Ph. D mengibaratkan dengan kalimat sederhana berikut. Bila orang yang suka bersantai sedang dalam keadaan diam, maka bagian yang paling sulit untuk melakukan perubahan adalah saat akan memulainya.

Karena bila sekali bergerak, kita akan cenderung terus bergerak. Hal tersebut sama sulitnya dengan meninggalkan tempat tidur yang hangat menuju ke sebuah ruangan yang dingin. Tetapi sekali kita bangkit, berarti hari telah dimulai.

Lalu, bagaimanakah cara memulainya? Ada beberapa hal yang saya sarankan:

1. Menyadari bahwa sikap bersantai adalah hal yang sia-sia.

Dengan bersantai, berarti kita telah menempatkan diri pada kondisi emosi yang tidak ada manfaatnya sama sekali.

Apakah kita bisa bersantai dengan jumlah komentator blog yang sejumlah hitungan jari tangan? Tentu saja tidak. Tidak seorang blogger pun yang menginginkan hal tersebut terjadi.

Jika kita membiarkan diri bersikap menunda setiap tindakan atau tidak melakukan tindakan apapun juga sampai tahap tertentu, maka tanpa kita sadari kita telah mengundang sisi gelap dari kehidupan kita untuk masuk.

2. Mengerjakan langkah yang pertama.

Perjalanan ribuan mil selalu dimulai dari langkah pertama. Tanpa langkah pertama, mustahil tercipta langkah kedua, ketiga, keempat dan seterusnya. Hal ini adalah proses alami yang wajib dijalani.

Dalam kaitannya dengan bisnis online, tidak mungkin kita langsung menjelma menjadi super affiliate tanpa melalui proses newbie-sasi. Bahkan untuk menuju ke arah kematangan berpikir, ada yang harus dikomentari sampai berdarah-darah oleh preman blogger.

Memang tidak mudah merintis jalan kesuksesan. Harus babad alas dan mengatasi lingkungan yang terlanjur memanjakan dan menciptakan tipuan.

3. Mempersiapkan emosi untuk menerima keberuntungan.

Mungkin di awal mengerjakan langkah pertama tersimpan pernyataan “Lagi males nih, lagi nggak pengen ngapa-ngapain”

Mungkin kita sedang tidak ingin menulis posting baru hari ini, padahal artikel terbaru sudah publish tiga hari yang lalu. Lalu, apakah kita bersedia ‘jalan-jalan’ sebentar sekedar mencari ide baru. Bisa berupa blogwalking, browsing Google atau hanya membaca quotes yang tampil di update Twitter.

4. Bertekad untuk menjadikan setiap hari bermakna.

Life is so short. Kehidupan itu terlalu singkat untuk diboroskan tanpa melakukan tindakan apapun. Masa depan adalah satu detik ke depan. Kita tidak akan pernah tahu apa yang akan terjadi.

Kita harus mempunyai tekad untuk menikmati langkah hari ini, sekaligus melakukan tindakan nyata yang menjadikan hari esok lebih baik. Setiap detik merupakan harta yang harus dipergunakan dengan bijak dengan mengambil langkah besar untuk mengakhiri tindakan bersantai.

Dan, kesimpulannya…

Demikian pula dalam bisnis online. Menjadi sukses itu gampang-gampang susah. Tapi harus dijalankan. Dapatkan moment yang tepat untuk memulai, maka hal tersebut akan masuk dalam daftar penyelesaian.

Maka tidaklah mengherankan melihat banyak pebisnis online melesat dengan cepat dibanding blogger seangkatan. Ada pula yang ‘sukses’ tergerus ganasnya arus blogosphere dan menjadi pensiun dini.

Apa yang membedakannya? Sekali lagi, mereka yang berhasil memanfaatkan moment kebangkitan diri adalah calon penguasa ranah online Indonesia. Bukan the loser yang mudah puas dengan keadaan diri.

