Oleh : Arief Maulana
Melanjutkan artikel sebelumnya, “Manajemen Autoposting Artikel Blog”, sekarang saya mau share versi AM.com. Mungkin sudah ada juga dari rekan-rekan yang mempraktekkannya. Dan bagi yang belum baca artikel pendahulunya, silahkan baca dulu agar Anda tidak bingung.
Juga sudah saya bilang sebelumnya, sistem versi saya tidak secanggih Pak Mufli sehingga ada 2 syarat utama yang harus Anda penuhi. Nanti saya jelaskan apa dan mengapa harus memenuhi 2 syarat ini. Apa syaratnya?
- Jumlah Stok Artikel Banyak
- Sudah Berlangganan Autoresponder
# Jumlah Stok Artikel Banyak
Seperti yang sudah saya jelaskan di artikel sebelumnya, bahwa nantinya dalam sistem autoposting artikel ini yang akan dimuat ulang adalah artikel-artikel sejak awal Anda ngeblog. Jumlah artikel Anda sedikit, maka pengunjung akan mudah sekali bosan dijejali artikel-atikel yang menimbulkan kesan “Perasaan baru minggu lalu saya baca ini”.
Akan berbeda bila stok artikel Anda sudah di atas 100. Apalagi kalau Anda adalah tipikal blogger majalah yang artikelnya terbit 1 minggu sekali. Boleh jadi pengunjung Anda akan lupa-lupa ingat, hehehe… Bahkan untuk pengunjung baru blog Anda, artikel repost tersebut adalah artikel baru.
Read more »
Oleh : Arief Maulana
Rekan-rekan, masih ingat kan artikel saya soal “Manajemen Posting Artikel Blog”? Kalau belum bisa dibaca lagi. Kalau sudah, ini adalah artikel lanjutannya. Saya akan sedikit beberkan rahasia yang sebenarnya bukan hal baru lagi. Bahkan beberapa internet marketer dan blogger top ada yang melakukannya. Apa itu? Manajemen Autoposting Artikel Blog.
Ide ini bermula saat dulu saya pernah cangkruk bareng, bertiga dengan Pak Mufli dan Mas Lutvi Avandi (founder of Café Bisnis). Waktu itu Pak Mufli sharing salah satu triknya mengola banyak blog (jumlahnya ratusan) yang termonetize dengan program penghasil uang, entah itu iklan PPC ataupun link referal affiliasi/reseller. Kebetulan Pak Mufli ada sedikit keahlian merekayasa sistem database wordpress di hosting. Akibatnya apa? Blog tersebut bisa melakukan rotasi artikel secara otomatis.
Read more »
Oleh : Arief Maulana
Salah satu pernyataan tidak langsung dari Romi Satria Wahono, founder IlmuKomputer.com, pada saat Seminar Nasional Empowering Netpreneur pada tahun 2009 yang lalu adalah blog secara tidak langsung bisa dijadikan sarana penunjang profesi.
Hal ini diperkuat dengan kisah nyata dari Mas Romi sendiri. Waktu itu beliau menuturkan bahwa di bidang software engineering Mas Romi bukanlah pakar yang paling hebat. Masih banyak orang yang lebih mahir dan lebih canggih dari beliau. Namun setiap kali ada lomba bertemakan hal-hal yang berbau rekayasa software atau sejenisnya Mas Romi lah yang sering diundang. Bahkan untuk seminar-seminar ilmiah bidang tersebut (keluyuran ilmiah, versi Romi), beliau yang sering diundang. Padahal tentu lebih afdol jika yang lebih pakar. Kok bisa? Itulah kekuatan sebuah blog.
Lebih lanjut dalam bukunya, “Dapet Apa Dari Universitas”, Romi menceritakan untuk membantu mendapatkan pekerjaan (khususnya anak informatika) di tengah persaingan yang ketat sudah bisa dimulai sejak awal kuliah. Mereka bisa membangun sebuah blog sederhana. Posting saja semua perjalanan kuliah, mulai dari tugas, ujian, sampai persoalan skripsi. Apalagi bila dipoles pula dengan kaidah-kaidah SEO tentu akan dahsyat lagi.
Efeknya adalah, manakala mahasiswa tadi lulus dia sudah memiliki bekal sebuah blog yang berusia minimal 4 tahun (berSEO pula) tentu akan menjadi satu nilai plus manakala menghadapi para interviewer yang melamar kerja. Efek lanjutannya lagi adalah, ketika ada orang yang mencari informasi melalui search engine sesuai bidang si mahasiswa maka ada peluang yang muncul di halaman pertama daftar pencarian google adalah ya mahasiswa ini. Menarik bukan. Sayang saya baru ngeblog justru di tahun-tahun terakhir kuliah.
Read more »
Oleh : Arief Maulana
Rekan-rekan, saat saya menuliskan ini teman saya Agus “seleb blogger” Siswoyo tengah mengadakan sebuah kontes bertajuk “Mencari Bintang Co-Writer”. Sebuah kontes yang tidak terlalu besar, tapi lumayan lah hadiahnya. Untuk masing-masing pemenang ada Flashdisk, 2 Kaos, dan Buku Pengembangan Diri.
Sayangnya yang saya tangkap dari artikel “Blogging Adalah Pilihan, Kalau Tidak Cocok Silahkan Ditinggalkan” banyak teman-teman yang mau ikut, terkendala dengan kesibukan offline. Padahal kontes itu hanya meminta satu artikel saja, bukan konsistensi memposting artikel layaknya aktivitas blogging.
Berangkat dari kondisi itu, saya memutuskan untuk memposting ulang artikel yang pernah saya tuliskan di blog kawan saya Mas Agung Jatnika dengan judul “Blog Posting Management”. Hanya, agar tidak terjebak dalam duplikat content saya coba menghadirkan dengan gaya yang berbeda. Mungkin hanya sama di point-pointnya saja. Selengkapnya bisa Anda baca disana.
Yang akan saya berikan disini adalah langkah-langkah agar kita tetap bisa menghasilkan 1 artikel setiap minggunya. Dan ini bukanlah pakem yang mutlak harus Anda ikuti. Silahkan sesuaikan dengan kondisi masing-masing. Oke, langsung saja : Read more »
Oleh : Arief Maulana
Sudah bukan rahasia lagi bahwa perkembangan social media site saat ini tengah boom. Selain kian bertambahnya pengguna layanan social media site, pun jumlah penyedia jasa layanannya semakin banyak saja. Dulu mungkin yang sempat boom adalah friendster, namun kini malah facebook dan twitter yang cukup mendominasi, meski ada yang lain juga.
Perkembangan ini tentunya harus disikapi dengan bijaksana. Karena walau bagaimanapun, kehadiran social media site bagai sebuah pisau bermata dua. Bisa menguntungkan atau bahkan merugikan kita sendiri.
Meski demikian, sangat disayangkan kalau kita ngga ikut ambil bagian di dalamnya, mengingat potensi penggunanya yang dahsyat jumlahnya (menjadi market pasar yang bagus) ataupun kekuatan news distribution yang tidak terbendung.
Saya sendiri sebenarnya dulu tidak terlalu suka dengan social media site (waktu itu masih zaman kejayaannya friendster). Hingga facebook hadir dengan format yang menurut saya waktu itu unik. Pun facebook sendiri awalnya saya gunakan untuk mengoptimize bisnis internet yang tengah dijalani. Sayangnya belum terlalu maksimal, hingga akhirnya saya menemukan cara menjadikan facebook sebagai mesin marketing yang dahsyat, yang sering didengung-dengungkan oleh orang sebagai facebook marketing.
Read more »