Cara Sederhana Mengembangkan Diri (2)

Oleh : Arief Maulana

Melanjutkan artikel terdahulu yang menjadi pembuka bagaimana cara sederhana mengembangkan diri, maka ini adalah lanjutannya. Ternyata langkah-langkahnya tidaklah sesulit yang kita bayangkan, hanya membutuhkan konsistensi dan kemauan untuk melakukannya.

Sebelumnya, masih inget persyaratannya kan? Ada niat + kemauan, mau menjalan prosesnya minimal 90 hari, dan mau sedikit berinvestasi untuk masa depan Anda. Alasannya bisa Anda baca di artikel bagian pertama. Oke langsung aja, langkah pertama adalah…

MULAILAH MEMBACA BUKU-BUKU POSITIF PENGEMBANGAN DIRI

Satu kesamaan yang biasanya dimiliki oleh orang sukses kebanyakan adalah : senang membaca buku. Buku apa? Apa saja, entah itu buku masalah bisnis, buku manajemen diri, buku kepemimpinan, dll. Ebook juga termasuk buku lho, hanya bentuknya beda berupa file PDF.

Kebiasaan ini saya ketahui dari seseorang yang luar biasa, Pak Djoni Budi Pratomo. Beliau di mata saya termasuk sukses di berbagai bidang, tidak hanya materi belaka. Sebelumnya beliau adalah mantan manager di PT. Alstom Power Surabaya. Kabar terakhir beliau pindah ke perusahaan asing HSBG dengan posisi yang lebih tinggi dari jabatan sebelumnya.

Alhamdulillah pada waktu itu saya dapet kesempatan bertemu dan berdiskusi dengan beliau lewat teman saya, Arinta, yang kebetulan adalah keponakannya sekaligus teman kelas 1 SMA saya. Pertama masuk di ruang tamunya, saya takjub. Ada sebuah lemari khusus dengan bentuk klasik berdiri megah di sudut ruangan. Isinya? BUKU.

Tidak cukup dengan Pak Djoni, saya pun mencari sosok lain yang juga sukses untuk mengetahui resep suksesnya. Hingga bertemulah saya dengan Pak Tato’, orang luar biasa juga. Mantan pegawai Alstom yang resign atas kemauan sendiri. Jika saat ini banyak fenomena perusahaan memPHK karyawan, maka beliau memPHK perusahaan. Resign karena memang sudah mendapatkan passive income melalui bisnis yang dirintisnya. Dan sekali lagi ternyata Pak Tato’ punya kebiasaan yang sama seperti Pak Joni, senang membaca.

Jika dari Pak Joni saya mendapati bahwa kita perlu memiliki kebiasaan membaca untuk menunjang pengembangan diri, maka dari Pak Tato’ saya mendapatkan langkah-langkah untuk menumbuhkan kebiasaan membaca buku positif. Langkah-langkah ini sangat efektif bagi siapapun, bahkan orang yang malas membaca, dengan catatan ada kemauan untuk berubah. Ini langkah-langkahnya…

space

1. Cukup 10-15 Menit Setiap Harinya

Bagi sebagian orang yang sudah addict dan menjadi bookaholic (termasuk saya), mungkin bisa menghabiskan lebih banyak waktu untuk membaca buku. Namun bagaimana yang berangkat dari titik malas membaca? Inilah solusinya.

Jangan langsung memaksakan diri untuk langsung membaca dalam jumlah dan waktu yang lama, jika Anda pertama kali mencoba. Itu hanya akan membuat Anda menjadi semakin malas nantinya. Sama halnya ketika kita niat menguruskan badan dengan berolahraga. Jika di awal-awal langsung olahraga berat-berat, bisa dipastikan minggu berikutnya orang tersebut tidak akan olahraga lagi.

10-15 menit setiap harinya. Itu udah cukup. Tidak banyak membuang waktu Anda kan. Lakukan saja sebelum Anda memulai aktivitas kerja setiap harinya. Saya biasa membaca di setelah shalat subuh. Selain pikiran masih fresh, itu adalah waktu terbaik untuk menyerap ilmu yang kita baca. Kata orang, bisa meresap lebih dalam.

