Oleh : Arief Maulana

Hidup Sehat

“Pilih mana, sehat atau kaya?” Pertanyaan ini mengiang kembali di pikiran saya sejak beberapa hari yang lalu. Pertanyaan yang sering saya tanyakan kepada para prospek ketika presentasi baik itu one on one ataupun home meeting disaat masih aktif menjalankan bisnis MLM. Kebetulan saat itu produk utama yang saya pasarkan adalah makanan kesehatan alias suplemen.

Percaya atau tidak, sering kali kita mengganggap bahwa aset yang sebenarnya adalah harta atau kekayaan. Yakin dengan hal tersebut? Kalau harta menumpuk tapi Andanya sakit-sakitan, apa masih bisa dinikmati? Banyak loh kasus orang-orang yang bergelimang harta, tapi tidak pernah bisa menikmati semuanya itu.

Tubuh sakit-sakitan. Pantangan makanan bermacam-macam yang otomatis mengurangi variasi makanan sehari-hari. Makan itu dan itu lagi. Tidak bisa menikmati indahnya dunia, jalan-jalan dsb. Hartanya cuma untuk membiayai semua pengobatan yang serba mahal. Kalau bisa sehat dan kaya sekaligus kan lebih baik.

Lha kok tiba-tiba membicarakan kesehatan? Karena kesehatan adalah salah satu faktor yang mempengaruhi produktifitas Anda. Kalau Anda tidak sehat, kinerja juga menurun kan. Itu kenapa saya berpikir bahwa menjaga kesehatan juga bagian dari upaya memanage diri. Ketika sehat kita bisa melakukan apapun dengan optimal. Beribadah pun jauh lebih enak kalau sehat daripada sakit.

Sayangnya orang kalau lagi tidak sakit, lupa sama nikmatnya sehat. Lupa dijaga. Giliran sakit, baru deh ngeluh sana sini. Baru sadar kalau hidup sehat itu jauh lebih nikmat. Tapi siklus berulang. Giliran sudah sehat eh lupa kembali untuk menjaga kesehatan.

Olahraga

Hampir semua orang sudah tahu bahwa berolahraga itu baik untuk menjaga kesehatan. Sayang tidak semua orang suka berolahraga, termasuk saya. Alasannya pun macam-macam. Mulai tidak ada waktu sampai rasa malas yang kian mengendap dari hari ke hari. Komitmen yang putus untuk sekedar merutinkan diri berolahraga, meskipun kelasnya olahraga ringan.

jogging untuk kesehatan
jogging

Bagi yang selalu pakai alasan tidak punya waktu, cobalah untuk bangun lebih pagi. Disana Anda akan mendapatkan tambahan waktu ekstra untuk berolahraga. Tidak perlu muluk-muluk. Cukup joging pagi atau kalau merasa berat jalan pagi saja. Rute pun pilih yang dekat-dekat saja. Misalnya keliling kompleks perumahan. Saya sendiri sudah beberapa hari ini berusaha mendisiplinkan diri untuk berolahraga di pagi hari, setelah shalat subuh. Memang sih tidak bisa langsung menguruskan badan dan menurunkan berat badan. Tapi paling tidak alhamdulillah ketika bekerja di kantor badan terasa lebih segar. :p

Makanan Sehat

Suka makanan cepat saji alias fast food / junk food, gorengan berkolesterol tinggi, ? Sebaiknya dikurangi. Masih banyak makanan yang jauh lebih sehat dan rasanya pun tak kalah lezatnya. Misalnya nasi pecel. Ini salah satu favorit saya. Termasuk juga tahu tempe yang katanya bisa membantu mencegah datangnya penyakit kanker. Intinya jaga pola makan lah. Kalau bisa seimbang dan banyak sayur-sayurannya.

Saya pernah baca di sebuah buku (judulnya lupa). Di buku itu dijelaskan bahwa sebenarnya struktur rahang dan gigi manusia umumnya didesain untuk makanan yang bersifat sayur-sayuran ketimbang daging-dagingan. Kalaupun makan daging-dagingan, lebih sehat makan ikan. Lihat saja para vegetarian, kayanya malah lebih sehat daripada kita yang doyan makan daging.

health food
makanan sehat

Menambahkan suplemen kesehatan yang alami dalam keseharian kita pun ada baiknya juga. Apapun itu merknya, asal Anda yakini bagus dan ada kelebihan rezeki silahkan dicoba. Saya pribadi lebih memilih saripati Habbatussauda (jintan hitam), disamping madu untuk tambahannya dan terapi bekam yang rencananya mau saya rutinkan. Soalnya 3 hal ini salah satu yang direkomendasikan di Thibbun Nabawi (pengobatan ala Rasulullah SAW).

Selain itu, pastikan makanan Anda benar-benar sehat dan bergizi. Makanan sehat akan memenuhi nutrisi yang dibutuhkan tubuh kita. Memperkuat daya tahan tubuh dan menjaga stamina untuk beraktivitas dengan maksimal.

Istirahat Yang Cukup

Ini juga penting nih. Seringkali dengan dalih menyelesaikan pekerjaan kita memilih untuk mengorbankan waktu istirahat. Memaksa tubuh untuk bekerja keras terus menerus. Padahal tubuh kita punya keterbatasan dan juga punya hak untuk mendapatkan istirahat yang layak. Pun memaksa tubuh untuk bekerja di luar batasan akan membuat hasil pekerjaan kita tidak maksimal juga. Coba kalau tiba-tiba kondisi Anda drop, berapa banyak pekerjaan yang akan terbengkalai.

Istirahat Cukup
istirahat cukup

Saya jadi ingat zaman kuliah dulu. Saat harus pulang pergi Surabaya-Sidoarjo setiap hari untuk kuliah karena tidak ngekost. Tugas menumpuk. Apakah pulang langsung dikerjakan? Tentu tidak. Alih-alih memaksakan diri, saya lebih baik tidur dulu istirahat. Besoknya bangun lebih pagi untuk mengerjakan apa yang harus dikerjakan, entah tugas atau apalah. Begitu juga dengan adik-adik saya yang juga PP Surabaya-Sidoarjo saat kuliah.

Kesemuanya ini akan berpulang pada gaya hidup. Jaga gaya hidup Anda agar tetap sehat semaksimal mungkin, meskipun nampaknya kondisi saat ini susah untuk melakukan semua itu. Paling tidak kita sudah berusaha. Ingatlah! Agar bisa terus produktif dan bergerak memperjuangkan yang impian besar, Anda harus tetap sehat. Karena kesehatan adalah aset utama Anda, tidak hanya untuk urusan dunia melainkan juga sebagai bekal ibadah kepada Tuhan. Sukses dunia akhirat, tentu lebih menyenangkan.

Apa Aset Terpenting Anda?
Share On Facebook
Share On Twitter
Share On Google Plus
Share On Linkedin
Share On Pinterest
Share On Youtube
Contact us

65 thoughts on “Apa Aset Terpenting Anda?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge
Please leave these two fields as-is:

Protected by Invisible Defender. Showed 403 to 470,431 bad guys.