Oleh : Bang Dje

Valentino Rossi
Casey Stoner melesat sendirian di depan. Di belakangnya Valentino Rossi, Dani Pedrosa dan Nicky Hayden saling berebut posisi. Sementara Andrea Davizioso tak lelah mencari peluang. Tiba-tiba Stoner tergelincir dan tidak dapat meneruskan lomba. Pedrosa mengalami masalah mesin dan posisinya melorot tanpa daya. Jadilah Rossi melenggang tanpa lawan hingga menyentuh garis finish.
Itulah secuil cerita dari seri pembuka moto GP 2010. Saat lampu-lampu Sirkuit Losail, Qatar, menjadi saksi akan keberuntungan yang sedang berpihak kepada Rossi. Masalahnya adalah keberuntungan itu begitu sering berpihak kepadanya. Bahkan mungkin terlalu sering sehingga membuat Max Biaggi patah arang dan memilih hengkang ke SBK.
-
Read more »
Tags: Andrea Davizioso, Aprilia, Blogosphere, Casey Stoner, Dani Pedrosa, Darren Rowse, Honda, Max Biaggi, Michael Doohan, moto GP 2010, Nicky Hayden, Qatar, Rossifumi, Sirkuit Losail, Valentinik, Valentino Rossi, Yamaha, Yaro Starak
Pelajaran Hidup | Bang Dje |
April 22, 2010 10:20 am |
Comments (82)
Oleh : Bang Dje
Pada Mei 2000 saya merantau ke Jakarta. Semula saya tinggal di Condet. Hanya enam bulan di sana saya pindah ke Tanah Abang. Di sinilah saya mengenal seorang bakul mie ayam. Sebut saja namanya Arief.
Arief lulusan Madrasah Tsanawiyah di Kebumen, Jawa Tengah. Dia sudah menikah tetapi belum memiliki anak. Di Jakarta dia mengajar mengaji kepada anak-anak kecil di musholla dekat rumah. Kebetulan rumah kontrakan kami persis berhadap-hadapan.
Awalnya adalah Satu
Arief mencari nafkah dengan berjualan mie ayam. Dia memiliki satu gerobag. Pagi hari sebelum adzan shubuh berkumandang dia telah mengayuh sepedanya ke pasar untuk berbelanja berbagai kebutuhan. Saat bertemu di masjid untuk shalat shubuh biasanya dia telah selesai berbelanja. Setelah itu kerja keras dimulai.
Mengolah ayam, membuat kuah, membagi mie, menyiapkan kompor dan menata semuanya di gerobag. Tidak ketinggalan berbagai peralatan seperti mangkok, sumpit (ini temennya mie), sendok garpu, beberapa buah gelas dan beberapa botol air putih untuk pelanggan yang minta minum (gratis). Ada pula yang tidak boleh tertinggal yaitu kecap, saus, sambal dan acar. Sekitar jam delapan biasanya semua telah siap. Sesekali saya memesan untuk sarapan (ssst… tentu saja saya selalu dapat porsi lebih banyak).
Read more »