5 Kunci Sukses Multitasking

Oleh : Bundapreneur

Selamat Ulang Tahun AM.com dan Mas Arief juga….

Kalau blog tetangga sebelah Ariefmaulana.com memberi hadiah special artikel untuk mas Arief (yang sebenarnya untuk ngisi blog dia juga yah hahaha). Bunda mau kasih hadiah istimewa.

Yang special untuk seorang blogger seperti mas Arief adalah menuliskan satu artikel lagi untuk blognya. Sebenarnya susah untuk saya menulis ini, tapi karena permintaan di hari ulang tahunnya (as your wish Arief ). Karena saya mengenal mas Arief juga dari blog motivasi yang bagus ini, interaksi di Facebook dan komunikasi dengan YM, membuat saya sedikit (masih sedikit looh  ) lebih mengenal dia.

Ketika berkomunikasi dalam YM, mas Arief sering bertanya, saya sedang apa. Apakah saya sedang sibuk. Yah tergantung keadaan, sebagai ibu rumah tangga, pekerjaan utama saya tentu di rumah, mengurus keluarga. Jadi jawaban saya tergantung waktu.

Mungkin jawaban saya membingungkan. Karena pada saat chat, saya juga sedang melakukan beberapa kegiatan yang lain. Kalau teman saya bilang lagi gaya gurita. Dengan multi-tentacles yang dimiliki, bisa melakukan beberapa hal sekaligus. Tapi Alhamdulillah, Tuhan memberi saya kesempurnaan bentuk dengan dua tangan. Dan ketika saya memasang status di facebook “tanganku ada dua”….teman-teman saya tahu, pasti saya sedang sangat sibuk.

Maaf Mas Arief, saya merasa jauh dari sempurna untuk bisa menuliskan ini. Tapi ada beberapa hal yang mungkin bisa menjadi sesuatu yang bermanfaat jika saya bagi untuk orang lain. Inti dari kemampuan untuk multitasking, adalah pada manajemen waktu dan manajemen pikiran.

Dari berbagai literature, kita bisa pahami, bahwa manajemen adalah suatu skill dan juga art (kecakapan dan seni) untuk melakukan beberapa fungsi manajemen (perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan pengawasan) sehingga tercapai apa yang diharapkan.

Dalam manajemen umum hal ini dilakukan dengan dan melalui orang lain. Tapi untuk manajemen diri, maka tentunya diri kita yang menjadi kunci segalanya.

|

#1. Buat rencana harian, mingguan, bulanan, tahunan.

Dalam perencanaan tentunya ada tujuan dan sasaran yang ingin dicapai. Sederhana saja, misalnya hari ini saya harus mengajar jam 08.00, maka saya harus mengatur jadwal agar jam 07.45, saya sudah ada di kampus. Rencanakan sehari sebelumnya, esok akan dimulai dengan tugas apa saja. Tapi saya juga fleksibel dengan rencana. Jika masih bisa digeser, maka bisa beradaptasi dengan perubahan mendadak. Contoh sederhana, rencananya mau masak rendang, tapi ga ada yang jual kelapa, bukan berarti ga jadi masak khan…

|

#2 . Buat prioritas yang dipikirkan.

Mungkin susah yah, untuk memikirkan beberapa hal sekaligus. Otak manusia pun terbatas. Tapi dengan pembiasaan, maka otak juga akan mengikut ritme kita. Ketika saya sedang menulis ini, sebenarnya saya juga sedang mengerjakan hitungan statistic untuk penelitian yang harus segera selesai.

Tapi ketika mas Arief meminta saya menulis pada jam 01.30 pagi hahahaha….., saya tidak mau mengabaikan lintasan pikiran yang ada di benak saya. Dan segera saya tulis, takut hilang. Tapi yang saya tulis hanya poin pentingnya saja. Sementara saya kembali memikirkan pekerjaan saya. Dan pada saat yang sama saya juga masih chat dengan beberapa orang teman yang memiliki jam siang di negaranya. Dan sesekali, melihat anak-anak yang sedang tidur, membetulkan selimut dan posisi mereka, membuatkan susu untuk si kecil.

