Category: Refleksi Diri

Sudah Layakkah Kita Untuk Sukses?

Oleh : Arief Maulana

Apakah Kita Layak Sukses

Apakah Kita Layak Sukses

Terima kasih untuk rekan-rekan yang sudah menjawab pertanyaan sederhana saya di posting sebelumnya. Well, sekedar pengen tahu aja gimana jawaban Anda semua. Pertanyaan itu muncul setelah saya melihat salah satu episode Mario Teguh Golden Ways edisi “Who Am I”.

Episode itu mengingatkan saya pada 2 posting lama : “Visi, Pemimpin Anda Menuju Sukses” dan “Berkat Tuhan Datang Tepat Pada Waktunya”.

Hampir semua orang ketika ditanya “Kenapa Harus Saya Yang Jadi Orang Sukses”, selalu memberikan jawaban bahwa dirinya layak untuk menjadi orang sukses. Layak karena memiliki kapasitas diri yang oke sebagai efek dari pengembangan diri yang senantiasa dilakukannya. Tapi, maaf itu adalah penilaian diri kita sendiri. Pernahkah kita berpikir bagaimana Tuhan menilai kelayakan kita untuk menjadi orang sukses? Apakah visi sukses kita layak dimata Tuhan hingga pada akhirnya Dia memiliki alasan untuk mewujudkan itu semua?

Mari kita coba merenung sedikit lewat perumpamaan sederhana ini :

Read more »

Kenapa Harus Saya Yang Jadi Orang Sukses?

Oleh : Arief Maulana

Sama seperti postingan “Kenapa Harus Saya“, kali ini saya ingin memberikan pertanyaan refleksi lagi untuk Anda semua. Jawab dengan jujur yah? Karena kalau Anda bohong bukan saya yang rugi. Dan dalam hal ini tidak ada jawaban salah atau pun benar.

Pertanyaannya adalah…   Read more »

Aturan Manusia dan Aturan Tuhan

Oleh : Arief Maulana

Fly Over Way

Fly Over Way

Sore ini ketika dalam perjalanan menuju Royal Plaza untuk event Kumpul Blogger 19 Juni ‘10, ada satu kejadian menarik di jalan fly over Waru. Kebetulan saya membawa mobil sehingga bisa lewat fly over, karena kendaraan roda dua dilarang naik kesana kecuali dalam pengawalan polisi.

Ketika akan naik saya melihat, ada puluhan sepeda motor distop oleh polisi dan ditilang. Alasannya sederhana, karena sudah naik di fly over. Padahal sudah ada rambu dipasang bahwa sepeda motor dilarang melewati fly over kecuali dalam pengawalan. Bukan bermaksud tertawa disaat orang susah, tapi saya kira sudah sewajarnya mereka kena tilang. Namanya juga melanggar aturan.

Read more »

Semua Sudah Tertulis Disana, Tinggal Eksekusi Saja

Oleh : Arief Maulana

gempa padangArtikel ini seharusnya diposting 1 minggu yang lalu. Entah kenapa, urusan kerja praktek dan tugas akhir di kampus membuat saya sedikit lengah dan lupa. Untunglah setelah membaca beberap kisah Hermes For Charity ingatan itu kembali. Tanpa panjang kata, langsung saja saya ketik dan posting. Tentu saja ini masih erat hubungannya dengan beberapa bencana yang menimpa dan menguji kesabaran serta ketabahan bangsa kita akhir-akhir ini.

Rabu siang menjelang sore waktu itu (7 Oktober 2009), ringtone Traffic by DJ Tiesto tiba-tiba mengusik ketenangan kantor tempat saya praktek kerja. Yah, apa boleh buat saya lupa menyilent HP. Sebuah SMS masuk dari ayah saya. Saya liat sepintas, SMS itu adalah Forward Message yang isinya (singkatan saya panjangkan biar lebih jelas) : Read more »

Tetap Produktif di Bulan Puasa

Oleh : Arief Maulana

Alhamdulillah, saya bersyukur ternyata masih diberikan kesempatan oleh Allah untuk bertemu kembali dengan Bulan Suci Ramadhan. Bulan dimana semua amalan dilipatgandakan pahalanya, bulan dimana segala kebaikan diturunkan, pokoke, bulan yang top abiz lah. Sementara sudah banyak rekan, sanak saudara kita yang tidak bisa bertemu Ramadhan tahun ini.

Bagi yang beragama Islam  saya ucapkan “Selamat Menunaikan Ibadah Puasa, semoga diberikan kesabaran dan kekuatan untuk selalu meningkatkan kualitas ibadah, khususnya di Bulan Ramadhan ini. Mohon maaf lahir batin”

Hari ini adalah hari pertama kita memulai ibadah puasa. Masih santai karena kebetulan pas dengan weekend yang notabene kebanyakan dari kita libur dan enjoy di rumah. Kalau udah mulai hari senin, mulai virus lemes + males mulai menyerang dan memberikan efek samping turunnya produktivitas kerja kita.

Yah, sudah bukan hal yang baru lagi ketika alasan puasa dijadikan alasan untuk agak “bermalas-malasan” yang berujung pada turunnya produktivitas. Padahal seharusnya bulan Ramadhan menjadi ajang untuk berbuat kebaikan, termasuk tetap produktif. Read more »

WordPress Theme Design