Semoga artikel ini bermanfaat. Ngomong-ngomong, sudahkah teman-teman menemukan moment tersebut?

space

  1. Memulai momentum baru dan mempertahankannya tidaklah mudah sebab justru disinilah letak seseorang diuji ketahanan impian dan besarnya motivasi untuk meraih impian lebih besar.:sip:
    Oh ya, ms Agus selamat ya, sudah menjadi penulis diblognya Ms Arief….kira2 sy kapan ya:hihi::hihi:

  2. Vidzas Erdien says:

    Wesss…. ngena uanget nih di hatiku :hiks:
    Soalnya, dua minggu belakangan ini saya muales buanget. Padahal lagi banyak proyek nulis buku-buku pesanan (buku pelajaran Agama Islam), apalagi tadi malam, mo posting artikel aja cuman dapat setengah keburu muales lagi. akhirnya gak selesai. Padahal sebelum dua minggu ini semangataaa. manget ngerjain beberapa proyek yang diterima itu.

    Makasih Boss… Ini motivasi bagus buat saya. Jadi semangat lagi nih :wooo:

  3. Vidzas Erdien says:

    Eh artikelnya ane kopas yah sepotong, :hihi: biar kalo lupa teringat lagi, yang sepotongnya biar ane link ke artikel ini.

    Syukran jaziilan

  4. Awalannya itu lho… kena banget… Hukum Newton 1 tentang kelembaman alias inertia bener-bener cocok buat dipadupadankan dengan kondisi manusiawi kita.

    Besok-besok pakai hukum newton 2 dan 3 atau Archimedes, atau Relativitas Einstein, mas. Biar membumikan Fisika.. hihihi…:hihi:

    • arief maulana says:

      @Triagung.com, seseorang pernah bilang sama saya mas. Waktu yang tepat tidak akan pernah kita temukan.

      Waktu yang tepat kita tentukan sendiri. Berhenti menunda dan mulailah dari sekarang.
      :uhuk:

    • Agus Siswoyo says:

      @Triagung.com, Benar mas. Yang bertanggung jawab atas kelangsungan nasib seseorang ya orang itu sendiri. Bukan orang lain. Mandiri gitu ceritanya…

  5. benar sekali mas arief saat sudah melangkah ke depan biasanya kita akan dihadapkan dengan berbagai tantangan yang sudah ada.Dengan banyaknya tantangan itu kita dituntut untuk bisa menyelesaikan tantangan demi tantangan yang sudah ada.Hal inilah yang membuat kita matang dalam berpikir.Inilah modal utama untuk menuju kesuksesan.

    • arief maulana says:

      @Suarakelana, malasnya disimpan untuk di akhir aja mas. Bermalas-malasan di akhir tentu lebih nikmat (red.setelah sukses)

  6. bagi para newbie di internet marketing kadang kadang penyakit malas datang tak diundang, perginya pun sangat lma..hehehe..take actionnnn:pukulanseribu::waaa::wooo::jedug:

    • arief maulana says:

      @habibi, seleksi alam. Hanya yang bersungguh-sungguh yang akan menikmati hasil.

      Semua yang sukses pernah jadi newbie toh!

      • @arief maulana, benar mas…
        dalam artikel di blog saya bulan lalu, saya sempat menyinggung seleksi alam dalam dunia blogging.

        Hanya mereka yang berkomitmen tinggi yang bisa lolos saringan. Selebihnya, biasanya karena kurang sabar jadi terlalu cepat kabur dari peredaran.

  7. online-business-story.com says:

    beribu-beribu langkah, berawal dari satu langkah pembuka. asal jangan salah langkah. kesalahan dilangkah awal meresiko mengalami kesalahan beribu-ribu langkah kedepan kalau kita tidak segera menyadarinya.

