Oleh : Arief Maulana

berkat tuhan datang tepat pada waktunyaTuhan tahu kapan waktu yang tepat untuk kita

Artikel ini saya posting  karena belakangan makin banyak saja email yang masuk dengan nada pesimis dan mengeluh, kenapa usaha yang dilakukan ngga juga membuahkan hasil sebagaimana yang semestinya. Disamping itu, kebetulan juga saya baru saja mendengarkan Audio CD motivasi, yang judulnya juga sama “Berkat Tuhan Datang Tepat Pada Waktunya.”

Sebagai manusia, kita memang harus selalu berikhtiar dengan sebaik mungkin demi pencapaian hasil yang maksimal. Disamping berikhtiar, kita pun senantiasa berdoa kepada Allah untuk diberi kelancaran dan kebaikan dalam setiap usaha kita.

Satu pertanyaan penting, Anda percaya dan yakin ngga, bahwa doa Anda akan dikabulkan oleh Allah?”. Saya yakin Anda juga berdoa kepada Allah untuk minta diberikan yang terbaik, betul? Itu dia masalahnya. Kalau hal ini Anda benar-benar pahami, saya kira tidak akan ada keluhan lagi. Terus berusaha dan belajar untuk meningkatkan kualitas usaha. Karena Anda yakin, DOA SAYA PASTI DIKABULKAN, hanya saja ALLAH TAHU WAKTU TERBAIK UNTUK MENGABULKAN DOA SAYA itu kapan.  

Ada sebuah cerita yang mungkin bisa menjadi sebuah analogi yang mirip dengan kehidupan kita.

Apakah saat ini Anda sudah memiliki anak? Kira-kira usianya 7-10 tahun lah (SD). Kalau belum dibayangkan saja.

Katakanlah Anda adalah orang sukses yang sudah memiliki segalanya. Harta melimpah dan bisnis semuanya berjalan dengan baik, sehingga andai Anda membuang 5 M ke jalan pun masih tidak ada artinya, saking kayanya Anda.

Pada suatu pagi, anak Anda (masih SD) yang sangat disayangi datang kepada Anda dengan muka manja dan mengharapkan sesuatu. Dia mengiba meminta uang saku kepada Anda. Tapi uang saku yang diminta ternyata tidak seperti biasanya. Mulai sekarang ia meminta uang saku sebesar 10 juta / hari. Saya yakin buat Anda membuang uang segitu tidak masalah. Tapi pertanyaannya adalah, “Kira-kira, Anda bakal kasih uang itu apa tidak? Atau Anda bakal kasih jika umur anak Anda sudah sepantasnya untuk mendapatkan uang saku 10 juta / hari?”

Saya yakin sesayang apapun Anda pada anak, uang 10 juta / hari tersebut tidak akan Anda berikan. Kenapa? Anda tentu berpikir bahwa anak sekecil itu, belum pantas memiliki uang jajan sebanyak 10 juta (walau Anda mampu memberikannya). Belum waktunya, itu kata Anda. Mungkin kalau sedikit lebih besar, kuliah misalnya, 10 juta tersebut akan Anda berikan padanya.

Nah seperti itulah Allah. Kalau kita sudah berusaha maksimal, berdoa, dsb, belum juga diberi, maka itu artinya belum tepat waktunya bagi kita untuk menerima berkat dan rahmat melimpah (kesuksesan) dari Allah. Selalu ada alasan yang baik di balik itu semua. Sayangnya kita tidak pernah tahu. Namun, jika memang Anda beriman dan yakin semestinya Anda percaya bahwa Allah tahu apa yang terbaik untuk kita.

Ingat rekan-rekan, jangan sekali-kali “meragukan Allah” dengan mengatakan, “Kok doaku ngga terkabul? Kan udah berusaha dan berdoa mati-matian. Ini bener ngga sih” Kalau itu Anda lakukan, bagaimana Dia akan mengabulkannya? Bukankah di Al-Qur’an juga ada ayat yang berbunyi, …Aku adalah sesuai prasangka hambaKu…. Jadi kalau jalan yang Anda lakukan sudah benar dan Anda sudah berusaha maksimal ya sudah… pasrahkan saja selebihnya.

