5 Kunci Sukses Multitasking
Oleh : Bundapreneur
Selamat Ulang Tahun AM.com dan Mas Arief juga….
Kalau blog tetangga sebelah Ariefmaulana.com memberi hadiah special artikel untuk mas Arief (yang sebenarnya untuk ngisi blog dia juga yah hahaha). Bunda mau kasih hadiah istimewa.
Yang special untuk seorang blogger seperti mas Arief adalah menuliskan satu artikel lagi untuk blognya. Sebenarnya susah untuk saya menulis ini, tapi karena permintaan di hari ulang tahunnya (as your wish Arief ). Karena saya mengenal mas Arief juga dari blog motivasi yang bagus ini, interaksi di Facebook dan komunikasi dengan YM, membuat saya sedikit (masih sedikit looh ) lebih mengenal dia.
Ketika berkomunikasi dalam YM, mas Arief sering bertanya, saya sedang apa. Apakah saya sedang sibuk. Yah tergantung keadaan, sebagai ibu rumah tangga, pekerjaan utama saya tentu di rumah, mengurus keluarga. Jadi jawaban saya tergantung waktu.
Mungkin jawaban saya membingungkan. Karena pada saat chat, saya juga sedang melakukan beberapa kegiatan yang lain. Kalau teman saya bilang lagi gaya gurita. Dengan multi-tentacles yang dimiliki, bisa melakukan beberapa hal sekaligus. Tapi Alhamdulillah, Tuhan memberi saya kesempurnaan bentuk dengan dua tangan. Dan ketika saya memasang status di facebook “tanganku ada dua”….teman-teman saya tahu, pasti saya sedang sangat sibuk.
Maaf Mas Arief, saya merasa jauh dari sempurna untuk bisa menuliskan ini. Tapi ada beberapa hal yang mungkin bisa menjadi sesuatu yang bermanfaat jika saya bagi untuk orang lain. Inti dari kemampuan untuk multitasking, adalah pada manajemen waktu dan manajemen pikiran.
Dari berbagai literature, kita bisa pahami, bahwa manajemen adalah suatu skill dan juga art (kecakapan dan seni) untuk melakukan beberapa fungsi manajemen (perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan pengawasan) sehingga tercapai apa yang diharapkan.
Dalam manajemen umum hal ini dilakukan dengan dan melalui orang lain. Tapi untuk manajemen diri, maka tentunya diri kita yang menjadi kunci segalanya.
|
#1. Buat rencana harian, mingguan, bulanan, tahunan.
Dalam perencanaan tentunya ada tujuan dan sasaran yang ingin dicapai. Sederhana saja, misalnya hari ini saya harus mengajar jam 08.00, maka saya harus mengatur jadwal agar jam 07.45, saya sudah ada di kampus. Rencanakan sehari sebelumnya, esok akan dimulai dengan tugas apa saja. Tapi saya juga fleksibel dengan rencana. Jika masih bisa digeser, maka bisa beradaptasi dengan perubahan mendadak. Contoh sederhana, rencananya mau masak rendang, tapi ga ada yang jual kelapa, bukan berarti ga jadi masak khan…
|
#2 . Buat prioritas yang dipikirkan.
Mungkin susah yah, untuk memikirkan beberapa hal sekaligus. Otak manusia pun terbatas. Tapi dengan pembiasaan, maka otak juga akan mengikut ritme kita. Ketika saya sedang menulis ini, sebenarnya saya juga sedang mengerjakan hitungan statistic untuk penelitian yang harus segera selesai.
Tapi ketika mas Arief meminta saya menulis pada jam 01.30 pagi hahahaha….., saya tidak mau mengabaikan lintasan pikiran yang ada di benak saya. Dan segera saya tulis, takut hilang. Tapi yang saya tulis hanya poin pentingnya saja. Sementara saya kembali memikirkan pekerjaan saya. Dan pada saat yang sama saya juga masih chat dengan beberapa orang teman yang memiliki jam siang di negaranya. Dan sesekali, melihat anak-anak yang sedang tidur, membetulkan selimut dan posisi mereka, membuatkan susu untuk si kecil.
Prioritas saya yang mana? Tentunya memikirkan mengerjakan pekerjaan saya. Tapi bukan berarti saya mengabaikan hal yang lain. Bagaimana membuat prioritas pikiran? Ibaratnya mengisi sebuah bejana dengan batu. Mulai dengan batu besar, kerikil dan pasir. Maka seluruhnya akan bisa masuk. Muali dengan yang besar, sedang dan yang kecil. Mana yang sebaiknya kita pikirkan dengan serius, mana yang hanya sekedar dalam lintasan pikiran. Dan sedapat mungkin segera ditulis. Walau itu hanya memikirkan, besok masak apa yah…
|
#3. Buat Urutan kerja.
Bagi saya, ini juga penting. Jika kita tidak bisa mengurutkan pekerjaan, maka semuanya akan mejadi sangat tidak efisien dan tidak efektif. Efisien bisa disebut sebagai : hemat waktu, tenaga, uang. Efektif bisa juga dikatakan sebagai : tepat waktu, hasil yang sesuai. Jika bisa mencuci baju dengan mesin cuci, jangan habiskan waktu dengan menunggu. Lakukan pekerjaan yang lain. Jika masak air, jangan ditungguin airnya, lakukan yang lain.
Ini adalah masalah bagaimana kita membagi waktu untuk melakukan beberapa pekerjaan yang bisa sekaligus dilakukan. Sambil menulis misalnya, tapi sambil menyuapi anak yang kecil. Dan bisa tetap mengajaknya melakukan permainan sederhana. Kuncinya kembali ke manajemen pikiran, hehehe… saya pun kadang juga suka lupa koq. Nah, kalau lagi merebus air, jangan ditinggal jauh-jauh. Pikiran tetap harus ingat “saya sedang merebus air” walau sedang mengerjakan yang lain.
|
#4. Jangan serakah, ukur kemampuan.
Manusia memiliki keterbatasan masing-masing. Jika saya bisa, belum tentu orang lain bisa. Jika saya tidak bisa, saya yakin orang lain bisa. Jika hanya mampu melakukan dua hal, jangan paksakan diri untuk melakukan empat hal. Karena hasilnya tidak akan optimal. Saya menyadari, banyak hal yang menjadi tidak sempurna. Namun ada beberapa keadaan yang membuatnya memang harus dilakukan secara bersamaan. Kadang kita merasa serakah, semua mau dilakukan. Tapi dengan memaksa semuanya urut dalam barisan prioritas kerja dan pikiran, maka satu demi satu bisa diselesaikan.
|
#5. Jangan abaikan kecerdasan ragawi.
Pikiran yang sehat, jiwa yang sehat, ada dalam raga yang sehat. Jika banyak pekerjaan yang harus dilakukan, maka beri perhatian pada raga. Jangan sekali-kali diabaikan. Bagaimana kita akan sanggup melakukan beberapa pekerjaan sekaligus jika fisik tidak mendukung.
Ada masanya kita diberi sakit, agar beristirahat. Namun selama bukan pikiran yang sakit, maka tetap bisa melakukan beberapa pekerjaan sederhana. Mas Hengky tetap menulis di blognya, walau di tangannya tertancap infus. Melakukan apapun yang sifatnya multi (berkali-kali atau beberapa) harus dengan cerdas menggunakan energy. Tarik nafas panjang (inhale, exhale gituu)…dan tersenyum. …(ahhh kurang lebar senyumnya )
Teman-teman, rasanya lima poin itu saja sudah cukup, saya pun merasa tidak sempurna dan tidak layak menulis ini (karena diminta dengan sangat aja neh, sama yang punya blog). Selebihnya adalah sering berlatih. Sekali lagi, selamat Ulang Tahun untuk Am.com, terimakasih, blog ini dan seluruh pengunjungnya memberi banyak hal buat saya. Dan dari semua ini, yang paling berkesan bagi saya adalah berteman dengan banyak orang di dunia maya.
Sukses untuk Anda.
|
Catatan Arief : Multitasking dalam konteks artikel ini adalah kemampuan mengerjakan beberapa pekerjaan dalam satu waktu.