10-15 menit inipun bisa Anda pecah, jika memang Anda adalah orang yang super sibuk. Misalnya 5 menit di pagi hari sebelum kerja, 5 menit pada saat istirahat makan siang, dan 5 menit pada saat sudah dirumah malam harinya. Bawa bukunya dalam tas Anda. Jadi jika ada waktu luang, Anda bisa langsung membuka dan membacanya. Maksimal 15 menit saja setiap harinya.

space

2. Lakukan Ini Secara Konsisen Selama 90 Hari

90 hari berturut-turut adalah waktu yang efektif untuk menambahkan kebiasaan baru dalam hidup kita. Ini sudah benar-benar teruji, dan saya pribadi juga sudah merasakannya. Ketika kita melakukan hal yang sama selama berturut-turut selama 90 hari, maka ketika pada hari 91 tidak melakukannya, akan ada rasa yang hilang bahkan perasaan ngga enak.

Nah, begitu juga pada dengan kebiasaan membaca buku ini. Misalnya Anda sudah mengerjakan selama 70 hari kemudian pada hari 71 Anda tidak melakukannya, maka hitungannya direset dan diulang dari 0.

Jangan ditoleransi. Mungkin Anda akan bilang, “Ah kan cuma 1 hari aja, besok lanjut lagi.” Yang sering terjadi adalah pada saat kita menoleransi sedikit saja, maka selanjutnya akan banyak toleransi-toleransi.

space

3. Gunakan Cara Efektif Membaca Buku

Cara efektif mendapatkan manfaat terbesar dari buku pengembangan diri, pertama adalah dengan fast reading. Baca bukunya dengan cepat hingga habis. Ini bertujuan untuk memberikan gambarannya secara garis besar kepada Anda. Tidak perlu berusaha keras memahami apa yang Anda baca di awal.  Selesaikan saja dulu, karena rata-rata buku pengembangan diri itu bahasanya sedikit berat.

Bila sudah habis satu buku, maka barulah kita kaji bab per bab. Baca pelan-pelan, kalau perlu diulangi untuk membantu memahami, kemudian di praktekkan apa yang ada di bab tersebut. Ingat, dipraktekkan. Kalau mau lebih efektif lagi, jangan lanjut ke bab berikutnya sebelum Anda mempraktekkannya. Ini khusus untuk yang baru memulai dari awal proses pengembanga dirinya.

Untuk yang sudah terbiasa + memiliki pengembangan diri yang cukup baik di awal dan ingin meningkatkan ke level advance, Anda bisa memilih topik mana yang mau dikembangkan dengan melihat pada daftar isi. Misalnya, sebagai contoh saya ambil buku “Bagaimana Mencari Kawan dan Mempengaruhi Orang Lain” karangan Dale Carnegie. Disana topik-topik komunikasi dipaparkan berbeda di tiap bab.

Andai saya ingin belajar bagaimana berkomunikasi sebagai seorang pemimpin, maka saya akan buka bagian empat dan mulai membaca dari halaman 301. Rata-rata buku pengembangan diri yang bagus, biasanya bab-bab nya bisa dibaca terpisah. Sehingga mau Anda baca dari awal sampai akhir ataupun lompat-lompat sesuai kebutuhan tidak ada masalah.

Nah, itu kiat bagaimana menumbuhkan kebiasaan membaca yang positif. Jangan cuma sekedar baca koran doang, apalagi komik melulu (kata bunda, kebanyakan banyak komik bisa membatasi daya kreasi kita). Praktekkan dan pada hari ke-91, tiada hari tanpa membaca buku, bahkan pada saat sibuk sekalipun. Cuma 15 menit perhari kan?

Salam Sukses,
Photobucket
space
Artikel Lanjutan
Cara Sederhana Mengembangkan Diri (3)

53 Responses to Cara Sederhana Mengembangkan Diri (2)

  • rudy azhar says:

    Cara yang ke-3 yang sering saya lakukan dalam membaca, baik buku ataupun koran/tabloid. Jadi saya langsung bisa mengetahui point-point mana yang perlu saya dalami lagi untuk membacanya.. karena kalau saya baca mulai dari awal ampe akhir cepet ngantuk Mas…he..he..he…

    :baca::baca::baca:

    arief maulana Reply:

    @rudy azhar, terima kasih tambahannya mas. Saya lupa untuk point ke-3 memang ada 2 cara.