Seringkali ketika kita sedang mengusahakan sesuatu, sikap tidak sabar selalu menyelimuti diri. Kita sering terbawa nafsu emosi sehingga ingin cepat mendapatkan segala sesuatunya dengan cepat. Apalagi ketika kita melihat ada orang lain dengan usaha sejenis bisa mendapatkan segala sesuatunya dengan cepat.

Namun setelah mencoba, hasilnya ngga terlihat juga. Kemudian yang terjadi adalah kita terus saja mempertanyakan dan mengeluh sepanjang hari, kenapa ngga ada income. Kalau ini sudah terjadi (terus mengeluh dan mempertanyakan), saya cuma bisa bilang hati-hati dengan hukum daya tarik atau the law of attraction.

Coba dipahami lagi bahwasanya segala sesuatunya membutuhkan proses untuk mencapai sebuah kesuksesan sekalipun kesuksesan tersebut nilainya kecil. Karena sukses adalah sebuah perjalanan yang panjang, tidak secepat membalik telapak tangan.

Cermati sekali lagi, setiap kali kita berdoa pada Allah, tentu kita selalu meminta diberikan yang terbaik bukan. Tidak ada hamba yang berdoa meminta sebuah keburukan. Tahukah Anda, bahwa mungkin karena doa Anda tersebut hingga saat ini Anda belum juga sukses.

Maksudnya apa? Apa kita harus berhenti berusaha dan berdoa? BUKAN! Ketika Anda berdoa meminta yang terbaik pada Tuhan, tentu Dia akan mengabulkannya. Efek sampingnya apa? Ketika apa yang sedang Anda usahakan tidak menjadi suatu kebaikan, maka boleh jadi Anda tidak akan sukses di dalamnya.

Nah, disisi lain sebagai manusia kita tidak pernah tahu mana yang terbaik untuk diri kita. Oleh karena itu kita sebagai manusia wajib berusaha dan terus berdoa. Yakinlah suatu saat Anda akan menemukan jalur kesuksesan Anda.

Bisa juga ketika saat ini Anda tidak kunjung sukses, maka yang sedang terjadi adalah Allah merasa ini belum waktunya untuk Anda. Mungkin saja ketika Anda diberikan kesuksesan saat ini, Anda akan menjadi manusia sombong dan semakin menjauh dari Allah.

Dia ingin Anda lebih siap secara fisik, mental, dan spiritual ketika Anda mencapai suatu kesuksesan. Berpikir positiflah kepada Allah. Dia tahu apa dan kapan saat yang terbaik untuk membagikan berkahnya kepada umatnya dalam bentuk kesuksesan.

Itulah sebabnya mengapa setiap saya mencoba merintis sebuah usaha untuk mencapai impian terbesar saya (passive income), saya selalu mencoba bersabar dan menikmati setiap prosesnya. Bagi saya itu adalah sebuah pelajaran kehidupan yang diberikan Allah. Andaikata saya masih harus berusaha, akan saya lakukan.

Dan Alhamdulillah… paling tidak saat ini saya sudah masuk di zona passive income walau masih terbilang kecil jumlahnya. Selebihnya kalaupun masuknya banyak itu masih dikarenakan kerjaan aktif (active income). Someday…  saya percaya akan berada di posisi passive income dengan nominal besar, menyusul rekan-rekan yang sudah lebih dulu menikmati itu semua.

Jadi sekali lagi, bersabarlah. Ingatlah bahwa rahmat, berkah, nikmat, kesuksesan, bila sudah tiba waktunya menjadi milik kita pasti akan datang juga pada kita. Selama kita terus berusaha dan selalu dekat padaNya. Maka dari itu, segera dekatkan diri Anda kepadaNya.

Bukankah sudah menjadi janji Allah SWT, bila kita dekat maka segala bentuk upaya dan usaha yang kita lakukan akan senantiasa mendapat bantuannya. Coba pikir, siapa yang menggerakkan hati manusia untuk membeli produk ataupun berbisnis dengan kita?