Mudah-mudahan artikel ini bermanfaat untuk temen-temen yang kesulitan untuk melakukan multitasking activity (termasuk saya)
Sukses untuk semua urusan Bunda!
balas komentar
bunda Reply:
December 5th, 2009 at 5:11 am
@arief maulana, subuh2 wis rokokan….haihaiahiahaiaaa
balas komentar
arief maulana Reply:
December 5th, 2009 at 5:19 am
@bunda, ngga suka merokok bun… Lha wong ngga ada gambarnya munkey ngapucino… hahaha…
balas komentar
Yes I Can Reply:
December 7th, 2009 at 3:20 pm
@arief maulana, capucinno na bisa di request ke Fenny mas, khan Fenny hobi bangun pagi juga,
balas komentar
arief maulana Reply:
December 7th, 2009 at 5:08 pm
@fenny, bisa dianter?
balas komentar
Formula Harta Virtual Reply:
December 8th, 2009 at 9:42 am
@Yes I Can, Walah. Koq malah ngomongin capuccino mas. Salam kenal juga mas Arif.
balas komentar
arief maulana Reply:
December 8th, 2009 at 11:49 am
Hehehe… Pemanis comentar Pak.
balas komentar
leaderstreet Reply:
December 8th, 2009 at 8:01 pm
artikel menarik mas arief, dari bunda yah…mantap,
membuat rencana kerja, prioritas berfikir, serta step kerja adalah bagian pengembangan diri yg paing penting dlm memulai sesuatu yg bermanfaat…
balas komentar
arief maulana Reply:
December 9th, 2009 at 4:45 am
@leader, iya Pak. Kebetulan yg memiliki kompetensi menulis masalah multitasking ini adalah Bunda.
balas komentar
web designer sby Reply:
December 9th, 2009 at 1:59 am
@arief maulana, Artikel yg bagus. kaya nya semua blogger wajib deh Buat rencana harian, mingguan, bulanan, tahunan. Contoh: posting sehari 2, seminggu jadi 14, sebulan jadi 60. Setahun postingan kita sudah 720. Hebat
balas komentar
arief maulana Reply:
December 9th, 2009 at 7:20 am
@Rudi, mestinya iya Pak. Kalau saya selain planning, juga diotomatiskan dgn bikin beberapa artikel, postingnya dijadwalkan. Begitu juga dengan email broadcast pemberitahuannya, ikut dijadwalkan di settingan autoresponder.
Jadi saat artikel2 tsb muncul otomatis, saya bisa kerjakan kegiatan lainnya.
balas komentar
balas komentar
Bunda Reply:
December 5th, 2009 at 9:25 am
@Risma,



