5 Penghambat Aliran Rezeki
Oleh : Arief Maulana
Tidak sia-sia rasanya saya mbelani berkantuk-kantuk ria disertai sergapan dinginnya udara malam di Pacet. Apalagi saya lupa membawa jaket atau semi jas untuk sekedar menghangatkan diri. Yah, tuntan hidup sebagai pengganti ayah, kudu siap kapanpun diminta untuk menyetir mobil kemanapun ortu pergi.
Kepergian saya ke Pacet kali ini bukan untuk rekreasi, melainkan ke Pondok Pesantren tempat Wulan, adik saya, di godok dan dicetak menjadi pribadi unggul yang berprestasi. Kebetulan seluruh wali murid murid santri diundang untuk wisudaan + pengambilan raport. Bukan Wulan saya yang diwisuda melainkan anak-anak MTs-nya. Jadi kedatangan kami cuma untuk ambil raport saja.
Tadinya saya pikir bisa ambil raport terus ijin pulang duluan. Ternyata tidak. Pembagian raport ditaruh di akhir acara (sekitar jam 11.30 malam). Wah, repot ini pikir saya. Jatah tidur tadi siang rasanya hanya cukup untuk mengcover rasa kantuk sampai jam 10 saja. Akhirnya demi ibu (ayah ngga ikut), saya cari warung di sekitar sana dan memaksakan diri ngopi 2 gelas (addict, hehehe…). Setelah ngopi 2 gelas + nge-mie 2 porsi (kejangkit laper gara-gara udara dingin), ngga terasa udah jam sepuluh. Saya balik ke tempat acara. Ternyata acaranya bertepatan dengan waktunya ceramah agama.
Tidak seperti ceramah agama yang biasa dibawakan dengan membosankan, Al Ustadz Syekh Ali benar-benar luar biasa dalam membawakan tausiah malam ini. Ilmu komunikasi yang dimiliki benar-benar keren disamping memang pembawaannya yang humoris. Namun demikian hal tersebut tidak mengurangi kewibawaan beliau sebagai seorang Kiai yang cukup disegani. Materi tausiahnya cukup bagus, yaitu 5 Penghambat Aliran Rezeki. Dan karena bermanfaat saya sharingkan resumenya untuk Anda semua.
space
5 Penghambat Aliran Rezeki
Sesungguhnya pada diri setiap manusia, telah ditetapkan bagi mereka rezekinya sejak roh ditiupkan pertama kali ke dalam kandungan ibu. Bermacam-macam tingkatan rezeki setiap manusia. Namun demikian, bukan berarti tidak bisa berubah karena walau bagaimanapun itu adalah hak prerogatif Allah SWT.
Rezeki yang dituliskan tersebut bisa diibaratkan 1 botol aqua yang penuh berisi air. Ketika itu habis maka habislah usia manusia hidup di dunia ini. Sebagaimana telah disebutkan sebelumnya bahwa rezeki telah ditetapkan, hanya tinggal bagaimana cara kita meraihnya. Anda mau meraihnya dengan jalan halal penuh berkah, ataupun dengan jalan haram yang pasti sudah ada jaminan rezeki untuk kita semua. Maka tidak salah jika AA Gym, Ust. Mansur, dll, lebih suka mengatakan menjemput rezeki daripada mencari rezeki.
Beberapa dari kita mungkin meras, kok ya rezeki saya rasanya seret banget. Usaha ini itu, tidak juga membuahkan hasil Pokoknya serba sulit deh. Jika itu terjadi, maka kita perlu introspeksi diri. Jangan-jangan ada hal-hal yang membuat rezeki kita ditahan oleh Allah hingga sampai akhir hayat pun kita hidup berkesusahan. Nah, ada 5 hal yang menjadi penghambat rezeki kita yaitu ….
1. Hilangnya Rasa Tawakkal Kepada Allah
Kadangkala ketika rezeki kita mulai mengalir, ada rasa bangga dalam diri. Seolah-olah kita merasa bahwa ini semua adalah hasil dari kerja keras dan semangat pantang menyerah yang ada dalam diri kita. Kita merasa super hebat dan luar biasa. Kita lupa bahwa kesemuanya itu tidak terlepas dari faktor “x” yaitu Maha Pemurah dan Pengasihnya Allah.