Salam Sukses,
Photobucket
space

Berkat Tuhan Datang Tepat Pada Waktunya
Share On Facebook
Share On Twitter
Share On Google Plus
Share On Linkedin
Share On Pinterest
Share On Youtube
Contact us

84 thoughts on “Berkat Tuhan Datang Tepat Pada Waktunya

  • Luar biasa Mas Arief. Saya tak ingat apa sebelumnya pernah baca ini di blog Mas Arief terdahulu. namun dengan di posting ulang memberi kesempatan bagi lebih banyak orang untuk membaca dan mencerap maknanya.
    Salam ACTION!

    1. Iya pak Joko, dengan posting ulang akan memberikan kesempatan bagi lebih banyak orang setidaknya mengetahui informasi yang diberikan.
      Hehe..comment dulu baru baca ha..
      :hehe:

    2. @Joko Susilo, ini karena menurut saya penting pak. Rencana kedepan memang ada repost beberapa artikel.

      Tentunya diolah lebih baik lagi dan disesuaikan dengan perkembangan dunia sekitar kita, hehehe…

      :hihi:

  • Ingin share, dulu sebelum saya merintis bisnis internet, mulanya diawali dengan melihat situs-situs web luar negeri, mendapat email-email dari para marketer luar seperti Corey Rudl, Terry Dean, dan banyak lagi lainnya.
    Saya percaya dengan apa yang mereka katakan. Lalu saya awali dengan menjadi affiliate produk-produk luar.
    Mendapat income yang masih sangat terbatas. Tapi itu saya sudah sangat senang dan syukuri.
    Selalu saya yakin nantinya apa yang pernah saya lihat dan baca, itu bisa menjadi kenyataan asal kita mau terus berproses dengan sunggguh-sungguh.
    Sementara di dalam negeri, bisnis internet masih jadi barang yang asing. Lalu saya coba rintis, terus ACTION. Kesulitan dan tantangan yang datang dihadapi.
    Dan hasilnya sekarang berada pada kondisi yang saya nikmati saat ini.
    Tapi saya yakin, perjalanan masih panjang. So, terus ACTION!

    1. Sukses mas…Sukses itu perlu waktu. Banyak kesuksesan diraih dengan mudah namun terkadang sepat juga sirnanya, namun jika kesuksesan diperoleh melalui sebuah perjalanan panjang diantara halangan dan rintangan, maka…Insyallah kesuksesan itu betah berlabuh di diri kita.

      seperti sang juara, Memperoleh kemenangan itu mudah, namun mempertahankannya itu tidaklah mudah…

      Salam ACTION!

    2. @Joko Susilo, saya salut sama Mas Joko. Mampu betahan dan berjuang hingga bisa eksis selama bertahun-tahun di jagat online. Layak jadi teladan neeh!

  • @joko susilo= pak Joko memang luar biasa, menghadapi kritik dan hujatan yang sangat pedas tidak membuat surut langkah dan tetap dengan positif thinking. semoga saya bisa setegar pak Joko.
    Untuk mas Arief=terima kasih supportnya pada kita semua..menikmati sebuah proses perjalanan memang satu keharusan karena jika tidak bisa stress dan kurang bersabar dan bersyukur. never give up and never stop mungkin itu kuncinya..

  • Saya pingin ikut nimbrung. Uraian mas Arief dalam topik di atas menarik sekali. Saya pemula dan sedang mencoba mati-matian untuk memahami apa yg di gembar-gemborkan oleh begitu banyak orang di internet mengenai passive income.

    Saya sebenarnya ingin mendapat masukan dari beliau-beliau yang menurut Mas Arief disebut rekan-rekan yang sudah lebih dulu menikmati itu semua. Bukan sekedar jargon kosong. Fakta menunjukan bahwa banyak dari permainan yang ditawarkan itu ternyata selalu tidak semanis apa yang mereka tuliskan.