balas komentar
Yes I Can Reply:
December 7th, 2009 at 3:22 pm
@Bunda, siap dipraktekan bunda, Fenny masih keteteran antara kuliah, sosial dan bisnis, ne target bisnis Fenny jadi agak molor sedikit,
doakan segera launch y Bun,,
balas komentar
arief maulana Reply:
December 7th, 2009 at 5:09 pm
@Fenny, wow calon pemilik produk baru ini. Produk apa tuh mbak?
balas komentar
wah ini artikel yang saya perlukan banget mas, terus terang saya bingung harus mengerjakan apa terlebih dahulu, blogging sambil cari uang atau mengerjakan tugas lainnya, kadang setelah didepan kompi saya malah bengong ngak tahu harus memulai dari mana. dah gitu hasilnya adalah nol besar.
Mas saja ijin print artikel ini ya, biar gampang saya baca-baca. mudah-mudahan dengan ilmu ini bisa mengurangi ilmu kepepet saya hehehe
thanks
balas komentar
arief maulana Reply:
December 5th, 2009 at 10:42 am
@ dian sonata, silahkan kalau mau diprint. Kalau mau repost jgn lp cantumkan link aslinya ke artikel ini.
Butuh konsultasi lbh lanjut bs kontak bundapreneur yg buat artikel ini di blog bundapreneur
balas komentar
Bunda Reply:
December 5th, 2009 at 1:00 pm
@arief maulana, atau mas arief yg mau konsultasi sama mas dian sonata…..


balas komentar
arief maulana Reply:
December 5th, 2009 at 3:28 pm
@Bunda, ups… belum waktunya bun
. Urusan pinang meminang aja belon kelar… 
balas komentar
Bunda Reply:
December 5th, 2009 at 3:44 pm
@arief maulana, hahaha

mas dian sonetanya ga ngerti maksud saiiaaaa…..hihihi
btw, koq saya ga bisa buka link dia yah…IE nya nolak
balas komentar
arief maulana Reply:
December 5th, 2009 at 3:55 pm
@Bunda, iya dia ngga ngerti kayanya
. BUka situs yg mana bun? Seni Bercinta tah?
balas komentar
arief maulana Reply:
December 5th, 2009 at 4:30 pm
@Bunda, aku bisa tuh bun buka 2-2 nya… Yang SB dahsyat… hahaha!
balas komentar
bunda Reply:
December 5th, 2009 at 4:56 pm
@arief maulana,





balas komentar
arief maulana Reply:
December 5th, 2009 at 5:53 pm
Lah niatnya kan blog walking. Harus adil dwong… Smuanya dikunjungi gitu
balas komentar
seni bercinta Reply:
December 5th, 2009 at 1:56 pm
@arief maulana, thanks, kalo direpost pasti saya cantumkan tautannya.
@Bunda, saya belum ada apa-apanya Bun.
balas komentar
belum bisa mengatur waktu nih. Dalam mengerjakan kerjaan multitasking, pasti ada satu kerjaan yang tersisihkan atau malah jadi tidak optimal.
Jadi, SALLUUTTT untuk orang-orang yang bisa bekerja secara multitasking….
Salam Kreatif,
Octa Dwinanda
balas komentar
Bunda Reply:
December 5th, 2009 at 9:33 am
@online-business-story.com, saya juga kadang masih susah nih mas ngatur waktu……mudah2an sie tetap bisa optimal
balas komentar
arief maulana Reply:
December 5th, 2009 at 10:45 am
@ Octa, sama mas. Sy jg msh kesulitan. Makanya minta bunda yg berkompeten utk nulis ini hehehe…
balas komentar
hebat dah dengan artikel bunda…….
balas komentar
Bunda Reply:
December 5th, 2009 at 9:39 am
@singgih,


balas komentar
arief maulana Reply:
December 5th, 2009 at 10:46 am
@ singgih, Coba ketemu langsung mas, bs lbh kagum lg njenengan.
balas komentar
singgih Reply:
December 7th, 2009 at 10:46 am
@arief maulana, pngen bgt mas kalo soal ktmu mah coz banyak IM di indonesia yg kagum ma bunda dng multitaskingnya Kerja keras adalah energi kita membuat hidup ini tenang
balas komentar
arief maulana Reply:
December 11th, 2009 at 10:30 am
@singgih, kapan-kapan perlu bikin acara kumpul bareng IM se-Indonesia neeh… hahaha…
balas komentar
download software pc Reply:
December 11th, 2009 at 1:01 pm
@arief maulana, wah pengen bgt mas, ikut kalo ada acara ky bgtu coz saya pngen blajar ma seleb2 IM
balas komentar
arief maulana Reply:
December 11th, 2009 at 7:59 pm
@download software pc, ayo ke Surabaya mas. Skalian ketemu ma Cosa Aranda. Besok klo jadi saya ketemuan ma Ardy Pratama + Cosa Aranda
balas komentar
download software pc Reply:
December 12th, 2009 at 9:08 pm
@arief maulana, haduh mas saya masih kuliah maklum baru masuk kuliah nih masih rada
gto
memang tempat tinggal mas arief di mana
balas komentar
arief maulana Reply:
December 13th, 2009 at 2:05 am
@download software pc, aku tinggal di Sidoarjo. Tapi biasanya kalo ketemuan ama temen2 di Surabaya
balas komentar
“Sebuah artikel menguatkan, bahwa otak wanita memiliki Corpus Callosum, sekelompok syaraf yang menghubungkan otak kanan dan kiri. Sedang pada pria, syaraf ini memiliki ukuran 25% lebih kecil dibanding wanita. Itu artinya, wanita cenderung mudah menghubungkan antara perasaan dan pikirannya. Dalam bahasa sederhana, wanita memutuskan lewat jalan tol untuk menghubungkan antara perasaan mereka dengan percakapan, sedang pria cenderung memilih lewat gang-gang sempit dengan banyak rambu stop, berbelit-belit, tak praktis.”
dikutip
http://bukaini.com/multitasking
balas komentar
Bunda Reply:
December 5th, 2009 at 9:37 am
@muhamad arifin, wah…kutipan yang bagus sekali, saya ga sempat cari referensi multitasking, dah keburu kena serangan fajar….hehehehe…selama ini cuma pernah dengar kalau katanya wanita lebih bisa mengerjakan multitask dibanding pria. Baru tau nie, ada penjelasan ilmiahnya.