Ketika itu terjadi, maka bersiaplah karena itu adalah titik balik dari tanjakan kesuksesan kita. Dan itulah titik balik dimana kita bukannya naik malah terus meluncur ke bawah. Bukankah Allah sudah berfirman “… Aku adalah seperti prasangka hambaku…”. Maka, pada saat kita berpongah-pongah ria dan lupa kepadaNya, maka Dia akan menganggap kita tidak membutuhkannya lagi. Disaat itulah Allah berpaling dari kita dan mencabut faktor “x” yang sebetulnya banyak mendominasi keberhasilan usaha kita.
2. Terlalu Banyak Dosa
Terlalu banyak dosa akan membuat hati kita tertutup debu. Memupuskan setiap doa yang dipanjatkan ke langit. Bahkan ada seorang Syekh terkenal yang mengatakan bahwa penutup dari pintu rezeki adalah dosa yang terlampau banyak. Sedangkan pembukanya adalah taubat. Jadi kalau Anda merasa rezeki seret, cobalah bercermin dosa apa saja yang sudah Anda perbuat selama ini.
Allah itu adil. Siapa yang berusaha maka pasti akan diberikan hasil. Ada hukum tanam benih tuai hasil. Selama kita usaha, ada hasil dibalik semua itu. Kalau kita tekun pasti berhasil. Tapi kalau tidak berhasil, dosa apa coba yang ada dalam diri kita. Jadi segeralah bertaubat. Saya pikir itu wajar dan bisa dianalogikan dengan mudah. Bayangkan saja Anda adalah karyawan di sebuah perusahaan. Kira-kira kalau perilaku Anda tidak baik, kerjaan ngga pernah beres, mudah dapet promosi kenaikan jabatan ngga? Kira-kira atasan melirik Anda ngga ntuk dinaikkan jabatannya? Apalagi Allah yang punya kuasa menaik turunkan rezeki dan kedudukan kita.
3. Berbuat Maksiat dalam Mencari Nafkah
Jaman sekarang jujur itu susah, orang yang ngga jujur aja kadang masih susah dapet duit. Akhirnya mark up sana mark up sini. Demi mencari uang melimpah. Sikut sana sikut sini, kalau perlu pakai dukun atau sewa orang untuk melakukan hal yang tidak-tidak. Ini terang-terangan membuat rezeki kita ditahan oleh Allah. Andaikata kita merasa dapat banyak duit itu semua tidak berkah. Dan ciri-ciri harta yang tidak berkah diantaranya :
- Sering dibelanjakan untuk hal yang sifatnya sia-sia belaka. Tidak banyak mendatangkan manfaat, baik dirinya maupun orang lain dan lingkungan sekitarnya.
- Sering dilanda penyakit, baik itu penyakit lahir maupun penyakit batin (iri, dengki, dll)
- Sulit sekali hatinya tergerak untuk membelanjakan harta berlebih tersebut di jalan Allah. Padahal di setiap harta kita, ada hak orang lain yang mesti diberikan.
4. Dalam Bekerja Sering Melupakan Allah
Ciri-ciri paling mudah ditemui adalah meremehkan Shalat. Ketika kita benar-benar sibuk dan tiba waktunya shalat, kita cenderung menunda-nunda. Lebih penting kerjaan daripada shalat. Bahkan yang kebangetan, sampai ngga shalat gara-gara kerjaan. Atau bisa juga berupa ketidakjujuran dalam berbisnis. Kita menganggap tidak ada yang tahu kebohongan kita. Itu artinya, kita sudah melupakan Allah yang selalu mengamati dan mengetahui setiap tindakan kita. Kalau Anda luoa padanya, Dia pun dengan mudah melupakan Anda.
5. Enggan Bershodaqoh
Shodaqoh itu memiliki beberapa kelebihan jika dilakukan dengan ikhlas.
- Menolak “bala” yang datang kepada kita, entah itu berupa penyakit, musibah, ataupun hal-hal buruk yang mungkin terjadi. Kalaupun terpaksa terjadi (karena kehendak Allah), maka skalanya akan menjadi lebih kecil untuk kita.
- Pupuk Kebaikan. Maksudnya dengan kita rajin bershodaqoh, sama artinya kita menebar pupuk-pupuk kebaikan. Ini nantinya akan menyuburkan pohon kebaikan dan berujung pada hak kita untuk memetik buah kebaikan itu sendiri. Bukankah sudah janji Allah bahwa setiap kita bershodaqoh dengan ikhlas, Alah akan melipatgandakan gantinya untuk kita. Cobalah dan buktikan sendiri.