    Jika orang-orang yang sudah berhasil itu dapat di temui dalam seuah komunitas, wah itu akan lebih seru lagi. Kita belajar langsung dari orang yang betul-betul berhasil bukan pada orang yang nota-bene korban juga. Bisa-bisa angka kemiskinan di Indonesia menurun secara drastis karena banyak yang berhasil di bisnis ini.

    Mengenai berdoa yang tidak terkabul dapat kita analogikan seperti ini. Kalau kita seorang anak yang patuh kepada ayah kita, menghentikan larangannya menjalankan apa yang diperintahkannya, serta melakukan apa yang disukai beliau, maka keperluan kita tanpa diminta akan diberi olehnya. Kalau beliau tidak mampu setidaknya dipikirkan untuk memenuhinya dan secepatnya akan dipenuhinya. Artinya ayah kita pasti memikirkan kebutuhan kita, tanpa perlu kita memintanya. Sebaliknya kalau kita termasuk anak yang menyebalkan, sering melanggar aturannya, tidak patuh dan tunduk pada perintahnya, maka
    permintaan kita tidak akan dikabulkannya atau ditunda-tunda sampai ia melihat kita menjadi baik.

    Jadi sebelum kita (berdo’a) meminta kepada Allah koreksi diri kita terlebih dulu apakah kita ini pantas menerima? Kalau belum buatlah diri kita menjadi pantas menerima, jalankanlah perintahNya dan hentikan segala laranganNya mulai detik ini juga. Buatlah Allah tersenyum maka hari-hari kita akan selalu menjadi indah.

    Wassalam Wwb.

  • Alhamdulillah…. Ini yang disebut pencerahan rohani yang sesungguhnya setelah kita mungkin terlalu banyak menikmati keduniaan, kini saatnya kita lebih dan lebih mendekat kepadaNya.

    Sungguh menyentuh dan mengingatkan saya untuk lebih dekat dan taqwa kepadaNya.

    Ini saya sampe terharu sendiri nih ngebacanya. mas…bagus banget…

    kalau begini, mas Arief cocok disebut sebagai Ustad Arief Maulana….he..he..he..
    Gimana mas…?

    Salut..salut..

    Salam Spesial:nyembah:

    1. @Handoko Tantra, belum pantes mas. Masih banyak dan suka bergelimang dosa. Dengan posting seperti ini, otomatis kudu memperbaiki diri. Integritas… perkataan = perbuatan.

      :uhuk:

  • Wew, nice post mas arif. Berkaitan dengan Berkat Tuhan akan tiba pada waktunya, saya ingat.. bahwa Tuhan selalu berpihak pada kita. Ketika Tuhan bilang ‘Ya’, maka Ia telah mengabulkan doa kita. Saat Tuhan bilang ‘Tunggu dulu!’, maka Tuhan hanya menunggu waktu yang tepat untuk mengabulkan doa kita. Sedangkan apabila Tuhan berkata ‘Tidak’, bukan berarti Tuhan tidak sayang dan tidak mengabulkan doa kita, tetapi Dia akan menggantikannya dengan hal yang lebih baik sesuai rencana-Nya.

    Jadi saat kita merasa kok doa kita tidak juga dikabulkan, kita harus selalu yakin dan senantiasa berprasangka baik kepada-Nya. Mungkin Tuhan masih menunggu waktu yang tepat untuk kita, atau akan menggantinya dengan rencana-Nya yang pasti terbaik untuk kita.
    Subhanalloh, Maha Suci Engkau Ya Alloh

    Salam, :nyembah:

    1. @habibie reza, Terima kasih mas Habibie. Nantikan terus posting blog ini.

      Btw saya coba koment di blog Anda kok tidak muncul. Pake moderate system ya?

      1. @arief maulana, Iya mas arief, tapi cuma untuk comment pertama aja. Kalo sudah ada approve comment sebelumnya, ntar langsung muncul.

  • Allah SWT maha tahu tentang semua potensi apa yang ada dalam diri hambanya. Makanya Allah SWT tidak akan memcoba hambanya melebihi batas kemampuannya.
    Jadi mungkin bisa juga disimpulkan, bahwa terkabul atau belum terkabul doa kita, itu juga merupakan cobaan.

