Oleh : Arief Maulana

- Mulxim Autoresponder
Posting kali ini saya khususkan untuk sharing pengalaman bersama Mulxim, autoresponder yang sudah saya gunakan hampir 1 tahun ini menggantikan autoresponder yang lama (Indoresponder). Yah, kebetulan ada program sharing pengalaman menggunakan Mulxim, dimana hadiahnya tambahan 2 bulan gratis langganan Mulxim.
Pergantian autoresponder ini saya lakukan dikarenakan Indoresponder pada waktu itu bangkrut. Alasan pihak pengelolanya adalah besarnya biaya operasional yang tidak tercover dari pemasukan para pengguna jasa. Dengan demikian jika tidak ada yang mendanai, maka ditutup dalam beberapa waktu ke depan. Untunglah saat itu list subscriber bisa diexport.
Maka praktis sejak saat itu saya langsung mencari alternatif autoresponder, terutama yang bisa import list subscriber. Beberapa teman saya “investigasi” demi mendapatkan rekomendasi autoresponder. Kebanyakan sih merekomendasikan autoresponder yang dikelola oleh orang-orang luar negeri alias asing. Tapi satu teman yang kebetulan saya percaya merekomendasikan autoresponder Indonesia, yaitu Mulxim.
Read more »
Oleh : Arief Maulana

Nasi Goreng Cinta
Awal saya mendengar konsepnya, sedikit kaget juga. Pasalnya Nasi Goreng Cinta adalah bisnis frenchise nasi goreng, namun foundernya membalut dalam menggunakan strategi affiliate marketing untuk memasarkan lisensi frenchisenya.
Karena jenis produknya sedikit berbeda dan ada semacam penggabungan konsep frenchise dalam affiliate marketing, akhirnya saya putuskan untuk melihat seperti apa produk-produk yang ditawarkan di dalam website utama NasiGorengCinta.com itu sendiri. Saya coba kupas sekilas disini.
Produk utama dalam website itu pada dasarnya adalah bertemakan “Bagaimana Mengumpulkan Modal” yang nantinya bisa digunakan untuk membeli Lisensi Frenchise Nasi Goreng Cinta ini sendiri. Jadi harga Rp.200.000,- itu harga panduan bagaimana Anda bisa mengumpulkan modal, bukan harga lisensi Frenchisenya. Harga Frenchisenya sih 30 Juta.
Read more »
Oleh : Arief Maulana
Menarik sekali ketika beberapa waktu yang lalu, saya mengunjungi blog teman yakni Mas Agus Siswoyo. Saya tertarik pada salah satu artikelnya, “Masjid Juga Dimonetisasi”. Judul yang sedikit menggelitik dan membuat saya ingin segera membacanya.
Intinya di artikel tersebut, Mas Agus menceritakan soal bagaimana Masjid bisa dimonetisasi apalagi blog. Pun saya dengar kabarnya Mas Agus saat ini sedang mempersiapkan metamorfosisnya menjadi blog bisnis yang termonetisasi.
Bicara soal monetisasi tentu banyak cabangnya. Mulai dari google adsense yang bukunya memenuhi rak bisnis internet Gramedia, hingga bisnis paid review. Lagi-lagi pikiran saya meluncur ke beberapa waktu dimana saya sempat chat + diskusi dengan Mas Handoko Tantra soal bisnis Paid Review yang tengah digelutinya.
Saya ingat, ketika itu Mas Handoko pernah bilang bahwa seandainya saja Blog Arief Maulana.com ini dengan kondisi yang sekarang (PR dan Alexa Ranknya) ditambah lagi dengan gaya menulis saya dalam mereview, bila dikemas dalam bahasa inggris bukan tidak mungkin potensi pendapatan yang bisa diperoleh lewat bisnis paid review mencapai $50/review. Read more »
Oleh : Arief Maulana
Kemarin kebetulan waktu saya lagi senggang. Daripada suntuk di rumah, saya jalan-jalan ke café favorit saya. Café dengan nuansa remang-remang namun memancarkan pencahayaan yang cukup terpadu dan menyejukkan suasana. Jika café lainnya ribut dengan hiburannya, maka lain dengan café yang satu ini. Hanya disini saya bisa menikmati apapun yang saya mau. Saya bisa request lagu apapun + mau minum apa juga terserah. Manalagi kalau bukan café kesayangan saya, café bisnis.
Ngapain nongkrong di café bisnis? Biasalah, mencari ilmu bisnis internet baru dari pemiliknya Mas Lutvi Avandi dan member lainnya sembari menikmati secangkir cold capucino. Saya liat perkembangan café bisnis makin bagus aja. Pelayanannya pun makin oke. Pantas jika member premiumnya makin banyak saja. Makanya daripada Anda kelayapan ngga jelas mending ikut saya ke café yang satu ini aja.
Kedatangan saya ke café bisnis untuk cari suasana baru ngga sia-sia. Setelah agak lama tidak main kesana, ternyata banyak perubahan. Rupanya Mas Lutvi melakukan renovasi besar-besaran. Ngga cuma tampilan luar cafenya, dalemannya pun ikut dibenahi. Mulai produk sampai pelayanannya. Bahkan sekarang ada ruangan khusus untuk forum diskusi sesama member ekslusif café bisnis. Makin sip lah.
Read more »
Oleh : Arief Maulana
Beberapa hari belakangan ini, saya melihat banner hijau mulai banyak menghiasi blog-blog ataupun website di jagat online. Yah, banner yang sama persis dengan yang saya pasang di sidebar blog ini. Produk yang bertitel “Sistem Menciptakan Penghasilan Online (SMPO)” karangan salah satu pebisnis online yang bisa dikatakan sudah cukup malang melintang, bahkan hidup dari bisnis online, David Odang.
Sebelumnya, saya mengenal David Odang melalui produk video home course tutorial blog bisnis yang sudah cukup dikenal pula dimana-mana. Bahkan produk beliau masuk di jajaran panduan bisnis yang saya miliki pertama kali ketika baru nyemplung di bisnis online.
Balik ke SMPO. Awalnya saya ngga terlalu peduli. Pikir saya, paling sama dengan kebanyak produk lainnya. Namun, adanya beberapa orang rekan newbie yang sering menanyakan soal SMPO membuat saya mengambil keputusan untuk mengadakan kerjasama joint venture kecil-kecilan dengan David Odang. Dan alhamdulillah dikabulkan sehingga saya bisa mendapatkan free membership + produk SMPO untuk dipelajari dan dikaji lebih dalam. Sehingga kalau ada yang tanya, saya bisa jawab sekaligus memasarkan karena saya lihat peluangnya bagus. Disamping itu saya juga bisa praktekkan ilmunya. Read more »