- Menjadi pelicin turunnya rezeki. Sudah banyak orang sukses yang merumuskan teori “Makin banyak memberi, makin banyak menerima”. Keluarkan sebagian harta Anda untuk shodaqoh dan tunggulah, sesungguhnya akan datang lebih banyak ganti yang dibarikan oleh Allah. Itulah mengapa orang-orang sukses kelas dunia (Donald Trump, Warren Buffet, Bill Gates, dll) berlomba-lomba menyumbangkan sebagian harta ataupun penghasilan dari bisnisnya untuk kegiatan sosial. Dan Anda lihat, bukannya bangkrut, malah bisnis mereka semakin besar.
Saya kira ini dulu sharingnya. Semua materi di atas saya resume dari tausiah Al Ustadz Syekh Ali dengan penafsiran ala Arief Maulana. Jika ada yang salah, mohon dimaafkan dan dibetulkan karena tidak ada manusia yang sempurna.



Pertamax
arief maulana Reply:
June 26th, 2009 at 2:55 pm
@bunda,
argh… GAGAL PERTAMAX 
bunda Reply:
June 27th, 2009 at 4:54 am
@arief maulana,
loh masa yg punya mw jd pertamax…yang nyambut saya siapa donk…..hehehe akhrnya tergoda juga u komen..
wiwinds Reply:
June 26th, 2009 at 8:00 am
@bunda, betul bunda..tapi tetap usaha kan bunda?
slm kenal bwt bunda.
arief maulana Reply:
June 26th, 2009 at 2:57 pm
@wiwinds, yuk… betul mbak… kamsud bunda menjemput ya dengan usaha hehehe
bunda Reply:
June 27th, 2009 at 4:49 am
@wiwinds,
ya mbak…namanya menjemput ya pake usaha…kalo ga njemput namanya nunggu…diam no action cuma bisa resah….Salam kenal juga..penikmat blog motivasi MA
sodaqoh, ngasih duit malah dapet duit gitu istilahnya ya
arief maulana Reply:
June 26th, 2009 at 4:55 am
bukan mas… ngasih duit dapetnya duit berlimpah-limpah… hanya jika Anda ikhlas…
wiwinds Reply:
June 26th, 2009 at 8:01 am
@Reza Fauzi, betul kata mas arif…shodaqoh bisa dapetin hasil yng melimpah..dan arahnya nggak pernah disangka2……
sudah shodaqoh belum mas?
arief maulana Reply:
June 26th, 2009 at 2:58 pm
@wiwinds, sudah dwong…
tiap ada yg masuk rekening… langsung keluar 10%.
Lha itu lho yg buat bisanis lancar terus2an ada aja yg masuk ke rekening…
And doa orang yg kebagian jatah itu kan tapa hijab… langsung naik ke langit!
5 Penghambat rizky yang bagus Mas, perlu diterapkan. Good info…makasih Mas
arief maulana Reply:
June 26th, 2009 at 3:13 pm
@Winarno, eh bukan diterapin lho mas… tapi dihindari heheheh …
ksuskesan psti gak trlpas dri faltor ‘x’, yaitu cmpur tngan Allah dlam stiap usaha dan perkejaan kita….
Bnar apa yg dktakan mas arief diatas, benar… saya setuju. Trkadng merasa bangga dngn apa yg ddpat smpai lupa brsyukur… :)
ola mas, ni ratna..
arief maulana Reply:
June 26th, 2009 at 3:16 pm
@Ardy Pratama, ssst…
jangan diungkit-ungkit dwong…
. Ntar bisa jatuh neeh reputasi…

Ardy Pratama Reply:
June 27th, 2009 at 3:58 am
@arief maulana,



kadang kesombongan manusia yang bisa menghambat rezeki…hukum alam menanam akan tuai akan lebih dahsyat lagi di iringi rasa ikhlas…moga bisa menerapkan 5 yang di atas
arief maulana Reply:
June 26th, 2009 at 3:22 pm
@petanionline, wadew… kalo diterapin bisa seret rezeki mas…
itu untuk dihindari…
petanionline Reply:
June 26th, 2009 at 3:50 pm
@arief maulana, maksudnya di terapkan untuk di hindari….
arief maulana Reply:
June 26th, 2009 at 7:03 pm
@petanionline, hihihi… jangan2 fast reading neeh!