    1. @Sumartono, nah ini dia.
      Allah tidak akan mencoba hambanya di luar batas kemampuannya

      Ini yg kadang tidak disadari oleh saudara-saudara kita yg kena cobaan.

      Padahal kalau mau diresapi… ini bisa membuat kita menjadi pribadi yg tangguh. Karena kita tahu, makin berat cobaan kita, makin kuat diri dan kemampuan kita.

      Terima kasih tambahannya mas.

  • Kita hanya berusaha Tuhan yang menentukan…sekecil apapun nikmat yang diberikan Allah kepada hambanya..patut disyukuri….

    salam 1%

  • cara Allah SWT. mengabulkan do’a kita itu bermacam-macam. 1. mungkin dengan memberi apa yang diminta saat itu juga,
    2. menangguhkan pemberian di waktu yang akan datang (melewati proses dulu),
    3. tidak memberikan sama sekali apa yang kita pinta (mungkin karena kita tidak kuat menerima ni’mat itu)
    na.. yang terakhir itulah yang kadang kita tidak menyadarinya. bukankah sesuatu yang baik dan benar bagi kita belum tentu baik dan benar di mata Allah?.

    postingnya dalem banget ust. arief

  • mas arif, bagus banget tuch tulisannya, memang cara Allah SWT mengabulkan keinginan hambanya bermacam-macam, kadangkala kita sebagai hamba tidak pernah bisa memahami yang menjadi rahasia Ilahi, tapi sebagi orang yang beriman yakinlah bahwa Allah swt selalu bersama dengan hambaNya

    1. @Muhammad Rifqi, iya mas. Keluarga saya banyak kejadian2 seperti itu. Kadang2 ngga jelas apa maksudnya, namun setelah lama berjalan barulah kita menyadari, bahwa Allah perlahan tapi pasti sedang menuntun hidup ini ke arah yg lebih baik!

  • Artikelnya sangat luar biasa mas Arief. Dan sangat relevan sekali dalam dunia bisnis.
    Kalau kita sudah melakukan yang terbaik baik Doa dan Usahanya, dan ternyata hasil belum juga terlihat…mungkin adahal lain lain yang kita lupa yg namanya Pembuka Pintu Rejeki , diantaranya : 1) Zakat, Infaq dan Sodaqoh atau berbagi. Orang barat bilang You Give is What You Get. 2) Solat Malam, Sholat Dhuha dan Sholat Subuh. 3) Hubungi Orang Tua segera (terutama Ibu) dikala gaji udah masuhk, atau mendapat keuntungan, 4) Cium tangan/pipi suami/istri Anda sebelum berangkat berbisnis/bekerja.
    (Red : Rejeki bukan hanyaberupa materi lho ya, tapi kesehatan, anak yg cerdas, pasangan yg setia, dll).
    Dan ingat Selalu , Surat Muhammad 31 : Kita akan diuji sampai benar-benar taqwa. Nah klo kita bawa dalam dunia bisnis ujian bisa berupa penolakan, order yg sepi. Dan selama kita Fokus, Konsisten dan Persisten maka Allah pasti mengabulkan / memberikan yang terbaik untuk kita.

    Salam Sukses

    1. @Wiwit Prayitno, Terima kasih mas. Harapan saya mereka yg berputus asa karena belum juga mendaptkan income dari bisnis bisa bersabar…

  • Artikel yang insipiratif…
    Apapun yang telah terjadi kepada kita sekalian itu adalah yang terbaik untuk kita untuk saat ini dan kedepannya, tinggal bagaimana kita meresponnya apakah dengan perasaan dan pikiran positif atau perasaan dan pikiran negatif….Yang pastinya suka ngga suka, mau ngga mau bahwa takdir sudah ditentukan, dan berbahagialah orang yang belajar ikhlas karena mereka yakin bahwa Sang Pencipta takkan pernah merugikannya…Semoga kita termasuk orang-orang yang ikhlas…Amien…