    1) Fast Reading all dari awal ampe akhir baru kemudian baca perlahan ==> direkomendasikan untuk pemula.

    2) Baca dari daftar isi dulu, dan pilih topik mana yg ingin kita praktekkan dalam diri kita.

  • MasWienNews.com says:

    Saya lebih senang baca sebentar-sebentar saja, tdk langsung habis… sambil di renungkan saja isinya…

    arief maulana Reply:

    @MasWienNews.com, ya, cukup 15 menit sehari. Tapi biasanya kalau saya pribadi tidak saya putus mas. Karena kalau diputus, ada aja yg kelewat.

    Maksud di point 3 (fast reading sampai selesai di awal) pun bukan berarti kudu diselesaikan 1 hari. Hehehe…

    susanciank Reply:

    @arief maulana, kalau saya bingung kalo lagi baca suka diganggu karna pekerjaan, biasa baca waktu mau tidur dan di perjalanan saja kalau dikantor baca” gx konsen.
    :sliweran::sliweran::sliweran::sliweran::sliweran::sliweran::sliweran::sliweran::sliweran::sliweran::wooo::wooo::wooo:

    arief maulana Reply:

    @susanciank, baca komik aja :p

  • ALHIJR ADWITIYA says:

    :sip: :sip::sip:
    JUST RIGHT MAS…KUDU DIPRAKTEKAN….SELALU KONSISTEN ITU YANG SUZAH, tpi KLAW TEKAD shngga KEMAUAN KUAT maka akan SUKSES.., tapi TEKAD ITU MUNCUL DARIMANAKAH…?

    he..makasih NAZIHATNYA

    arief maulana Reply:

    @ALHIJR ADWITIYA, tekad itu muncul ketika kita tahu persis apa pentingnya pengembangan diri.

    Sama halnya ketika kita mengerjakan sesuatu. kalau ujung2nya ngga penting, pasti males. betul ngga?

  • Joni says:

    Mas , saya kagum dengan mas , apa yang mas berikan selalu sesuai dengan visi mas untuk membantu orang untuk sukses juga , Artikel Mas termasuk yang sering saya baca , karena memberikan pola ke saya bagaimana seharusnya memulai internet marketing ini . Sukses Selalu

    arief maulana Reply:

    @Joni, terima kasih mas Joni. Alhamdulillah jika memang mendatangkan manfaat.

    Saya hanya menyambung lidah dari para mentor yg sudah lebih dulu sukses tanpa sempat menuliskannya untuk berbagi pada orang lain.

  • andriristiawan says:

    teknik 90 hari ini untuk merubah diri seperti perlu saya lakukan mas.. mungkin saya terlalu banyak toleransi pada diri sendiri sehingga menyebabkan tidak terjadi perkembangan pada diri sendiri…
    banyak membaca memberikan banyak pengetahuan :)
    tapi kalo kebanyakan bisa2 malah pusing nih kepala :)
    :puyeng:
    emang harus pelan-pelan dan makin lama makin ditingkatkan :)

    arief maulana Reply:

    @andriristiawan, bener mas. Toleransi sedikit aja… biasanya berkelanjutan dan malah ngga jadi-jadi.

    Biar ngga puyeng yaitu tadi, cukup 15 menit aja per hari. Jangan lebih. Kalau udah 90 hari seperti itu, biasanya nanti otomatis bisa lebih kok dalam 1 hari porsi membacanya.

  • membaca buku pengembangan diri memang sangat lebih menyenangkan.. dari pda hnya komik.. yg mungkin tak ada manfaatnya bagi diri saya sendiri.. hehhe… kalau buku pengembangan diri bisa menambah motivasi2 yg berlaku untuk kehidupan kita. :sip:

    arief maulana Reply:

    Bener mas. Manfaat membaca buku pengembangan diri itu jangka panjang.

    Seperti kata john c. maxwel untuk menjadi pemimpin besar yg sukses butuh proses dan pengembangan diri jangka panjang.