petanionline Reply:
June 26th, 2009 at 7:16 pm
@arief maulana, maybe pas baca lupa minum kopi
rudy azhar Reply:
June 26th, 2009 at 7:22 pm
@petanionline, sebaiknya jangan minum kopi Mas, jadi tambah puyeng…
arief maulana Reply:
June 26th, 2009 at 7:27 pm
@rudy azhar, Capucino aje… enakan!
petanionline Reply:
June 26th, 2009 at 7:47 pm
@arief maulana, senegx minum moca
Ardy Pratama Reply:
June 27th, 2009 at 3:58 am
@arief maulana, wakaakakaka… kykx mas
Pin 1, 4 & 5 nih masih sering menimpa diriku. Masih dalam proses pencarian “default” diri yang pas…, semoga bisa menjaga kelima poin diatas.
Thx Mas…
arief maulana Reply:
June 26th, 2009 at 4:14 pm
@hade, lebih pas kayanya smoga bisa menghindari 5 hal di atas
Ass mas Arief, sungguh sarapan rohani dipagi ini yang bagus dan memberi kesejukan bathin dan jiwa, artinya rumus dari A+B+C+D harus diterapkan untuk sukses Alat+Usaha+Cita-cita+Do’a dan pagi ini kita harus terus memohon pada yang maha kuasa untuk menjemput rezeki.
arief maulana Reply:
June 26th, 2009 at 3:53 pm
@Susilo, yup… diawali dengan basmalah dan diakhiri dengan alhamdulillah…
Sebab musabab rejeki tersumbat telah diuraikan dengan baik oleh Mas Arief.
Instropeksi diri untuk menemukan akar masalah adalah baik.
Jangan sampai instropeksi justru dilarikan ke dukun, dengan maksud untuk diruwat, hehehe…
arief maulana Reply:
June 26th, 2009 at 3:53 pm
@Umar Puja Kesuma, kalo ke dukun blogger (MH) gpp mas… biar blognya rame
Tapi Allah SWT itu maha welas asih kok. Walaupun dosa bertumpuk dan maksiat menggunung bahkan kafir sekalipun, DIA tetap memberi makan makhluk ciptaannya.
Wallahu’alam…
Ada rahasia di balik itu yang hanya Ia ketahui.
arief maulana Reply:
June 26th, 2009 at 3:55 pm
@Umar Puja Kesuma, emang Maha Pemurah and Pemaaf Allah…
kita nya aja yg suka kebangetan…

Does Ichtiah CP Reply:
June 26th, 2009 at 6:48 pm
@Umar Puja Kesuma, kalau gak salah, rahasianya adalah (yg pernah kudapatkan ilmunya) nikmat di dunia hanya 1% untuk semua makhluk di dunia, sedang di akherat adalah 99% hanya untuk yang beriman pada Allah SWT…betul gak Mas??LamKenal
:nyembah
sari Reply:
June 27th, 2009 at 4:44 am
@Does Ichtiah CP,
hemmm..beda ya mba dg yang saya dengar.katanya di mulai dari subuh diseluruh dunia itu hanya mendapatkan jatah 1% nikmat yang diberiakan Allah.dan 99%nikmat itu adanya di madinah 24 jam.madinah adalah kota yang penuh barokah,disana tidak ada yang namanya maksiat,pada batasan yang terdapat di kota madinah, jika kita melakukan kejahatan atau mengatakan sesuatu yang buruk maka Allah tidak akan mengampuninya.Allahu’alam.disana anda tidak pernah merasakan khawatir diculik atau dilecehkan,karena hal tsb tak ada yang melakukannya(itu pengalam saya)salam kenal mba…
arief maulana Reply:
June 30th, 2009 at 8:37 am
@sari, weis…. sarat ilmu semua neeh disini. Dahsyat!