  • ‘asaa an takrohu syaia wahuwa khoirul lakum wa ‘asaa an tuhibbu syaia wahuwa sarrullakum’ : Bisa jadi kalian membenci sesuatu padahal itu kebaikan buat kalian, dan bisa jadi kalian mencintai sesuatu padahan itu keburukan bagi kalian. Dan Allahlah yang tahu (mana yang terbaik buat kalian)dan kalian tidak mengetahuinya. (Al-Baqaroh : 216)

  • Artikel yang sangat menggugah. Saya jadi teringat akan cerita kepompong yang mau bermetamorfosis menjadi kupu-kupu.
    Ada orang yang melihat betapa sulit usaha yang dilakukan kupu-kupu itu untuk keluar dari kepompongnya. Karena kasihan, orang tersebut membantu menyobek kepompong tersebut. Tujuannya sih baik agar kupu-kupu tersebut bisa cepat lepas dari kepompongnya. Namun sayangnya karena prosesnya terlalu mudah, sayap kupu-kupu tersebut gagal berkembang. Kupu-kupu tersebut tidak tahan uji dan mati.
    Ternyata Tuhan memang menciptakan proses sedemikian rupa. Saat kupu-kupu tersebut mau keluar dari kepompong, dia butuh proses yang dapat membuat sayapnya berkembang sempurna sehingga dia dapat terbang. Bantuan manusia menyobek kepompong tersebut membuat proses alamiah tidak berjalan sempurna…
    Demikian pula manusia. Untuk mencapai sukses dibutuhkan proses dan perjuangan…

    1. @Belajar Internet Marketing, bener mbak. Masalah ada untuk membuat kita berkembang dan menjadi pribadi yang tangguh.

  • Artikel yang inspiratif…makasih mas dengan artikel ini mengingatkan diri kita bahwa kita adalah seorang hamba yang tidak bisa menentukan segala sesuatunya walaupun kita telah berusaha sebaik mungkin karena masih ada yang Maha Tahu akan segalanya. Dengan menyadari ini kita akan semakin memperkuat Iman dan keyakinan kita sehingga kita tidak akan cepat putus asa…

    Good artikel…Maju terus Mas..berkat petunjuk Mas beberapa posting sudah saya munculkan di Blog saya walaupun kata mas masih polos….Suatu saat pasti lebih bagus…yes

  • mas hengky neh…

    kalo nulis yang berat2 memang porsinya mas arief hehehe… saya udah tua, jadi lebih suka yang ringan2 aja.. ga perlu mikir..

    tapi saya setuju bahwa LOA adalah sebuah pintu gerbang yang paling hebat menuju kesuksesan

  • Artikel yang menyentuh mas, Allah SWT selalu memberikan yang terbaik bagi umatnya, hanya terkadang manusia tidak menyadari pemberian-Nya.

    Bahkan seringkali kita jumpai orang-orang yang mudah mengeluh saat mendapat cobaan. Tapi lupa bersyukur saat mendapat rezeki.

    Semoga kita semua bukanlah golongan orang-orang seperti itu, amin…

    Salam sukses

  • Benar benar posting yang berguna.. Semoga Mas Arief tidak bosan dan selalu memberikan tips dan motivasi yang berguna demi kemajuan … Salam Sukses Selalu

  • “Apa yang baik menurut pandanganmu belum tentu baik bagimu, dan apa yang buruk dalam pandanganmu bisa jadi hal yang membawa kebaikan padamu.”

    Satu kalimat dari Mario Teguh yang masih terngiang di telinga adalah: “Bangunlah kepantasan! Karena anda hanya menerima apa yang pantas anda dapatkan.” Jadi cukup kita bertanya pada diri sendiri; APA SAYA PANTAS UNTUK .. JIKA SAYA MASIH ..?

  • Allah selalu mendengar do’a umatnya, namun kita harus selalu berusaha dan bekerja dengan sekeras-kerasnya, bukan hanya berdo’a. Allah pasti akan memberikan apa yang kita minta, apabila menurut Allah kita sudah sanggup menerimanya. Kalau kita tidak sanggup menerimanya, malah pemberian Allah bisa membuat kita bukanya bertambah baik tapi yang tidak baik akibatnya. contohnya kita jadi takabur, sombong dan lupa diri.
    Trims mas Arief. Salam sukses.