balas komentar
muhamad arifin Reply:
December 5th, 2009 at 10:23 am
@Bunda,
pengalaman pribadi sih bun, trus pas blogwalking juga, ternyata dirasa rasain bener juga 
balas komentar
arief maulana Reply:
December 5th, 2009 at 1:01 pm
@ipin, hahaha… Blogwalking ada manfaatnya kan. Sy jg ngrasa sama mas. Makanya cari figur yg bener2 bs praktekin multitasking ini utk share.
Pengalaman yg dishare tentu lbh ok drpd teori semata. Tul nggv
balas komentar
arief maulana Reply:
December 5th, 2009 at 11:07 am
@bunda, serangan fajar yg mendatangkan banyak kemaslahatan hehehe…
balas komentar
arief maulana Reply:
December 5th, 2009 at 10:52 am
Thanx mas ipin, sy udah pernah bc yg satu ini. Tp sy ga mo nyerah dgn keadaan
. Sy optimis cowok jg bs gt loh. Makanya sy cr info tips2 multitasking.
Kitas pasti BISA, walau mungkin kemampuan multitasking nya msh jauh di bwh kaum hawa…
balas komentar
setiap orang memiliki caranya tersendiri, kalau mau multitasking ya ikuin cara bunda, tapi klo blom bisa cukup fokus aja ma satu pekerjaan baru next…
balas komentar
Bunda Reply:
December 5th, 2009 at 9:40 am
@Tri Agung, setuju…….
balas komentar
arief maulana Reply:
December 5th, 2009 at 10:54 am
@tri agung, bener mas. Artikel ini pun sebenernya hanya tindakan preventif, kalo suatu saat kita terpaksa ber-multitasking ria… Hehehe…
balas komentar
tips sederhana dan kelihatan sepele Tapi jika di jalankan hasilnya akan terasa berbeda antara bumi dan langit.

balas komentar
Bunda Reply:
December 5th, 2009 at 9:44 am
@MasterClickCom, haiahaihaihaiaaaaiiii…..tips sangaaad sederhana, pan nulis poin2 nya cuma 5 menit

mudah2an bisa jadi semangad saya juga…..
balas komentar
arief maulana Reply:
December 5th, 2009 at 12:58 pm
@ bunda, side effect nulis artikel motivasi / manajemen diri adlh memotivasi diri kita sendiri…
balas komentar
arief maulana Reply:
December 5th, 2009 at 12:13 pm
Bener masa… Keliatannya sepele. Tapi klo bener diikuti, bisa jd manusia super dgn power of multitasking… Hehehe
balas komentar
@bunda, wah..
dahsyat sekali…
share yang amat membantu saya bunda…..maturnuwun
hem sebab dalam beberapa pengalaman saya bermultitasking…sedih juga bunda 50 persen berantakan
ga sesuai target semula…ada aja yang kurang…
setelah melihat 5 poin di atas, saya jadi tahu apa yang mesti dibenahi…^_^
mantab bun
@Arief…salam hangat bro
balas komentar
arief maulana Reply:
December 5th, 2009 at 1:05 pm
@ alfred, syukur deh. Jd ngga salah request bunda nulis artikel ini.
balas komentar
Bunda Reply:
December 5th, 2009 at 1:06 pm
@Alfred Sejuta cinta,

balas komentar
Motivasi2 spt itu bagus bagus aja tapi yang jadi pertanyaan apakah semua itu benar-benar bisa kita lakukan dalam tinndakan nyata, saya kawatir tulisan2 bagus ini hanya menjadi tulisan belaka dan kita nggak bisa terapkan dalam tindakan nytata. Bagi saya internet hanya sebagai penunjang dan bukan malah sarana untuk kita berkutat didalamnya hingga lupa waktu.

balas komentar
Bunda Reply:
December 5th, 2009 at 1:04 pm
@Buste, dicoba dulu mas….ini ga pake teori koq….