  • fadly muin says:

    hmm…
    banyak cara seseorang ingin meningkatkan kualitas dirinya.

    cara paling cerdas memang dengan mendoktrin diri dengan bacaan2 yang memiliki korelasi dengan pengembangan yg ingin di capai.

    hanya kendala yang paling kuat adalah “malas” dan faktor2 lain yang membua rasa malas semakin tajam.

    tapi, selagi target yang ingin di capai semakin jelas, maka usaha untuk terus meningkatkan kualitas diri, semakin MEMBARA.

    Salam Hangat sobat,

    arief maulana Reply:

    Bener mas itu yg buat kenapa dimana2 langkah2 sukses kalo dipaparkan urutan pertama mesti dream / goal / target.

    Kalo itu jelas, ibarat bangun rumah maka akan cepet sekali dibangun kalo detil gambarnya jelas dan prosedurnya sudah pas.

    Jangan lupa jg mental pemenang mesti ditumbuhkan seiring proses itu. Klo soal motivasi dan mental sukses, mas Fadly neeh jagonya. Hehehe…

  • Agus Siswoyo says:

    Saya suka yang nomer 1.
    Tapi kenapa ya kok belum merasuk ke otak saya…
    :hihi:

    arief maulana Reply:

    Yg belum merasuk apanya mas? Caranya atau ketika dicoba ngga merasuk. Hehehe…

  • bunda says:

    belanja buku adalah belanja termahal…..investasi yang berharga. karena yg kita beli adalah hasil pemikiran seseorang yang bukan begitu saja menjadi rangkaian kata dalam sebuah buku

    arief maulana Reply:

    Betul bun. Romi Satria Wahono jg pernah bilang, cara untuk hidup kekal adalah dgn membaca buku yg nb menjadi pemikiran orang.

    Katakanlah masing2 buku jadi dr hasil pemikiran 20 tahun penulisnya. Maka kita akan hidup 1000 tahun dgn membaca 50 buku saja.

  • sari says:

    thanks mas arief,tips tsb sangat menyemangati sy yang memang msh malas bc buku.langkah2nya ringan banget,apalagi sy senengnya hnya bc tabloid/majalah.
    skss u mas arief.

    arief maulana Reply:

    @sari, simpel memang mbak, tapi butuh ketekunan dan konsistensi. hehehe…

  • alfi says:

    kesalahan kebanyakan orang adalah saat mereka membaca buku motivasi atau pengembangan diri mereka jarang melkukan tindakan nyata… bahwa berubah atau mencapai sukses mustahil hny dengan membaca buku motivasi.

    arief maulana Reply:

    @alfi, benar mas Alfi. Padahal di buku pengembangan diri sendiri biasanya ada beberapa langkah-langkah panduan untuk praktek.

    Cuma kitanya yg terlalu malas untuk bertindak. Membaca memang tidak cukup, makanya perlu dipraktekkan.

  • Bener mas Arief, membaca itu bermula dari sebuah kebiasaan. Sedari kecil saya sudah dibiasakan hidup tak jauh dari bahan bacaan. Akhirnya jadi keterusan…

    arief maulana Reply:

    @UntungNyata!com, nah. Kuncinya di kebiasaan. Makanya yg belum memiliki kebiasaan positif, silahkan dibangun dari sekarang…

  • Sip benar mas Arief, be positif untuk kehidupan yang lebih baik ! sukses selalau buat mas Arief

    arief maulana Reply:

    @mjumani | strategi usaha, :sip:

  • artikelnya sangat membantu membuka wawasan saya…salam kenal om

    arief maulana Reply:

    @tips seo blog, salam kenal juga mas…

  • nadia nk says:

    thanks infonya :D

    arief maulana Reply:

    @nadia nk, sama-sama. Thanx kunjungannya.

  • hpnugroho says:

    buku adalah gudang ilmu, namun kadang banyak dari kita yang hanya membaca tanpa memahaminya. Kalau saya, biasanya akan menuliskan point-point dan kesimpulan utama untuk lebih memahami isinya. Cara kita memang berbeda-beda, yang penting tujuannya adalah mengerti ..

    arief maulana Reply:

    @hpnugroho, intinya memang memahami mas. Apapun itu caranya. Yg susah adalah bagaimana mau memahami, membaca saja enggan. Hehehe

  • wah komentarnya bagus2 nih… nggak cuma nice post dan pertamax wakakakakak..
    kalo internet udah kenceng, enak nonton youtube daripada baca buku ya mas. :hihi:

    arief maulana Reply:

    @mashengky.com, iya mas… masih nunggu gebrakannya Tifatul Sembiring… apakah dia bakal lanjutin proyeknya Pak Nuh untuk internet cepat dan murah…

  • yustana says:

    wah.. saya sudah lama gak baca buku secara khusus nih.. kaya’nya harus diubah segera nih.