..DUH ..JADI BAHAN INTROSPEKSI ..NIH…,,
INi BENER BENER HRUS DIRENUNGKAN OLEH SETIAP MANUSIA TERUTAMA MUSLIM N MUKMIM
TUGAS KITA MENJEMPUT REZEKI…KALW KATA Aa Gym
“Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap bulir tumbuh seratus biji. Allah melipat gandakan ganjaran bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Mahaluas karunia-Nya lagi Maha Mengetahui ” (QS. 2:261)
arief maulana Reply:
June 26th, 2009 at 3:47 pm
@Tri Agung Y, terima kasih tambahannya mas…

5 point yang dibabarkan Mas Arief diatas emang benar, tapi rahasia Allah tetap menjadi rahasia, kenapa saya katakan begitu? karena saya pernah mengalaminya sendiri dan saya sudah berusaha untuk merubahnya mulai dari point 1 sampai 5. Wejangan dari Ustad Yusuf Mansyur dalam hal bersedekahpun udah saya terapkan tapi waktu udah berjalan 2 tahun rezeki saya sampai sekarang masih juga terhambat
Memang dikatakan kita harus bersabar dan sabar itu tidak ada batasannya, sementara kebutuhan hidup terus berjalan, gimana kita harus mengatasinya ya? Bisa tolong kasih jalan keluarnya Mas?
fajar Reply:
June 26th, 2009 at 10:12 am
@rudy azhar, menurutku sih ga cukup cuma sabar, tapi iktiarnya harus maksimal, kl dah berdoa, ikhtiar maksimal kan tinggal tunggu janji nya Allah.
rudy azhar Reply:
June 26th, 2009 at 6:33 pm
@fajar, Yang kasih komentar kok nggak ngasih link sih, jadi nggak tau nich yang ngasih komentar…
arief maulana Reply:
June 26th, 2009 at 7:07 pm
@rudy azhar, kayanya ngga punya blog mas.. cuma pengunjung setia blog AM.com
arief maulana Reply:
June 26th, 2009 at 3:46 pm
@rudy azhar, coba baca ini mas http://ariefmaulana.com/2009/04/berkat-tuhan-datang-tepat-pada-waktunya/
Kadang2 ada lho mas… dosa2 tersembunyi yg kita g tahu. Kita sih ngerasanya fine2 and lurus ae… tapi dimata Allah atau manusia yg lain itu udah ngga pas…
rudy azhar Reply:
June 26th, 2009 at 5:59 pm
@arief maulana, Hati-hati Mas, Tulisannya Allahnya kok huruf kecil? ntar kuawat lo…
arief maulana Reply:
June 26th, 2009 at 7:09 pm
@rudy azhar, udah digedein mas…
wah pagi2 baca artikel ini bikin semangat aja kerja
arief maulana Reply:
June 26th, 2009 at 7:10 pm
@fajar, sip… full of spirits is the key of success
Posting yang fresh mas…thanks buat waktunya ya mo posting ini sepulang dari pacet..he..he..
Btw, lain kali diposting masalah pelicin rejekinya ya…


arief maulana Reply:
June 26th, 2009 at 3:24 pm
@Stop Dreaming Start Action, pake sabun colek katanya bisa licin mas…
Kan udah ada tuh… saya bahas di atas… banyakin aja shodaqohnya
saya pikir semua point di atas sifatnya universal, setiap orang yang berbuat baik dan bisa menahan nafsu, pasti akan selamat sampai tujuan akhir..
arief maulana Reply:
June 26th, 2009 at 3:33 pm
@mashengky.com, yup… btw kok masih banyak ya yg bilang… akan saya lakukan atau diterapin. PAdahal 5 hal diatas kan untuk dihindari, hahaha…
Prosesor Pentiumnya mulai keliatan neeh…
mashengky.com Reply:
June 26th, 2009 at 4:14 pm
@arief maulana, belum core 2 duo mas.. masih AMD (abri masuk desa)
Ahmad N Reply:
June 26th, 2009 at 6:44 pm
@mashengky.com, ya mungkin, bacanya cepett2an jd ada 1-2 kata yang ga kebaca, jd salah deh kayak saya
, komenya kurang aja hurufnya…
arief maulana Reply:
June 26th, 2009 at 7:11 pm
@Ahmad N, wkwkwk… jebakan fast reading mas…
candradot.com Reply:
June 26th, 2009 at 6:41 pm
@arief maulana, bacanya penuh nafsu mas, jadi nggak dibaca pelan2. alias buru2 pengen komen.