balas komentar
arief maulana Reply:
December 5th, 2009 at 3:27 pm
@Bunda, ini praktek diteoriin ya Bun…
balas komentar
Bunda Reply:
December 5th, 2009 at 3:39 pm
@arief maulana, yaaaa bagaimana, pagi2 buta ditodong artikel…..yah saya teorikan aja…apa tuh namanya kalo masak, tapi sembari setrika, pikiran tetap ke gorengan biar ga gosong, tapi ngisi waktu dengan nyetrika…..anggap aja manajemen pikiran….mana yang prioritas dipikiran, ya gorengan, tapi ga lupa meletakkan setrikaan pada posisi yg benar, biar ga gosong bajunya seperti di filem2…


balas komentar
arief maulana Reply:
December 5th, 2009 at 3:19 pm
@Buste, itu sebabnya saya lebih suka meminta Bunda nulis artikel ini daripada nyuplik di buku bos…
Kalau di buku biasanya teori2 belaka. Sementara yg ditulis sama bunda ini adalah PRAKTEK yang DITULISKAN dan udah dibuktiin sendiri sama BUnda.
Dan ngomong2 yang ditulis Bunda itu praktek dunia nyata loh mas, bukan aktivitas internet.
Kalau memang ada yang nyandu, saya kira itu balik ke masing-masing individunya. Yang ngga bisa memanaje diri. Tul ngga?
balas komentar
Alfred belajar bisnis Online Reply:
December 6th, 2009 at 9:24 am
@Buste, bisa boz…mangga atuh dipraktekan…
kita tidak akan tahu hasilnya sebelum mencobanya bukan???
balas komentar
arief maulana Reply:
December 6th, 2009 at 5:35 pm
@Alfred, bener sekali. Kalau g dicoba memang ga akan ngerti dan tahu hasilnya…
balas komentar
siipp… salam kenal buat bunda….

balas komentar
Bunda Reply:
December 5th, 2009 at 2:55 pm
@omjun, hai hai haaiiii

balas komentar
arief maulana Reply:
December 5th, 2009 at 3:09 pm
@Bunda,
salamnya itu loh… khas! 
balas komentar
Bunda Reply:
December 5th, 2009 at 3:29 pm
@arief maulana, hahahahahaha

balas komentar
Bunda Reply:
December 5th, 2009 at 3:42 pm
@arief maulana,
hahahahahahahahah



balas komentar
Terima kasih artikel manajemen diri. Lama tak mendengar ceramah Aa’Gym — kaya’jadi gantinyalah ….. Trims Mas Arief dan Bunda, juga salam kenal dan salam hangat spesial buat Bunda dari saya.
(terharu)
balas komentar
Bunda Reply:
December 5th, 2009 at 2:51 pm
@BuNinil, ya Allah Bu Ninil….jadi malu saiiaaa……mestinya harus belajar banyak dari bu Ninil nieh….
balas komentar
arief maulana Reply:
December 5th, 2009 at 3:09 pm
@BuNinil, sama-sama BU Ninil. Mantep yah artikelnya Bunda kali ini!
balas komentar
Bunda Reply:
December 5th, 2009 at 3:41 pm
@arief maulana, waduuh…jangan berlebihan deh, biasa aja mas. Banyak yang bisa melakukan, tapi mungkin belum nemu mereka yang menuliskannya….

balas komentar
arief maulana Reply:
December 5th, 2009 at 4:38 pm
@Bunda, makanya itu bun… yg udah ketemu disyukuri dulu!
balas komentar
thanks bunda utk artikelnya. Untuk mas arief, ditunggu artikel2 lainnya ya
balas komentar
Bunda Reply:
December 5th, 2009 at 2:58 pm
@ismail, you are welcome……

balas komentar
arief maulana Reply:
December 5th, 2009 at 3:00 pm
@ismail, tenang Mas Ismail. Artikel baru udah siap kok. CUma nunggu schedule posting aja.
Memberi kesempatan artikelnya untuk bernafas dan mendapatkan apresiasi dari pengunjung blog ini.
balas komentar
buat am.com met ultah ya moga sukses selalu! sekalian buat bunda ma mas arief q minta ijin nih tuk menuliskan kembali artikel ini di blog ku. makasih!!
balas komentar
arief maulana Reply:
December 5th, 2009 at 4:32 pm
@andrik sugianto, thanx mas. Jangan lupa link asli ke artikel ini ya! Jangan cuma ke home page aja!
balas komentar
bunda lagi ngapain ya sekarang,
balas komentar
arief maulana Reply:
December 5th, 2009 at 4:36 pm
@candradot.com, di buzz aja mas YM nya
balas komentar
bunda Reply:
December 5th, 2009 at 4:52 pm
@candradot.com, xixixixixix….haaaatcccchiiiiyyyyyy

balas komentar
Sumpah mantap banged..
cocok buat aq yang kuliah sambil kerja dan bantu orang tua .. dan bantu nenek ., .
waduh . .
multitask banged ya.. .
tapi masi kacau nie. .
oke de ..
Insya ALLAH ana bisa terapin menejemen waktu versi bunda..
tx banged lho bunda. .
ntar kapan2 aq buat blog personal deh.. . salam kenal buat pengunjung semuanya..
dan buat mas arief.. semoga blognya di beri keberkahan oleh ALLAH SWT . .
balas komentar
arief maulana Reply:
December 5th, 2009 at 5:54 pm
Hahaha… Ga sah pake sumpah lagi mas. Mudah2an tips dari bunda bermanfaat. Dan saya mengaminkan doa yg terakhir…
balas komentar
Bunda Reply:
December 5th, 2009 at 6:45 pm
@Akbar alatas, sumpeeeeh dweeh ,,,ente hebaad bangeed

