Oleh : Arief Maulana

Bisnis Itu Tidak Mudah
Bisnis Itu Tidak Mudah

Kemarin malam ada orang ngga tau siapa tiba-tiba mengontak saya untuk menawarkan sebuah bisnis. Orangnya agak ngotot dengan berulang kali menekankan bahwa bisnis yang ditawarinya pasti membuahkan keuntungan. Saking ngototnya, saya malah curiga apa benar.

Saya pun mengujungi web yang jadi rujukan dia. Dan ternyata posisi orang tersebut hanya sebagai reseller semata. Parahnya lagi sistem web yang saya kunjungi berbau-bau money game + MLM. Ngga ada produk, cuma menjual membership layaknya arisan berantai. Karena dasarnya saya udah males, ya ujung-ujungnya pasti saya tolak bisnis itu. Cuma saya pengen tau tentang orang tersebut dan sedikit mengorek-ngorek keterangan darinya.

“Seberapa bagus sih, bisnis  yang mas tawarkan ke saya itu?” Tanya saya membuka percakapan, pasca kunjungan ke website yang dipromosikannya. “Bagus banget mas. Kita bisa menghasilkan banyak uang darisana. Mas cukup pasang iklan premium aja pasti banyak yang ikutan.” Jawabnya.

“Emang mas sendiri udah jalanin berapa lama?” Tanya saya. “Sudah 1 tahun Mas Arief.” Jawabnya. Saya sambung lagi, “Udah dapet berapa member nih?”. “10 orang mas.” Jawab dia.

Dari sini saya langung menyudutkan orang tersebut sekaligus menolak bisnis yang ditawarkan dengan berbekal marketing plan yang ada di web bisnis itu. “Wah udah dapet 10 orang ya mas, pasti udah enak tuh kalau saya liat dari marketing plannya. Mas ngga usah lagi repot-repot nawarin bisnis ini pake ngotot. Kan dari 10 orang itu, mas udah dapet penghasilan tetap. Jadi ngga apa-apa toh kalau saya ngga join.”

Pada akhirnya orang itu pun mengaku. Bahwa sebenarnya dia belum mendapatkan member sama sekali dan sudah menjalankan bisnis itu selama 1 tahun lamanya. Dia join karena tergiur sistem yang seakan-akan menawarkan kemudahan mendapatkan penghasilan melimpah dalam waktu singkat. Ternyata berlawanan sekali dengan yang dialaminya.

Satu pertanyaan lagi saya ajukan, yakni kenapa dia berbohong waktu ditanya sudah dapet berapa member dan apakah cara promosi yang diajarkan sudah dipraktekkan. Jawabnya, “Lha bohong aja ngga dapet member apalagi jujur mas. Klo cara-caranya belum saya praktekkan mas. Dapet member aja belum.” Oke itu percakapan singkat saya dengan orang tersebut. Mari kita ambil sedikit pembelajaran.

#1 – Mencari Peluang Bisnis, Jangan Dengan Emosi.

Tidak sedikit teman-teman yang mencoba terjun ke bisnis internet dengan emosi. Tidak mencoba berpikir dulu apakah sistem yang ditawarkan bisnis tersebut masuk akal atau tidak. Jangan lantas terlihat bagus, main sikat aja. Buat saya pribadi, bisnis harus memiliki produk entah itu barang ataupun jasa. Pelajari juga marketing plannya dengan baik kalau ada.

#2 – Bisnis Butuh Modal

Namanya bisnis, pasti butuh modal. Segratis-gratisnya bisnis internet yang diajarkan kepada Anda, pun tetap pada akhirnya Anda mesti mengeluarkan biaya untuk koneksi internet (modem atau biaya warnet). Jadi jangan mudah tergiur yang gratis-gratis, modal awal tentu mesti diperhitungkan.

#3 – Jangan Memulai Bisnis Dengan Kebohongan

Walau ada saja orang yang bisa dapet untung dengan cara berbohong, saya sangat tidak sependapat dalam hal ini. Saya percaya, bahwa yang membantu menggerakkan hati manusia hingga akhirnya terketuk dan membeli lewat referal saya adalah Allah. Jadi sebisa mungkin menghindari apa yang dilarang olehNya.

Lagipula menjalankan sebuah usaha dengan ketidakjujuran tidak akan membawa berkah. Selain itu, bila sudah membuahkan hasil, jangan lupa untuk mengeluarkan apa yang menjadi hak orang lain dalam sebagian harta kita.

Semoga bermanfaat, silahkan jika ada yang ingin ditambahkan.

Salam Sukses,
arief maulana
space

Bisnis Internet Tidak Semudah Yang Terlihat
Share On Facebook
Share On Twitter
Share On Google Plus
Share On Linkedin
Share On Pinterest
Share On Youtube
Contact us

167 thoughts on “Bisnis Internet Tidak Semudah Yang Terlihat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge
Please leave these two fields as-is:

Protected by Invisible Defender. Showed 403 to 470,556 bad guys.