Category: spiritual

Investasi, Kunci Sukses Dunia Akhirat

Oleh : Arief Maulana

Masih dalam nuansa Bulan Suci Ramadhan, jadi artikelnya sedikit bernuansa spiritual. Yah, itung-itung siapa tahu bisa menambah iman kita biar ngga terjangkit kuman (kurang iman) yang efeknya bisa macam-macam hehehe…

Tentu kita sudah sering mendengar bahwa rahasia para orang sukses untuk menjadi ultrakaya adalah berada di kuadran investasi. Di kuadran investasi, kita mempekerjakan uang untuk bekerja keras dan mendapatkan lebih banyak lagi hasil / uang. Ujung-ujungnya makin besar investasi, makin besar hasilnya dan makin sukses kita di dunia.

Nah, ternyata konsep investasi ini tidak hanya untuk bisnis semata. Bahkan ibadah pun menggunakan konsep investasi juga, malah efeknya jauh lebih dahsyat yakni sukses di kehidupan nanti alias akhirat. Saya rasa hampir setiap agama memilik konsep serupa, yakni setelah kehidupan yang sekarang (dunia) akan ada kehidupan yang abadi nanti. Kehidupan yang sebenarnya, karena kita akan hidup dalam keabadian. Pilihannya hanya dua : Read more »

5 Penghambat Aliran Rezeki

Oleh : Arief Maulana

penghalang rezeki, penghambat rezeki, membuka pintu rezekiTidak sia-sia rasanya saya mbelani berkantuk-kantuk ria disertai sergapan dinginnya udara malam di Pacet.  Apalagi saya lupa membawa jaket atau semi jas untuk sekedar menghangatkan diri. Yah, tuntan hidup sebagai pengganti ayah, kudu siap kapanpun diminta untuk menyetir mobil kemanapun ortu pergi.

Kepergian saya ke Pacet kali ini bukan untuk rekreasi, melainkan ke Pondok Pesantren tempat Wulan, adik saya, di godok dan dicetak menjadi pribadi unggul yang berprestasi. Kebetulan seluruh wali murid murid santri diundang untuk wisudaan + pengambilan raport. Bukan Wulan saya yang diwisuda melainkan anak-anak MTs-nya. Jadi kedatangan kami cuma untuk ambil raport saja.

Tadinya saya pikir bisa ambil raport terus ijin pulang duluan. Ternyata tidak. Pembagian raport ditaruh di akhir acara (sekitar jam 11.30 malam). Wah, repot ini pikir saya. Jatah tidur tadi siang rasanya hanya cukup untuk mengcover rasa kantuk sampai jam 10 saja. Akhirnya demi ibu (ayah ngga ikut), saya cari warung di sekitar sana dan memaksakan diri ngopi 2 gelas (addict, hehehe…. Setelah ngopi 2 gelas + nge-mie 2 porsi (kejangkit laper gara-gara udara dingin), ngga terasa udah jam sepuluh. Saya balik ke tempat acara. Ternyata Read more »

WordPress Theme Design