plis deh ah…
arief maulana Reply:
June 26th, 2009 at 7:12 pm
@candradot.com, nepsong soale pengen pertamax…
rudy azhar Reply:
June 26th, 2009 at 6:01 pm
@mashengky.com, Saya udah banyak berbuat baik Mas, tapi nafsu ini yang susah dikendalikan…
Does Ichtiah CP Reply:
June 26th, 2009 at 6:36 pm
@rudy azhar, wedew…bahaya Mas…:-)lamkenal
rudy azhar Reply:
June 26th, 2009 at 7:05 pm
@Does Ichtiah CP, bahaya emang sih, makanya saya minta wejangan nih (jangan diartikan jorok ya…)
Does Ichtiah CP Reply:
June 26th, 2009 at 7:44 pm
@rudy azhar, nggak jorok lho…banyak macam…nafsu makan, nafsu tidur, nafsu kerja, nafsu marah…dll …ya kan??
mashengky.com Reply:
June 30th, 2009 at 2:27 am
@Does Ichtiah CP, aduh maap kalo sm ibu2 harus sopan gitu ganti..
arief maulana Reply:
June 30th, 2009 at 8:38 am
@mashengky.com,
betul mas! Kalo ngga sopan ntar kualat
mudah-mudahan saya tidak termasuk ke dalam kategori di atas
artikelnya bagus mas..inspiratif dan mengingatkan lagi bagi yg lupa.
salam kenal ya..:shakehand:
arief maulana Reply:
June 26th, 2009 at 7:13 pm
@Mike, salam kenal juga mas… ntar aku tak mampir kesana…
Mau nambahin lagi. Salah satu penghambat rezeki yaitu suka berbuat sesuatu secara tidak ikhlas atau tidak tulus. Sebab salah satu kunci rezeki terbesar adalah ketulusan hati. Termasuk kemurahan hati. Lainnya udah masuk dalam 5 poin di atas.
arief maulana Reply:
June 26th, 2009 at 3:39 pm
@iskandaria,
muna minta ijin pake buat materi konten blog ya mas.. ga copas kok, nulis lagi dari sudut pandang muna.. teteub, ntar muna taro link mas arief.. mohon kritiknya ya mas kalo udah jadi.. materi nya telak soalnya.. makasih udah diingetin lagi lagi dan lagi..
rudy azhar Reply:
June 26th, 2009 at 7:07 pm
@muna, silahkan aja muna, selama postingan ini dirasa bermanfaat untuk di copas mentah-mentah juga boleh (lho kok saya pula yang ngasih izin???)
arief maulana Reply:
June 26th, 2009 at 7:26 pm
@rudy azhar, hahaha… gpp mas… santai aja…
Someday i believe your blog will be full of traffic
arief maulana Reply:
June 26th, 2009 at 7:15 pm
@muna, oh silahkan mbak… mo copy banner saya disamping dan dipasang juga boleh… udah tak sediain tuh codenya… hehehe…
Link asli kesini tolong dicantumin yah!
Betul banget Mas, kalau kita sudah mendalami,memahami dan menghayati arti datangnya rejeki, pada waktu rejeki kita seret, tetap harus bersyukur dengan nikmat-nikmat yang sudah kita dapat diantaranya berupa kesehatan dan kesempatan hidup…sehingga menjadikan kita tidak merasa seret…Karena yang namanya rezeki tidak hanya dalam bentuk materi terutama uang…Toh semuanya tidak kita bawa bila kita mati nanti…Setuju??
arief maulana Reply:
June 26th, 2009 at 7:19 pm
@Does Ichtiah CP, yup… rezeki ngga cuma uang… sehat pun rezeki… rasa tenang pun rezeki (rezeki bathin)
weh, msih segar nich artikel!!!
ya ya ya,
bgus jg.
btw, gmna pndpt mas2 disni tntang poin no.3
sring diblanjain pd hal2 yg tdak brguna.
klo kta mblnjkan hal yg brguna
tpi duit nya hram gmna tuch??
kyak bli bku cuma duit nya hsil nyolong!!!
tuch bkan gw yach!!!!
arief maulana Reply:
June 26th, 2009 at 7:21 pm
@d D4n, podo ae mas… dosa… dosa… dosa… ah… ah… ah…
Boleh tuh mas Arief blajr banyak lagi, Nyusul Jadi Ustadz..