    1. @Chandra Tri Wardana, mantranya satu mas…

      Tulus memberikan artikel yg bermanfaat untuk orang banyak + menulis dengan hati.

      Tulisan ini lahir dari keprihatinan saya mas, karena banyak yg putus asa dalam menjalankan bisnis.

      Penyebabnya, karena ngga langsung dapet duit. Padahal itu semua adalah proses yang panjang…

  • Yah memang betul sekali, kita harus tetap berjuang dan afirmasi positif terhadap diri kita maupun DIA,

    Sedikit menambahkan
    kata2 yang akan mempermudah proses kita jauh lebih mudah dan kita nikmati

    coba bandingkan
    saya ingin sukses
    dengan
    rasanya pasti enak ya kalau saya sudah sukses

    Rasanya pasti enak ya kalau saya…..

    Rasanya pasti enak kalu saya punya toko online yang bisa menghasilkan $1000/bulannya

    Rasanya pasti enak ya kalau saya bisa jalan2 keliling dunia

    Rasanya pasti enak ya kalau saya bisa mempunyai passive income dengan
    saya ingin mempunyai passive income

    :sip:

    1. @Adi Wardana, ini membuktkan rasanya pasti enak ya kalau saya……

      lebih halus dan lebih bisa diterima perasaan kita dan akan mempermudah affirmasi dan pencapaian apa yang kita inginkan daripada

      saya ingin sukses…
      saya harus sukses…. (bebannya malah lebih berat di perasaan kita)

      thanks rief infonya muantap puoll buku nya:sip:

  • Sepertinya mas Arif ini sudah menjalankan amalan yang ditulis dalam surat al-‘Asr, yaitu tawashoubil-haq dan tawashoubish-shobr. Semoga kita semua dapat barokahnya. Amiin …
    —> Salam kenal Mas Arif.

  • Allah maha adil,maha tahu dan maha segalanya(Allah akan selalu memberikan yang terbaik untuk kita)dan sesuatu akan menjadi indah bila datang tepat pada waktunya….

  • Pingback: Bagaimana Menyikapi Masalah Dalam Hidup Kita | ARIEF MAULANA - The Next Success Leader
  • Nabi Muhammad sebelum hijrah ke Madinah telah beberapa kali hijrah ke tempat, seperti Taif. Tetapi masih saja gagal untuk membebaskan diri dari kesengsaraan hidup akibat penolakan orang kafir atas dakwahnya. Sepuluh tahun kemudian, barulah Nabi mendapatkan kesuksesan atas usaha dakwahnya itu. Pelajaran sangat hebat bagi kita. Nabi saja perlu proses panjang untuk mencapai kesuksesan. Amin.

  • makasih mas arief,memang kalo “masih anak Kecil” belum bisa menerima yang menjadi haknya “orang dewasa”..

  • Allah maha pengasih dan maha penyayang selalu mengabulkan doa-doa kita sebagaimana janjinya dlm Al Quran. Hanya saja krn kita tidak menghayatinya, kita merasa doa kita tidak dikabulkan. Allah megabulkan doa kita menurut cara yang Ia kehendaki. Dan itulah yang terbaik bagi kita, hingga kita mencapai kondisi seperti saat ini. Sudah berapa banyak kesulitan yang sdh kita lalui. Berapa banyak berkah dan rahmat yang sudah kita peroleh dariNya? Semua adalah doa kita yang terkabul.Wass.

  • Saya sangat sepakat, Mas Arief!
    Tuhan memang Mahatahu atas segala sesuatu yang terbaik buat Hamba-Nya. Kapan waktu yang tepat untuk memberkan rahmat untuk Hamba-Nya, Dia paham betul.
    Kita memang tinggal berusaha mewujudkan apa yang kita impikan dengan cara yang terbaik yang kita mampu, berprasangka baik, berdoa, bersabar, dan bertawakal.
    Tuhan Mahakuasa memunculkan keajaiban apa pun bagi hamba-Nya. Sesuatu yang paling tidak mungkin terjadi pun PASTI TERJADI jika Dia menghendakinya. Menghadirkan “kehendak-Nya” itulah yang menjadi tugas kita.