bgm caranya tuh bagi waktu??
balas komentar
Akbar alatas Reply:
December 5th, 2009 at 8:10 pm
@Bunda, aq yang harus belajar sama bunda. ..
bagi waktunya kurang maksimal .. jadinya banyak kesempatan terlewatkan ..
balas komentar
arief maulana Reply:
December 11th, 2009 at 10:28 am
@Akbar alatas, never stop learn to be better than before… oke!
balas komentar
multitasking itu perlu pembelajaran juga kali ya…karena banyak yang harus kita kerjakan, ‘kepaksa’ kita belajar membagi-baginya…lama-lama jadi terbiasa.
sebagai sesama ibu-ibu, bunda, saya salut padamu
@mas arief, good choice! for your blog
balas komentar
arief maulana Reply:
December 5th, 2009 at 6:00 pm
@budhi, ini mas apa mbak sih? Namanya budhi tapi kok ada statement ‘sebagai sesama ibu-ibu, bunda, saya salut padamu’ hehehe…
Btw kalau saja banyak yg punya pengalaman soal manajemen diri dsb, tentu saya akan minta yg lainny jg utk menulis di blog ini.
balas komentar
budhi Reply:
December 6th, 2009 at 3:26 pm
@arief maulana, saya ibu budhi, tapi bukan ibunya wati dan iwan, he..he..
balas komentar
Bunda Reply:
December 5th, 2009 at 6:49 pm
@budhi, hai hai haaaaii…salam kenal ibu Budhi…..maksudnya mas Arief ga salah pilih apa nieh…Ya, bener say, bermula dari ‘kepaksa jadi manusia gurita, mesti multitentacles’…dah jadi biasa….
balas komentar
arief maulana Reply:
December 5th, 2009 at 8:31 pm
@bunda, jadi inget slogan ‘bisa karena dipaksa’
balas komentar
Bunda Reply:
December 6th, 2009 at 5:35 am
@arief maulana, menurut tori karakter manusia…manusia ada 2 type. Yang umum adalah yang type X…manusia dalam kelompok ini karakternya adalah nunggu dipecut baru bergerak, nunggu diperintah baru bekerja….
balas komentar
arief maulana Reply:
December 6th, 2009 at 6:09 am
@Bunda,
makanya banyak karyawan daripada bos! hehehe…
balas komentar
budhi Reply:
December 6th, 2009 at 3:23 pm
@Bunda, maksudnya gak salah pilih penulis artikelnya, karena Bunda memang berpengalaman jadi gurita, he..he..
btw, makasih kunjungannya
balas komentar
arief maulana Reply:
December 6th, 2009 at 5:41 pm
@Ibu Budhi, ibu ada pengalaman soal manajemen diri? Bisa post artikel disini juga bila memang ada. Lumayan loh dapet backlink + dibaca ratusan orang.
balas komentar
know your limit.
saya malah kebanyakan yang dikerjakan sehingga gak selesai semua.
kalau udah gitu, langsung potong kompas, putus semua pekerjaan dan fokus pada satu aja.
kadang overdoit kalau lagi melakukan sesuatu sehingga mestinya selesai malah ingin disempurnain lagi.pokoknya sulit deh.
masih perlu banyak belajar.
balas komentar
arief maulana Reply:
December 5th, 2009 at 8:39 pm
Sama mas. Sy jg kebanyakan business plan. Kalo digarap smua skaligus bisa buyar tuh ga ada yg jadi…
balas komentar
Ooo ternyata benar kata orang bijak : kamu tak bisa maju tanpa manajemen.
Tapi kita sering lalai, karena kurang biasa berdisiplin …
Trims sharingnya. Salam.
balas komentar
arief maulana Reply:
December 5th, 2009 at 8:33 pm
@ahmad, lalai karena kurang biasa disiplin. Kadang2 ketidakdisplinan ini jg akibat dr keteladanan ortu yg jg tidak disiplin…
Mbulet Mode : on
balas komentar
betul sekali tips-nya. tp melaksanakannya susah.
mungkin pikiran ini harus berhenti dulu, dan biarkan kesadaran yang mengambil alih respon kita.
balas komentar
arief maulana Reply:
December 5th, 2009 at 8:35 pm
@arnasati, kadang2 semua suka terlihat sulit di awal. Namun setelah dicoba dan terbiasa mungkin kita akan bilang ‘ternyata cuma segini aja’, hehehe…
balas komentar
wah!makanya sering kesuksesan seseorang itu dibaliknya ada campurtangan wanita, lady first, krn wanita bisa multitasking..telaten dan sabar..kapan nikahnya mas biar tambah sukses..hehe..

balas komentar
arief maulana Reply:
December 5th, 2009 at 8:37 pm
@pasutrisatu, wadew… Pertanyaan maut. Saya aja belum mapan, ntar ngidupin keluarga pake apa? Hehehe…
balas komentar
Bunda Reply:
December 6th, 2009 at 5:38 am
@pasutrisatu,

tak dukung….kalau perlu tak pilihkan xixixixixixi…..haaatttccchhiiiyyyy

balas komentar
arief maulana Reply:
December 6th, 2009 at 5:24 pm
@bunda, siapa siapa?
balas komentar
Bunda Reply:
December 7th, 2009 at 3:49 pm
@arief maulana, loohhhh…..pan tinggal milih thoh……

balas komentar
arief maulana Reply:
December 7th, 2009 at 5:12 pm
@bunda, justru itu yang bikin

balas komentar
mantep tuh tipsnya, tapi bisa ‘ngak ya orang kaya saya ngejalaninnya
balas komentar
arief maulana Reply:
December 6th, 2009 at 3:32 am
@dhimas, bisa mas. Anda adalah apa yang Anda pikirkan…
balas komentar
Tips yang keren banget, klo buat saya yg paling susah sie menentukan prioritas, abisnya semua kerjaan keliatan penting sie