Ya Hal si atas jangan samapi dilakukan… Yang baik aj yg dkerjakan..
arief maulana Reply:
June 26th, 2009 at 7:23 pm
@Ahmad N, ah saya mending jadi pebisnis aja deh… tapi cari guru spiritual gitu… hahaha
ke 5 hal diatas jika dilakukan dengan ketulusan hati, semuanya tidak akan menjadi berat.
siapa menebar dia menuai.
candradot.com Reply:
June 26th, 2009 at 6:59 pm
@candradot.com, tetep sholat, tetep sodhakoh, beryukur, tidak melakukan dosa
candradot.com Reply:
June 26th, 2009 at 7:01 pm
@candradot.com, ayo tobat, tobat, tobaaat
rudy azhar Reply:
June 26th, 2009 at 7:09 pm
@candradot.com, iya Mas, saya tobat sekarang, tapi namanya manusia sering khilaf..
ini sebenarnya ajaran “fundamental” sudah kita kenal dari masa kanak2.. tapi setelah di kemas kembali dalam bentuk tulisan yang menarik, bikin kita sadar kembali.. thanks siraman rohaninya mas arief
Setelah tadi siang sholat jumat, kini malamnya dapat penyejuk iman di blognya Mas Arief. Benar-benar hari yang penuh berkah
arief maulana Reply:
June 27th, 2009 at 4:11 am
@Sumartono,
Tambahan nih mas…………
Kunci2 Rizki :
1. Istighfar & Taubat
2. Taqwa
3. Bertawakal kepada Allah SWT
4. Beribadah kepada Allah dengan sepenuhnya
5. Melanjutkan haji dengan umrah atau sebaliknya
6. Silaturrahim
7. Berinfaq di jalan Allah
8. Memberi nafkah kepada orang yang sepenuhnya menuntut ilmu syariat (agama)
9. Berbuat baik kepad orang2 lemah
10. Hijrah di jalan Allah SWT (barang siapa berhijrah di jalan Allah SWT, niscaya mereka mendapati di muka bumi tempat hijrah yang luas & rizki yang banyak / qs annisa : 100)
komplit mas arief.. Syukron nih atas tausiahnya.. jadi tambah tahu mana penghambat rejeki…semoga bisa menghindarinya biar rejeki tambah banjir…

arief maulana Reply:
June 30th, 2009 at 8:32 am
@ZAMS, sama-sama… uk rame-rame cari banjir rezeki..
jadiii.. klo pingin banjir rejeki… selain kerja keras, eksyen nya tambahin : 1.tawakkal, 2.tinggalin dosa, 3.banyakin amal sholih kebaikan, 4.inget Allah trs, dan.. 5.sedekaaah… gitu kan yaa UA *ust arief*
arief maulana Reply:
June 30th, 2009 at 8:30 am
@aeres, ya gitu… jangan panggil ust dong… masih belum cukup neeh ilmunya… hahaha
Benar itu…dalam bekerja kita harus mengikutsertakan Tuhan dalam setiap langkah kita karena Dia yang memberi waktu & kesempatan untuk kita beraktivitas dengan leluasa. termasuk sebelum mulai bekerja kita harus menyerahkan rencana kita kepada-Nya
mantap mas…
introspeksi diri memang penting.
karna kalo tidak demikian kita tidak akan pernah tahu bahwa ada diantara sikap kita ada yang menyebabkan rezeki kita seret…
btw mas sempat di catat ya ceramah nya bisa hapal banget…
tapi bagus mas bisa di share disini…
arief maulana Reply:
June 30th, 2009 at 8:27 am
@hakky, iya mas… tak catet di HP. Saya gitu, kalau ada yang bagus ato ide oke… tak simpen di notes
Yang sulit ya ga ngelakuin dosa, pdhal pastilah walaupun kecil kita pasti ngelakuin dosa setiap harinya, mungkin ditambahi ibadahnya n shodaqohnya bisa menghapus dosa juga ya mas…
kan tambah amalan baiknya…

rudy azhar Reply:
June 29th, 2009 at 7:30 pm
@trieand, Kita coba berjalan di jalan yang lurus sebisa mungkin jangan sengaja untuk malakukan dosa, kecuali hal yang tanpa kita sadari itu adalah dosa (jadi bukan sengaja)…
arief maulana Reply:
June 30th, 2009 at 8:29 am
@trieand, bisa… dan emang ngga ada manusia yang sempurna. Makanya kalo sempat sih tiap saat tobat gitu!
Postingan yang baru kok hilang ya???
arief maulana Reply:
June 30th, 2009 at 8:26 am
@rudy azhar, ada tuh muncul yang baru lagi!