    :hiks:

  • keeptrying says:

    Buat yang udah terbiasa baca buku, emang enak Mas…sekali baca jadi ketagihan. Untuk yang belum terbiasa, sebelum mulai di buku2 yang ‘berat’, boleh lah baca yang ringan-ringan dulu, misalnya artikel, buku saku, novel, etc. Jangan lupa tingkatkan motivasi untuk mengembangkan diri, biar nggak cepat puas dengan hasil yang sudah diperoleh. Thanx :sikut:

    arief maulana Reply:

    Memang awalnya bisa baca yg ringan2 dulu. Tapi jangan kelamaan. Kalau sy diajarkan baca yang ringan2 cukup 30 hari pertama konsisten tanpa putus.

    60 hari berikutnya, baru ke buku2 pengembangan diri. Sebenarnya mulai awal langsung buku pengembangan diri pun bisa, selama niatnya untuk berubah kuat.

    Why?
    1. Buku2 itu ditulis dgn bhs indonesia, smua pasti ngerti donk.
    2. Kan bacanya cuma 15 menit / hari. Dan ngga mesti cepet kan. Kalo 15 menit sehari cuma dapet 1 halaman yaudah. Lama2 habis juga itu buku.

    Thanx masukannya.

  • munir says:

    makasih ya infonya…kebiasaan saya memang suka baca…tapi gak fokus…semua saya baca. kayaknya laper pengetahuan jadinya asal tau saja gak dalam. Tlg kalo ada yang perlu saya baca saya minta referensi dari anda untuk saya baca. terutama berkaitan dg bisnis internet. saya pemula mas..thank’s again

    arief maulana Reply:

    @munir, untuk pemula dan berkaitan dengan bisnis online, saya rekomendasikan bukunya DAVID ODANG.

    Silahkan baca reviewnya di :
    http://ariefmaulana.com/review-sistem-menciptakan-penghasilan-online-smpo

  • Puspita says:

    Alhamdulillah buku-buku pengembangan diri banyak diminati siswa di sekolah.

    arief maulana Reply:

    @Puspita, wah bagus. Semoga generasi penerus bangsa ini adalah orang-orang yang mau berkembang dan menjadi lebih baik lagi.

  • ian says:

    thanks yach atas infonya…

    arief maulana Reply:

    sama-sama

  • thasia says:

    makasi mas, sudah mengingatkan saya akan kebiasaan membaca, sejujurnya aku lemah dalam membaca apalagi menyangkut buku-buku yang tebal, sehingga hasil yang diraih juga biasa-biasa saja.
    thanks and God bless you.

    arief maulana Reply:

    Maka itu ada solusi, cukup 15 menit/hari… Tapi konsisten

  • Pingback: Cara Sederhana Mengembangkan Diri (3) | ARIEF MAULANA | Success Is The Way Of My Life

  • Pingback: Kembangkan! Karna selama kita berkembang, kita terus dipake orang! | Catatan Motivasi Blogging Indonesia

  • Pingback: Menulis Itu Bisa Karena Biasa | Catatan Motivasi Blogging Indonesia

  • Pingback: Manfaat Mengasah Kemampuan dan Menambah Wawasan Secara Rutin | ARIEF MAULANA.com

  • Pingback: Membangun dan Menjaga Momentum Perubahan | ARIEF MAULANA.com

  • Pingback: Review Buku MIMPI SEJUTA DOLAR | ARIEF MAULANA.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

CommentLuv badge
Please leave these two fields as-is:

Protected by Invisible Defender. Showed 403 to 390,730 bad guys.

Advertisement

Daftarkan diri Anda di newsletter saya secaca GRATIS & saya akan berikan informasi yang akan membantu bisnis pertama Anda, mulai dari sekarang.

First name

E-mail address

Privasi Anda sangat penting buat saya & Anda boleh mengundurkan diri setiap saa.t

Kategori Tulisan
Arsip