Tapi katanya emang perempuan lebih multitasking ketimbang cowok, buktinya banyak cewek yang bisa nyetir sambil benerin make-up di kaca spion
balas komentar
arief maulana Reply:
December 6th, 2009 at 3:30 am
@turisuna, aku juga bias loh nyetir sambil terima telpon…

(mekso multitasking, ngga mo kalah MODE : ON)
balas komentar
Bunda Reply:
December 6th, 2009 at 5:29 am
@turisuna,


balas komentar
arief maulana Reply:
December 11th, 2009 at 10:27 am
@Bunda,


balas komentar
artikel yang bermutu neh

untuk beberapa poin saya sendiri belum menerapkan… prioritas.. jadwal… wah..
saya copas dulu n nanti dicatat buat diaplikasikan ah
ngomong2… saya bisa megang mouse, makan, minum sambil dengerin musik wkwkwkww.. itu mah bukan multitask… semuanya juga bisa ya kalo gitu -_-a
balas komentar
arief maulana Reply:
December 6th, 2009 at 5:28 pm
@andri, itu multitask juga mas. Cuma level ringan dan terendah. Ga pake mikir kan….
balas komentar
Selamat Mas … mudah2n lebih sukses lagi .. sekali2 berkunjung donk ke blog saya dan kasuh masukan ..

balas komentar
arief maulana Reply:
December 6th, 2009 at 5:39 pm
Terima kasih. Kemarin sy blogwalking mas. Ke temen-temen yg koment. Mungkin mas belum kasih komentar.
Maaf saya ga bisa sering2 blogwalking karena memang padet kegiatan. Mungkin next time mas. Coba koment di artikel saya berikutnya, biar saya ikuti linknya.
balas komentar
tetenw(blog sehat) Reply:
December 6th, 2009 at 7:30 pm
@arief maulana, terima kasih atas koment-nya link anda menjadi salah satu referensi saya …
balas komentar
arief maulana Reply:
December 11th, 2009 at 10:24 am
@tetenw(blog sehat), sama-sama…
balas komentar
Diam-diam saya salut dengan jurus MULTITASKING yang dimiliki Bunda.
Wanita Hebat dan mendekati sempurna.
balas komentar
arief maulana Reply:
December 7th, 2009 at 7:29 am
@Umar P.K, setuju mas Umar. Vote for Bundapreneur…
balas komentar
Bunda Reply:
December 9th, 2009 at 2:11 pm
@Umar Puja Kesuma, ini diam2 atau pernyataan terusterang pak guru yang mencintai murid2nya
balas komentar
Wuahh…bushyet…nyasar di blognya para “guru” manajemen nih..moga-moga ketularan pinter nih…
salam kenal.
balas komentar
arief maulana Reply:
December 7th, 2009 at 7:35 am
@anas, Bisa… Praktekin aja. Hehehe…
balas komentar
Bunda Reply:
December 7th, 2009 at 3:32 pm
@Cangru’an Rek…!!!, jo cangru’an waeee…..

balas komentar
hem… pengennya sih bisa mengatur seperti itu, hehe tapi coba aja deh..
balas komentar
arief maulana Reply:
December 7th, 2009 at 7:36 am
@reza, bisa karena biasa. Biasa karena terus mencoba. Never give up. Hehehe…
balas komentar
klo diamati..orang2 sukses pikirannya bisa multitasking tp tetep bisa fokus untuk tiap task
balas komentar
arief maulana Reply:
December 7th, 2009 at 7:39 am
Manajemen pikirannya itu Pak yg mantep. Dalam tempo sesingkat2nya bisa ganti fokus pikiran saat tasknya berganti. Butuh latihan…
balas komentar
Yes I Can Reply:
December 7th, 2009 at 3:28 pm
@arief maulana, aktif mode on,
balas komentar
arief maulana Reply:
December 11th, 2009 at 10:21 am
@Yes I Can,
balas komentar
Wah, mantab Bunda. Memang sih kalau urusan Multitasking ibu2 adalah jagonya. Saat mencuci pakaian masih disambi ngrebus air masih disambi nyapu lantai. Waduh jadi ingat Bunda yang dirumah.
balas komentar
arief maulana Reply:
December 11th, 2009 at 10:18 am
@noto,
iya Mas. Kodrat wanita kali yah, diberi kelebihan multitasking lebih baik dari pria.
balas komentar
Bunda Reply:
December 11th, 2009 at 11:58 am
@noto,
beneer,,,,ibu2 emang top dah, saya juga belajar dari ibu saya…..tapi ada juga loh yang ga bisa multi gitu….sampe cucian pagi baru dia jemur sore, alasannya ; “saya mah nyante aja, mana yg mau dikerjain aja”…duh,,,ngeliatnya itu loh yang ga enak….cucian piring, nti aja deh kalo dah numpuk, sekalian….
balas komentar
arief maulana Reply:
December 11th, 2009 at 7:51 pm
@bunda, jangan2 itu anomali
balas komentar
Salam kenal duluw mas…
Komennya menyusul…
balas komentar
arief maulana Reply:
December 7th, 2009 at 5:05 pm
Salam kenal juga.
balas komentar
kadang-kadang kita tidak sadar, kalau situasi yg serba mendesak menjadikan kita menumbuhkan reaksi-reaksi cepat.
seprti kiat2 yg di paparkan bunda diatas, mencerminkan refleksi situasional yang butuh sikap yg cekatan..
Salam Salut buat Bunda
balas komentar
arief maulana Reply:
December 7th, 2009 at 11:47 pm
@fadly, nice comment
balas komentar
Bunda Reply:
December 11th, 2009 at 12:03 pm
@fadly muin,
hehehehe….
mencerminkan refleksi situasional yang butuh sikap yg cekatan..
pasukan buser donk yah….buru sergap yang mesti feklek dan cekatan….bener mas, kadang kita dihadapkan pada situasi yang harus punya tingkat reflek tinggi untuk menangani semua. . . dan tahu mana prioritasnya
balas komentar
Ini multitasking selaku individu. Di salah satu blog saya, saya menulis juga multitasking selaku pimpinan tim, kemampuan mengelola banyak subtim secara bersamaan.
balas komentar
arief maulana Reply:
December 8th, 2009 at 11:40 am
@suara kelana, benar sekali Pak. Karena sebelum mengelola orang lain, ada baiknya kita mampu memanage diri terlebih dahulu.
Mungkin bisa postkan link artikelnya di komen Pak, biar temen2 yg ingin tahu bisa menelusuri.
Salam
balas komentar
Suarakelana Reply:
December 9th, 2009 at 10:15 am
@arief maulana, oiya, maaf mas Arief. Tulisan dimaksud ada disini, semoga bisa dipahami karena gak sebagus tulisan anda.
balas komentar
arief maulana Reply:
December 9th, 2009 at 11:48 am
@suara kelana, saya udah cek tadi cuma belum sempat komentar. Bagus kok. Dikemas dgn bhs yg profesional. Berkarakter menurut saya.
balas komentar
Bunda Reply:
December 9th, 2009 at 2:28 pm
@Suarakelana, bener,,,artikelnya bagus deh…saya pilih point terakhir, optimalkan seluruh tool … kayak quiz : ask the audience, fifty-fifty, phone a friend
balas komentar
arief maulana Reply:
December 9th, 2009 at 7:33 pm
@Bunda, koreksi bun : bukan phone a friend tapi call a friend
And saya pilih… Call a bunda,