Prioritas saya yang mana? Tentunya memikirkan mengerjakan pekerjaan saya. Tapi bukan berarti saya mengabaikan hal yang lain. Bagaimana membuat prioritas pikiran? Ibaratnya mengisi sebuah bejana dengan batu. Mulai dengan batu besar, kerikil dan pasir. Maka seluruhnya akan bisa masuk. Muali dengan yang besar, sedang dan yang kecil. Mana yang sebaiknya kita pikirkan dengan serius, mana yang hanya sekedar dalam lintasan pikiran. Dan sedapat mungkin segera ditulis. Walau itu hanya memikirkan, besok masak apa yah…

|

#3. Buat Urutan kerja.

Bagi saya, ini juga penting. Jika kita tidak bisa mengurutkan pekerjaan, maka semuanya akan mejadi sangat tidak efisien dan tidak efektif. Efisien bisa disebut sebagai : hemat waktu, tenaga, uang. Efektif bisa juga dikatakan sebagai : tepat waktu, hasil yang sesuai. Jika bisa mencuci baju dengan mesin cuci, jangan habiskan waktu dengan menunggu. Lakukan pekerjaan yang lain. Jika masak air, jangan ditungguin airnya, lakukan yang lain.

Ini adalah masalah bagaimana kita membagi waktu untuk melakukan beberapa pekerjaan yang bisa sekaligus dilakukan. Sambil menulis misalnya, tapi sambil menyuapi anak yang kecil. Dan bisa tetap mengajaknya melakukan permainan sederhana. Kuncinya kembali ke manajemen pikiran, hehehe… saya pun kadang juga suka lupa koq. Nah, kalau lagi merebus air, jangan ditinggal jauh-jauh. Pikiran tetap harus ingat “saya sedang merebus air” walau sedang mengerjakan yang lain.

|

#4. Jangan serakah, ukur kemampuan.

Manusia memiliki keterbatasan masing-masing. Jika saya bisa, belum tentu orang lain bisa. Jika saya tidak bisa, saya yakin orang lain bisa. Jika hanya mampu melakukan dua hal, jangan paksakan diri untuk melakukan empat hal. Karena hasilnya tidak akan optimal. Saya menyadari, banyak hal yang menjadi tidak sempurna. Namun ada beberapa keadaan yang membuatnya memang harus dilakukan secara bersamaan. Kadang kita merasa serakah, semua mau dilakukan. Tapi dengan memaksa semuanya urut dalam barisan prioritas kerja dan pikiran, maka satu demi satu bisa diselesaikan.

|

#5. Jangan abaikan kecerdasan ragawi.

Pikiran yang sehat, jiwa yang sehat, ada dalam raga yang sehat. Jika banyak pekerjaan yang harus dilakukan, maka beri perhatian pada raga. Jangan sekali-kali diabaikan. Bagaimana kita akan sanggup melakukan beberapa pekerjaan sekaligus jika fisik tidak mendukung.

Ada masanya kita diberi sakit, agar beristirahat. Namun selama bukan pikiran yang sakit, maka tetap bisa melakukan beberapa pekerjaan sederhana. Mas Hengky tetap menulis di blognya, walau di tangannya tertancap infus. Melakukan apapun yang sifatnya multi (berkali-kali atau beberapa) harus dengan cerdas menggunakan energy. Tarik nafas panjang (inhale, exhale gituu)…dan tersenyum. …(ahhh kurang lebar senyumnya  )

Teman-teman, rasanya lima poin itu saja sudah cukup, saya pun merasa tidak sempurna dan tidak layak menulis ini (karena diminta dengan sangat aja neh, sama yang punya blog). Selebihnya adalah sering berlatih. Sekali lagi, selamat Ulang Tahun untuk Am.com, terimakasih, blog ini dan seluruh pengunjungnya memberi banyak hal buat saya. Dan dari semua ini, yang paling berkesan bagi saya adalah berteman dengan banyak orang di dunia maya.

Sukses untuk Anda.

|

Catatan Arief : Multitasking dalam konteks artikel ini adalah kemampuan mengerjakan beberapa pekerjaan dalam satu waktu.


161 Responses to “5 Kunci Sukses Multitasking”

  1. :hihi: thanx untuk artikelnya bun. Sori neeh saya ngrepotin melulu.