  • Jika sesutu dilakukan atas nama-Nya, mengikuti hukum-Nya, dan menapakki kehendak-Nya, tentulah apa yang kita inginkan dan kita minta dari-Nya akan Dia kabulkan.

  • :hore:
    terima kasih
    menambauh semangat saya
    bahwa kita tidak akan pernah tau apa yang akan terjadi pada hidup kita,,,,,
    tetap semangat dan berusaha untuk melakukan yang terbaik adalah solusi terbaik saat ini

  • Pingback: Buku Rekomendasi , Mimpi Sejuta Dola | Instore Excellence
  • :hiks:, alhamdulillah , keren sekali , di tunggu artikel2 motifasi2 kayak gini lagi ya :) , terima kasih , sesuatu sekali :)

  • mas arif kalau gak keberatan saya tanya selama ini saya melakukan solat malam hampir dapat dikatakan tidak pernah putus selamah 7than banyak sekali petunjuk dari alloh dan saya menggerti arti dari petunjuk dan issaro yg alloh berikan pada saya , solat sunah yg saya lakukan adalah 1 solat malam lihsukrulliwuduh 2solat tobat3solat istikoro 4solat hajat 5solat tahajud dan itu saya lakukan secaera rutin tiap malam dan banyak petunjuk dari mulai awal sampai sekarang, kemana saya harus curhat ……. makasi mas arif

  • subhanallah sekali mas arif
    jujur ya mas saya saat sedang merasa yang nama putus asa, ga percaya diri, malu, minder, gugup, stress , down banget pokoknya tapi setelah saya baca semua dari awal sampe akhir topik yang ini disitu saya mulai berfikir agaia mana caranya saya harus bangkit lagi dan harus yakin optimis pecaya

    mas arif terima kasih ya ats pencerahannya untuk artikel yang satu ini mulai saat ini saya harus berubah untuk mengubah segalanya :)

  • subhanallah sekali mas arif
    jujur ya mas saya saat ini sedang merasa yang nama putus asa, ga percaya diri, malu, minder, gugup, stress , down banget pokoknya tapi setelah saya baca semua dari awal sampe akhir topik yang ini disitu saya mulai berfikir agaia mana caranya saya harus bangkit lagi dan harus yakin optimis pecaya

    mas arif terima kasih ya ats pencerahannya untuk artikel yang satu ini mulai saat ini saya harus berubah untuk mengubah segalanya :)

  • Bagus sih, tapi kenapa semua orang yang dimasalahkan dan dimaksimalkan dicapai selalu UANG, Rasulullah tidak mencari harta untuk hidup aman… Rasulullah menikmati kemiskinan, buktinya ketika sakit sebelum wafat masih terikat betu di perut rasulullah, pasti klo manusia lain akan menganggap aneh “apa apaan.. mendzolimi diri, bukan ajaran islam” tetapi rasulullah melakukannya, artinya rasulullah menikmati kesulitan tsb, krn jauh lebih sulit bersyukur dalam keaadan tersulit, bersyukur dalam keadaan kaya jauh lebih mudah, maka dari itulah ada doa rasulullah meminta miskin, yang sepertinya sekelas ustadz besar pun tak akan mau meniru rasulullah berdoa demikian, maukah anda ?

    1. @Julianto, saya berpikirnya sederhana. Pertama, bedakan dulu hidup sederhana karena memang ketidakmampuan secara ekonomi dengan hidup sederhana karena memang memilih gaya hidup seperti itu (sudah kaya). Kedua, tidak ada salahnya menjadi kaya. Para sahabat Nabi pun banyak yang kaya namun tetap dalam kesederhanaan. Justru dengan menjadi kaya, kita bisa berbuat lebih banyak lagi. Tapi kalau Anda memilih untuk hidup miskin, saya pun tidak melarang. :D

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge
Please leave these two fields as-is:

Protected by Invisible Defender. Showed 403 to 470,551 bad guys.