    *hebat mas Agus, saya ketinggalan satu langkah nih utk bisa nulis di blognya mas Arief*

    Salam Kreatif,
    Octa Dwinanda

  8. Weh oke juga nie artikelnya. Saya setuju klo menunda-nunda waktu untuk mengerjakan sesuatu adalah hal yang sia-sia dan berbahaya, karena klo udah jadi kebiasaan maka target tidak akan tercapai dan jadwal yang sudah dibuat jadi sia-sia. :puyeng:
    Tapi di sisi lain saya nggak mau terlalu ngoyo dalam melakukan suatu pekerjaan, karena klo otak dah spaneng saya malah nggak bisa mikir :hiks:

  9. Masalahnya kadang kalau kita nunggu momment ya ngga bisa gerak….menurut saya momment hadir di saat kita sudah gerak terlebih dulu….ibarat mesin sudah panas kali ya…..

    • @petani, kalau pembahasan yang ini sudah ada di blog mas Hengky. Coba baca artikel beliau kalau nggak salah judulnya blogger menurut jenis mesin…

    • arief maulana says:

      @petani, bukankah menunggu adalah pekerjaan paling menjemukkan. Nah, begitu juga dengan moment, ngapain nunggu. mending langsung nyiptain momen sendiri. Asyik kan… :hihi:

  10. :mataduitan: Aku setuju mas.. ga akan ada perubahan kalau bukan kita yang melakukan.. Karena udah jelas Allah terangin di Qur’an kan, kalau seseorang mau berubah, ya dia sendiri yang harus berjuang merubahnya. Harus mau menikmati manis plus pahitnya proses perjuangan.. Gak mungkin koq kita dibiarin gagal terus, Tuihan pasti bantu kalau kita serius..Setuju 200% artikelnya..

    • @lucky, 200 persen? Banyak kali mas…
      :hihi:

      Yang saya percaya adalah, tidak ada yang sia-sia di dunia ini. Setiap langkah yang dibuat, baik yang berujung sukses maupun gagal, pasti berbuah di kemudian hari.
      :cendol

  11. HabibYunus, Belajar Affiliate says:

    artikel yang mantap mas, tp jangan lupa jalani semuanya secara alami, jangan sampai kita merasa terbelenggu dan tertekan… so keep spirit…:sip:

    • Agus Siswoyo says:

      @HabibYunus, Belajar Affiliate, kalau saya pribadi pada awalnya menjalani blogging karena hobby menulis. Sejak SMU saya terbiasa manage majalah dinding di sekolah. Dan akhirnya kecanduan berkreasi hingga sekarang.

      Sejauh ini saya cukup menikmati aktivitas update artikel blog. Dan baru saya sadari, saya sudah cinta mati sama dunia blogging.

      :muach:

    • Agus Siswoyo says:

      @denurs, kalau dalam hal memotivasi diri, energi yang kita butuhkan tidak lebih dari kalori yang terkandung dalam sepiring nasi. Hehehe…

      Maksud saya, sebenarnya nggak sulit kok. Mulai dari niat bersih untuk berubah lebih baik dan berguna bagi orang terdekat kita. Kalau selebihnya, tinggal usaha tekun dan komitmen pada tujuan.

  12. Ini baru betul-betul tulisan motivator yang brilian untuk membuat saya terbangun dari kemalasan saya dalam posting artikel di blog saya

    Trims Mas Agus

  13. Pingback: Lain Ladang, Lain Belalang | Catatan Motivasi Blogging Indonesia
  14. Pingback: Best Article 6 Bulan Agus Siswoyo.Com Online | Catatan Motivasi Blogging Indonesia
  15. Pingback: Update Kontes Co-Writer | Catatan Motivasi Blogging Indonesia
  16. Pingback: Review Buku: Resep Cespleng Menulis Buku Best Seller | Catatan Motivasi Blogging Indonesia
  17. Pingback: Ada Masa, Ada Cerita | Catatan Motivasi Blogging Indonesia
  18. Pingback: Moment Itu Telah Tiba | Catatan Motivasi Blogging Indonesia

Leave a Reply

CommentLuv badge
Please leave these two fields as-is:

Protected by Invisible Defender. Showed 403 to 472,007 bad guys.