balas komentar
Bunda Reply:
December 11th, 2009 at 12:51 pm
@arief maulana,
ogah ah kalau dipanggil….saya khan bukan bunda panggilan
telpon ajan yah
balas komentar
Perlu waktu agak lama buat nyelesaikan baca post ini mas, ntar aja baca via email di HP ( subsribe )
balas komentar
arief maulana Reply:
December 8th, 2009 at 11:45 am
@Rohadi, materinya memang agak berat dan tidak bisa sekali baca lantas bisa. Perlu pemahaman dan dicoba point per point.
Makanya ga sedikit temen2 yg save as artikel di blog ini untuk dipelajari lebih lanjut.
balas komentar
Bunda Reply:
December 9th, 2009 at 2:16 pm
@arief maulana, dah berapa kali baca mas???

balas komentar
arief maulana Reply:
December 9th, 2009 at 3:16 pm
3x bun. Waktu ngedit, waktu liat hasil editan… And habis candra komen…
balas komentar
Tapi kadang dalam suatu kesibukan kita sering melupakan kesehatan raga…padahal kalo udah sakit…semuanya jadi gak berguna…thanks mas
balas komentar
arief maulana Reply:
December 8th, 2009 at 11:59 am
Hidup yg terbaik adalah hidup yg seimbang. Sepakat pak?
balas komentar
Bunda Reply:
December 11th, 2009 at 12:41 pm
@bronze chandeliers, read my article…..kecerdasan ragawi
http://www.ceritabundaku.com/2009/11/kecerdasan-ragawi.html
balas komentar
mau nih pinter kaya bund….
tp saya baru kenal internet blm 1 bln.
balas komentar
arief maulana Reply:
December 12th, 2009 at 9:45 pm
@nely hartika, udah download The Simple Internet Selling saya blm? Cocok tuh untuk yg baru kenal internet. Gratis.
balas komentar
arief maulana Reply:
December 12th, 2009 at 9:51 pm
@
balas komentar
arief maulana Reply:
December 12th, 2009 at 9:52 pm
@nely hartika, salam kenal. Silahkan download TSIS di halaman my product saya. Gratis. Ini akan membantu mbak mendapatkan gambaran soal bisnis internet.
balas komentar
[...] iya, saya menggunakan tema Multi Motivasi karena terinspirasi dengan tulisan bundapreneur, tentang 5 kunci sukses multitasking. Saya kagum dengan kepiawaiannya menempatkan diri dalam menghadapi rutinitas. Mungkin [...]
Hebat, Ibu rumah tangga type luar negeri…
Hehehhee.. Ternyata di Indonesia juga ada…
Pertamax Bun..
Mas Arief, Slm kenal ya…
balas komentar
arief maulana Reply:
December 22nd, 2009 at 4:24 pm
@Arya, salam kenal jg Mas Arya.
balas komentar
Selamat Ulangtahun Mas Arief semoga semakin sukses adanya and jangan lupa berbagi pada saa ya…. hadiah dari Tuhannya.
balas komentar
arief maulana Reply:
December 23rd, 2009 at 4:18 pm
@Suparti Ninengah, terima kasih. Ya, saya berusaha utk slalu bisa berbagi…
balas komentar
[...] iwankus : yg cara bunda bisa ngerjain bermacam tugas keseharian bundapreneurs : kayaknya udah ada di blog nya arief maulana hehehe ttg multitasking [...]