Artikel manrik dengan pendekatan spiritual yang dipaparkan. Kita memang harus mensukuri setiap nikmat yang diberikan oleh yang maha agung. karena semakin kita mensyukuri nikmat maka nikmat itu akan terus ada dan akan bertambah. semoga kita menjadi orang yang selalu bersyukur atas karunia dan nikmat yang diberikanya pada kita.amin
Mantab bos, selama ini saya tetep berpedoman “Kalau kita shodaqoh 1 maka akan di balas 10x lipat” Jadi, kalau kita ingin mendapat rejeki 1jt berarti saya harus sedekah dulu minimal 100rb. Tentunya dengan catatan kita sedekah dengan “IKLAS”. Bukan begitu bos?
arief maulana Reply:
July 3rd, 2009 at 5:56 am
bener sekali mas Noto. Makanya saya selalu sisihkan 10% dari pemasukan karena berpegang pada itu.
Hau…

jadi teringat ama dosaku…
musti perbanyak tawakkal…
mantab pak.,. semoga rizki yang kita dapatkan bukan hasil darhi hambatan2 rizki yang tidak halal.
amin..
arief maulana Reply:
October 7th, 2009 at 8:45 am
amin…
[...] yang bersangkutan melakukan hal-hal yang menghalangi rezeki. Coba Anda baca artikel saya tentang “5 Penghalang Aliran Rezeki”. Ada juga yang mungkin ketika awal ditetapkan rezeki pas-pasan, namun pada akhirnya dia hidup [...]
ya Allah, terima kasih engkau berikan petunjukmu lewat mas arif..ternyata diriku banyak kurangnya..astagfirullahaladzim
arief maulana Reply:
October 11th, 2009 at 6:46 pm
alhamdulillah… kalau memang tulisan ini bisa saling mengingatkan satu sama lain…
Tulisannya mas Arief bisa jadi acuan/bahan introspeksi buat kita semua. moga2 point2 diatas tidak ada didalam diri kita semua..yg bisa menyebabkan terhambatnya rejeki kita.
Rezeki, Jodoh,Bahagia dan Susah Serta Maut sudah tertulis dalam lauh mafudzh, mari kita berbondong2 untuk melakukan kebaikan, insya alloh akan tahu jawabannya kemudian
arief maulana Reply:
October 13th, 2009 at 7:23 am
ya. Sebagai manusia… kita hanya bisa berusaha yang terbaik…
wa’fu ‘anna waghfir lana warhamna anta maulana fanshurna ‘ala alqoumi alkafiriin. amiiin ya Rob
Alhamdulillah..artikel yang bagus…terima kasih atas pencerahannya
Thanks infonya. Dengan membaca ini membuat kita instrupeksi diri…..
Makasih sharing nya Mas…ijin share ya Mas…
arief maulana Reply:
April 27th, 2011 at 1:13 pm
@Arif, silahkan :)
[...] yang bersangkutan melakukan hal-hal yang menghalangi rezeki. Coba Anda baca artikel saya tentang “5 Penghalang Aliran Rezeki”. Ada juga yang mungkin ketika awal ditetapkan rezeki pas-pasan, namun pada akhirnya dia hidup [...]
:melet::baca:
iya mas,,saya sadar bulan ini pendapatan saya nggak ada,,mungkin karena sifat saya sbgai manusia yang melakukan banyak dosa,,dan sejak saya kerja di tempat sekarang saya selalu sholat ashar tidak tepat waktu karena memang jadwal pulang kerja sore,,,saya merasa bersalah sekali,,tapi alhamduulillah sekarang saya bwa mukena sendiri dan meminta ijin saat hendak sholat,,
terima kasih mas ,,,
arief maulana Reply:
April 28th, 2012 at 3:00 pm
@Cara Mengobati Gagal Ginjal Secara Tradisional, alhamdulillah… :)
arief maulana recently posted..Bijak Pada Diri Sendiri
[...] termasuk nikmat yang diberikan cuma-cuma di luar permintaan kita. Jangan-jangan inilah yang menjadi penghambat rezeki atau kesuksesan kita selama ini.Tags: bersyukur, mensyukuri nikmat, nikmat hidup, nikmat Tuhan, [...]
gimana cara nya agar selalu dapat tips tips dan artikel dari mas.
arief maulana Reply:
April 28th, 2012 at 3:03 pm
@haris, masukkan saja nama dan email di form sidebar kemudian klik submit.
Nanti klik link konfirmasi yang saya kirimkan.
arief maulana recently posted..Bijak Pada Diri Sendiri