    Mudah-mudahan artikel ini bermanfaat untuk temen-temen yang kesulitan untuk melakukan multitasking activity (termasuk saya) :ngelamun:

    Sukses untuk semua urusan Bunda! :merokok:

    balas komentar

    bunda Reply:

    @arief maulana, subuh2 wis rokokan….haihaiahiahaiaaa

    balas komentar

    arief maulana Reply:

    @bunda, ngga suka merokok bun… Lha wong ngga ada gambarnya munkey ngapucino… hahaha…

    balas komentar

    Yes I Can Reply:

    @arief maulana, capucinno na bisa di request ke Fenny mas, khan Fenny hobi bangun pagi juga, :hihi:

    balas komentar

    arief maulana Reply:

    @fenny, bisa dianter? :ngakak:

    balas komentar

    Formula Harta Virtual Reply:

    @Yes I Can, Walah. Koq malah ngomongin capuccino mas. Salam kenal juga mas Arif.

    balas komentar

    arief maulana Reply:

    Hehehe… Pemanis comentar Pak. :ngakak:

    balas komentar

    leaderstreet Reply:

    artikel menarik mas arief, dari bunda yah…mantap,

    membuat rencana kerja, prioritas berfikir, serta step kerja adalah bagian pengembangan diri yg paing penting dlm memulai sesuatu yg bermanfaat…

    balas komentar

    arief maulana Reply:

    @leader, iya Pak. Kebetulan yg memiliki kompetensi menulis masalah multitasking ini adalah Bunda.

    balas komentar

    web designer sby Reply:

    @arief maulana, Artikel yg bagus. kaya nya semua blogger wajib deh Buat rencana harian, mingguan, bulanan, tahunan. Contoh: posting sehari 2, seminggu jadi 14, sebulan jadi 60. Setahun postingan kita sudah 720. Hebat

    balas komentar

    arief maulana Reply:

    @Rudi, mestinya iya Pak. Kalau saya selain planning, juga diotomatiskan dgn bikin beberapa artikel, postingnya dijadwalkan. Begitu juga dengan email broadcast pemberitahuannya, ikut dijadwalkan di settingan autoresponder.

    Jadi saat artikel2 tsb muncul otomatis, saya bisa kerjakan kegiatan lainnya.

    balas komentar

  2. Risma says:

    :sip: subhanallah… bagus nih tipsnya… terima kasih,,,, :hore:

    balas komentar

    Bunda Reply:

    @Risma, :koprol::koprol::nyembah::nyembah:

    balas komentar

    Yes I Can Reply:

    @Bunda, siap dipraktekan bunda, Fenny masih keteteran antara kuliah, sosial dan bisnis, ne target bisnis Fenny jadi agak molor sedikit,:hiks:
    doakan segera launch y Bun,,

    balas komentar

    arief maulana Reply:

    @Fenny, wow calon pemilik produk baru ini. Produk apa tuh mbak?

    balas komentar

  3. wah ini artikel yang saya perlukan banget mas, terus terang saya bingung harus mengerjakan apa terlebih dahulu, blogging sambil cari uang atau mengerjakan tugas lainnya, kadang setelah didepan kompi saya malah bengong ngak tahu harus memulai dari mana. dah gitu hasilnya adalah nol besar.

    Mas saja ijin print artikel ini ya, biar gampang saya baca-baca. mudah-mudahan dengan ilmu ini bisa mengurangi ilmu kepepet saya hehehe
    thanks

    balas komentar

    arief maulana Reply:

    @ dian sonata, silahkan kalau mau diprint. Kalau mau repost jgn lp cantumkan link aslinya ke artikel ini.

    Butuh konsultasi lbh lanjut bs kontak bundapreneur yg buat artikel ini di blog bundapreneur

    balas komentar

    Bunda Reply:

    @arief maulana, atau mas arief yg mau konsultasi sama mas dian sonata…..:ngakak::ngakak::puyeng:

    balas komentar

    arief maulana Reply:

    @Bunda, ups… belum waktunya bun :hihi:. Urusan pinang meminang aja belon kelar… :ngakak:

    balas komentar

    Bunda Reply:

    @arief maulana, hahaha:ngakak::ngakak::ngakak: mas dian sonetanya ga ngerti maksud saiiaaaa…..hihihi:hihi::hihi: btw, koq saya ga bisa buka link dia yah…IE nya nolak

    balas komentar

    arief maulana Reply:

    @Bunda, iya dia ngga ngerti kayanya :hihi:. BUka situs yg mana bun? Seni Bercinta tah?

    balas komentar

    arief maulana Reply:

    @Bunda, aku bisa tuh bun buka 2-2 nya… Yang SB dahsyat… hahaha!

    balas komentar

    bunda Reply:

    @arief maulana, :ngakak::ngakak::abisngintip::abisngintip::meneketehe::wadew:

    balas komentar

    arief maulana Reply:

    Lah niatnya kan blog walking. Harus adil dwong… Smuanya dikunjungi gitu :ngakak:

    balas komentar

    seni bercinta Reply:

    @arief maulana, thanks, kalo direpost pasti saya cantumkan tautannya.

    @Bunda, saya belum ada apa-apanya Bun.

    balas komentar

  4. belum bisa mengatur waktu nih. Dalam mengerjakan kerjaan multitasking, pasti ada satu kerjaan yang tersisihkan atau malah jadi tidak optimal.

    Jadi, SALLUUTTT untuk orang-orang yang bisa bekerja secara multitasking…. :sip:

    Salam Kreatif,
    Octa Dwinanda

    balas komentar

    Bunda Reply:

    @online-business-story.com, saya juga kadang masih susah nih mas ngatur waktu……mudah2an sie tetap bisa optimal

    balas komentar

    arief maulana Reply:

    @ Octa, sama mas. Sy jg msh kesulitan. Makanya minta bunda yg berkompeten utk nulis ini hehehe…

    balas komentar

  5. singgih says:

    hebat dah dengan artikel bunda……. :sip:

    balas komentar

    Bunda Reply:

    @singgih, :sikut::sikut::muach:

    balas komentar

    arief maulana Reply:

    @ singgih, Coba ketemu langsung mas, bs lbh kagum lg njenengan.

    balas komentar

    singgih Reply:

    @arief maulana, pngen bgt mas kalo soal ktmu mah coz banyak IM di indonesia yg kagum ma bunda dng multitaskingnya Kerja keras adalah energi kita membuat hidup ini tenang

    balas komentar

    arief maulana Reply:

    @singgih, kapan-kapan perlu bikin acara kumpul bareng IM se-Indonesia neeh… hahaha…

    balas komentar

    download software pc Reply:

    @arief maulana, wah pengen bgt mas, ikut kalo ada acara ky bgtu coz saya pngen blajar ma seleb2 IM :hihi:

    balas komentar

    arief maulana Reply:

    @download software pc, ayo ke Surabaya mas. Skalian ketemu ma Cosa Aranda. Besok klo jadi saya ketemuan ma Ardy Pratama + Cosa Aranda

    balas komentar

    download software pc Reply:

    @arief maulana, haduh mas saya masih kuliah maklum baru masuk kuliah nih masih rada :puyeng: gto :hihi: memang tempat tinggal mas arief di mana

    balas komentar

    arief maulana Reply:

    @download software pc, aku tinggal di Sidoarjo. Tapi biasanya kalo ketemuan ama temen2 di Surabaya

    balas komentar

  6. :baca: oya mas arief, saya menemukan blog nih…yang membahas juga tentang multitasking, tapi memang katanya pengaruhnya di otak antara pria dan wanita sendiri

    “Sebuah artikel menguatkan, bahwa otak wanita memiliki Corpus Callosum, sekelompok syaraf yang menghubungkan otak kanan dan kiri. Sedang pada pria, syaraf ini memiliki ukuran 25% lebih kecil dibanding wanita. Itu artinya, wanita cenderung mudah menghubungkan antara perasaan dan pikirannya. Dalam bahasa sederhana, wanita memutuskan lewat jalan tol untuk menghubungkan antara perasaan mereka dengan percakapan, sedang pria cenderung memilih lewat gang-gang sempit dengan banyak rambu stop, berbelit-belit, tak praktis.”

    dikutip

    http://bukaini.com/multitasking

    balas komentar

    Bunda Reply:

    @muhamad arifin, wah…kutipan yang bagus sekali, saya ga sempat cari referensi multitasking, dah keburu kena serangan fajar….hehehehe…selama ini cuma pernah dengar kalau katanya wanita lebih bisa mengerjakan multitask dibanding pria. Baru tau nie, ada penjelasan ilmiahnya. :sip::sip:

    balas komentar

    muhamad arifin Reply:

    @Bunda, :hehe: pengalaman pribadi sih bun, trus pas blogwalking juga, ternyata dirasa rasain bener juga :guayarek:

    balas komentar

    arief maulana Reply:

    @ipin, hahaha… Blogwalking ada manfaatnya kan. Sy jg ngrasa sama mas. Makanya cari figur yg bener2 bs praktekin multitasking ini utk share.

    Pengalaman yg dishare tentu lbh ok drpd teori semata. Tul nggv

    balas komentar

    arief maulana Reply:

    @bunda, serangan fajar yg mendatangkan banyak kemaslahatan hehehe…

    balas komentar

    arief maulana Reply:

    Thanx mas ipin, sy udah pernah bc yg satu ini. Tp sy ga mo nyerah dgn keadaan :ngakak:. Sy optimis cowok jg bs gt loh. Makanya sy cr info tips2 multitasking.

    Kitas pasti BISA, walau mungkin kemampuan multitasking nya msh jauh di bwh kaum hawa…

    balas komentar

  7. Tri Agung says:

    setiap orang memiliki caranya tersendiri, kalau mau multitasking ya ikuin cara bunda, tapi klo blom bisa cukup fokus aja ma satu pekerjaan baru next…

    balas komentar

    Bunda Reply:

    @Tri Agung, setuju…….:sip:

    balas komentar

    arief maulana Reply:

    @tri agung, bener mas. Artikel ini pun sebenernya hanya tindakan preventif, kalo suatu saat kita terpaksa ber-multitasking ria… Hehehe…

    balas komentar

  8. tips sederhana dan kelihatan sepele Tapi jika di jalankan hasilnya akan terasa berbeda antara bumi dan langit.
    :wooo:

    balas komentar

    Bunda Reply:

    @MasterClickCom, haiahaihaihaiaaaaiiii…..tips sangaaad sederhana, pan nulis poin2 nya cuma 5 menit:ngakak::ngakak::ngakak:mudah2an bisa jadi semangad saya juga…..

    balas komentar

    arief maulana Reply:

    @ bunda, side effect nulis artikel motivasi / manajemen diri adlh memotivasi diri kita sendiri…

    balas komentar

    arief maulana Reply:

    Bener masa… Keliatannya sepele. Tapi klo bener diikuti, bisa jd manusia super dgn power of multitasking… Hehehe

    balas komentar

  9. @bunda, wah..:sip::sip:dahsyat sekali…
    share yang amat membantu saya bunda…..maturnuwun

    hem sebab dalam beberapa pengalaman saya bermultitasking…sedih juga bunda 50 persen berantakan:hiks:

    ga sesuai target semula…ada aja yang kurang…

    setelah melihat 5 poin di atas, saya jadi tahu apa yang mesti dibenahi…^_^

    mantab bun

    @Arief…salam hangat bro:sip:

    balas komentar

    arief maulana Reply:

    @ alfred, syukur deh. Jd ngga salah request bunda nulis artikel ini.

    balas komentar

    Bunda Reply:

    @Alfred Sejuta cinta, :sikut::koprol:

    balas komentar

  10. Buste says:

    Motivasi2 spt itu bagus bagus aja tapi yang jadi pertanyaan apakah semua itu benar-benar bisa kita lakukan dalam tinndakan nyata, saya kawatir tulisan2 bagus ini hanya menjadi tulisan belaka dan kita nggak bisa terapkan dalam tindakan nytata. Bagi saya internet hanya sebagai penunjang dan bukan malah sarana untuk kita berkutat didalamnya hingga lupa waktu. :puyeng::puyeng:

    balas komentar

    Bunda Reply:

    @Buste, dicoba dulu mas….ini ga pake teori koq….:meneketehe::hehe:

    balas komentar

    arief maulana Reply:

    @Bunda, ini praktek diteoriin ya Bun…:hihi:

    balas komentar

    Bunda Reply:

    @arief maulana, yaaaa bagaimana, pagi2 buta ditodong artikel…..yah saya teorikan aja…apa tuh namanya kalo masak, tapi sembari setrika, pikiran tetap ke gorengan biar ga gosong, tapi ngisi waktu dengan nyetrika…..anggap aja manajemen pikiran….mana yang prioritas dipikiran, ya gorengan, tapi ga lupa meletakkan setrikaan pada posisi yg benar, biar ga gosong bajunya seperti di filem2…:ngakak::ngakak::puyeng:

    balas komentar

    arief maulana Reply:

    @Buste, itu sebabnya saya lebih suka meminta Bunda nulis artikel ini daripada nyuplik di buku bos… :hihi:

    Kalau di buku biasanya teori2 belaka. Sementara yg ditulis sama bunda ini adalah PRAKTEK yang DITULISKAN dan udah dibuktiin sendiri sama BUnda.

    Dan ngomong2 yang ditulis Bunda itu praktek dunia nyata loh mas, bukan aktivitas internet.

    Kalau memang ada yang nyandu, saya kira itu balik ke masing-masing individunya. Yang ngga bisa memanaje diri. Tul ngga?

    balas komentar

    Alfred belajar bisnis Online Reply:

    @Buste, bisa boz…mangga atuh dipraktekan…
    kita tidak akan tahu hasilnya sebelum mencobanya bukan???

    balas komentar

    arief maulana Reply:

    @Alfred, bener sekali. Kalau g dicoba memang ga akan ngerti dan tahu hasilnya…

    balas komentar

  11. omjun says:

    siipp… salam kenal buat bunda…. :sip::sip:

    balas komentar

    Bunda Reply:

    @omjun, hai hai haaiiii:ngakak::love:

    balas komentar

    arief maulana Reply:

    @Bunda, :hihi: salamnya itu loh… khas! :ngakak:

    balas komentar

    Bunda Reply:

    @arief maulana, hahahahahaha:ngakak::ngakak:

    balas komentar

    Bunda Reply:

    @arief maulana, :melet:hahahahahahahahah:ngakak::ngakak::meneketehe::hore:

    balas komentar

  12. BuNinil says:

    Terima kasih artikel manajemen diri. Lama tak mendengar ceramah Aa’Gym — kaya’jadi gantinyalah ….. Trims Mas Arief dan Bunda, juga salam kenal dan salam hangat spesial buat Bunda dari saya.:nangis: :nangis: :nangis: :nangis: (terharu)

    balas komentar

    Bunda Reply:

    @BuNinil, ya Allah Bu Ninil….jadi malu saiiaaa……mestinya harus belajar banyak dari bu Ninil nieh….:sip:

    balas komentar

    arief maulana Reply:

    @BuNinil, sama-sama BU Ninil. Mantep yah artikelnya Bunda kali ini! :hore:

    balas komentar

    Bunda Reply:

    @arief maulana, waduuh…jangan berlebihan deh, biasa aja mas. Banyak yang bisa melakukan, tapi mungkin belum nemu mereka yang menuliskannya….:hihi::hihi:

    balas komentar

    arief maulana Reply:

    @Bunda, makanya itu bun… yg udah ketemu disyukuri dulu! :hihi:

    balas komentar

  13. ismail says:

    thanks bunda utk artikelnya. Untuk mas arief, ditunggu artikel2 lainnya ya

    balas komentar

    Bunda Reply:

    @ismail, you are welcome……:hore::guayarek:

    balas komentar

    arief maulana Reply:

    @ismail, tenang Mas Ismail. Artikel baru udah siap kok. CUma nunggu schedule posting aja.

    Memberi kesempatan artikelnya untuk bernafas dan mendapatkan apresiasi dari pengunjung blog ini. :hihi:

    balas komentar

  14. buat am.com met ultah ya moga sukses selalu! sekalian buat bunda ma mas arief q minta ijin nih tuk menuliskan kembali artikel ini di blog ku. makasih!!

    balas komentar

    arief maulana Reply:

    @andrik sugianto, thanx mas. Jangan lupa link asli ke artikel ini ya! Jangan cuma ke home page aja! :hihi:

    balas komentar

  15. bunda lagi ngapain ya sekarang,:hihi:

    balas komentar

    arief maulana Reply:

    @candradot.com, di buzz aja mas YM nya :ngakak:

    balas komentar

    bunda Reply:

    @candradot.com, xixixixixix….haaaatcccchiiiiyyyyyy:no::jigong:

    balas komentar

  16. Akbar alatas says:

    Sumpah mantap banged..

    cocok buat aq yang kuliah sambil kerja dan bantu orang tua .. dan bantu nenek ., .

    waduh . .
    multitask banged ya.. .
    tapi masi kacau nie. .

    oke de ..
    Insya ALLAH ana bisa terapin menejemen waktu versi bunda..

    tx banged lho bunda. .

    ntar kapan2 aq buat blog personal deh.. . salam kenal buat pengunjung semuanya..

    dan buat mas arief.. semoga blognya di beri keberkahan oleh ALLAH SWT . .

    balas komentar

    arief maulana Reply:

    Hahaha… Ga sah pake sumpah lagi mas. Mudah2an tips dari bunda bermanfaat. Dan saya mengaminkan doa yg terakhir…

    balas komentar

    Bunda Reply:

    @Akbar alatas, sumpeeeeh dweeh ,,,ente hebaad bangeed:sip::sip::sip:bgm caranya tuh bagi waktu??

    balas komentar

    Akbar alatas Reply:

    @Bunda, aq yang harus belajar sama bunda. ..

    bagi waktunya kurang maksimal .. jadinya banyak kesempatan terlewatkan ..:hiks:

    balas komentar

    arief maulana Reply:

    @Akbar alatas, never stop learn to be better than before… oke! :baca:

    balas komentar

  17. budhi says:

    multitasking itu perlu pembelajaran juga kali ya…karena banyak yang harus kita kerjakan, ‘kepaksa’ kita belajar membagi-baginya…lama-lama jadi terbiasa.
    sebagai sesama ibu-ibu, bunda, saya salut padamu :sip:
    @mas arief, good choice! for your blog

    balas komentar

    arief maulana Reply:

    @budhi, ini mas apa mbak sih? Namanya budhi tapi kok ada statement ‘sebagai sesama ibu-ibu, bunda, saya salut padamu’ hehehe…

    Btw kalau saja banyak yg punya pengalaman soal manajemen diri dsb, tentu saya akan minta yg lainny jg utk menulis di blog ini.

    balas komentar

    budhi Reply:

    @arief maulana, saya ibu budhi, tapi bukan ibunya wati dan iwan, he..he..

    balas komentar

    Bunda Reply:

    @budhi, hai hai haaaaii…salam kenal ibu Budhi…..maksudnya mas Arief ga salah pilih apa nieh…Ya, bener say, bermula dari ‘kepaksa jadi manusia gurita, mesti multitentacles’…dah jadi biasa….

    balas komentar

    arief maulana Reply:

    @bunda, jadi inget slogan ‘bisa karena dipaksa’ :hihi:

    balas komentar

    Bunda Reply:

    @arief maulana, menurut tori karakter manusia…manusia ada 2 type. Yang umum adalah yang type X…manusia dalam kelompok ini karakternya adalah nunggu dipecut baru bergerak, nunggu diperintah baru bekerja….

    balas komentar

    arief maulana Reply:

    @Bunda, :baca: makanya banyak karyawan daripada bos! hehehe…

    balas komentar

    budhi Reply:

    @Bunda, maksudnya gak salah pilih penulis artikelnya, karena Bunda memang berpengalaman jadi gurita, he..he.. :hihi:
    btw, makasih kunjungannya

    balas komentar

    arief maulana Reply:

    @Ibu Budhi, ibu ada pengalaman soal manajemen diri? Bisa post artikel disini juga bila memang ada. Lumayan loh dapet backlink + dibaca ratusan orang.

    balas komentar

  18. dreamfrog says:

    know your limit.
    saya malah kebanyakan yang dikerjakan sehingga gak selesai semua.
    kalau udah gitu, langsung potong kompas, putus semua pekerjaan dan fokus pada satu aja.
    kadang overdoit kalau lagi melakukan sesuatu sehingga mestinya selesai malah ingin disempurnain lagi.pokoknya sulit deh.
    masih perlu banyak belajar.

    balas komentar

    arief maulana Reply:

    Sama mas. Sy jg kebanyakan business plan. Kalo digarap smua skaligus bisa buyar tuh ga ada yg jadi…

    balas komentar

  19. Achmad Fauzi says:

    Ooo ternyata benar kata orang bijak : kamu tak bisa maju tanpa manajemen.
    Tapi kita sering lalai, karena kurang biasa berdisiplin …
    Trims sharingnya. Salam.

    balas komentar

    arief maulana Reply:

    @ahmad, lalai karena kurang biasa disiplin. Kadang2 ketidakdisplinan ini jg akibat dr keteladanan ortu yg jg tidak disiplin…

    Mbulet Mode : on

    balas komentar

  20. velvet says:

    betul sekali tips-nya. tp melaksanakannya susah.
    mungkin pikiran ini harus berhenti dulu, dan biarkan kesadaran yang mengambil alih respon kita. :puyeng:

    balas komentar

    arief maulana Reply:

    @arnasati, kadang2 semua suka terlihat sulit di awal. Namun setelah dicoba dan terbiasa mungkin kita akan bilang ‘ternyata cuma segini aja’, hehehe…

    balas komentar

  21. pasutrisatu says:

    wah!makanya sering kesuksesan seseorang itu dibaliknya ada campurtangan wanita, lady first, krn wanita bisa multitasking..telaten dan sabar..kapan nikahnya mas biar tambah sukses..hehe..:sip::sip:

    balas komentar

    arief maulana Reply:

    @pasutrisatu, wadew… Pertanyaan maut. Saya aja belum mapan, ntar ngidupin keluarga pake apa? Hehehe…

    balas komentar

    Bunda Reply:

    @pasutrisatu, :sip::sip::sip:tak dukung….kalau perlu tak pilihkan xixixixixixi…..haaatttccchhiiiyyyy:ngakak::ngakak:

    balas komentar

    arief maulana Reply:

    @bunda, siapa siapa? :ngakak:

    balas komentar

    Bunda Reply:

    @arief maulana, loohhhh…..pan tinggal milih thoh……:puyeng::puyeng:

    balas komentar

    arief maulana Reply:

    @bunda, justru itu yang bikin :puyeng::puyeng: :uhuk:

    balas komentar

  22. dhimas says:

    mantep tuh tipsnya, tapi bisa ‘ngak ya orang kaya saya ngejalaninnya

    balas komentar

    arief maulana Reply:

    @dhimas, bisa mas. Anda adalah apa yang Anda pikirkan… :uhuk:

    balas komentar

  23. turisuna says:

    Tips yang keren banget, klo buat saya yg paling susah sie menentukan prioritas, abisnya semua kerjaan keliatan penting sie :hihi:
    Tapi katanya emang perempuan lebih multitasking ketimbang cowok, buktinya banyak cewek yang bisa nyetir sambil benerin make-up di kaca spion :hehe:

    balas komentar

    arief maulana Reply:

    @turisuna, aku juga bias loh nyetir sambil terima telpon…
    :telpun:

    (mekso multitasking, ngga mo kalah MODE : ON) :wooo:

    balas komentar

    Bunda Reply:

    @turisuna, :baca::jigong::guayarek:

    balas komentar

    arief maulana Reply:

    @Bunda, :ngakak::ngakak::ngakak:

    balas komentar

  24. artikel yang bermutu neh :sip::sip:

    untuk beberapa poin saya sendiri belum menerapkan… prioritas.. jadwal… wah..
    saya copas dulu n nanti dicatat buat diaplikasikan ah

    ngomong2… saya bisa megang mouse, makan, minum sambil dengerin musik wkwkwkww.. itu mah bukan multitask… semuanya juga bisa ya kalo gitu -_-a

    balas komentar

    arief maulana Reply:

    @andri, itu multitask juga mas. Cuma level ringan dan terendah. Ga pake mikir kan…. :ngakak:

    balas komentar

  25. Selamat Mas … mudah2n lebih sukses lagi .. sekali2 berkunjung donk ke blog saya dan kasuh masukan ..:sip::hihi:

    balas komentar

    arief maulana Reply:

    Terima kasih. Kemarin sy blogwalking mas. Ke temen-temen yg koment. Mungkin mas belum kasih komentar.

    Maaf saya ga bisa sering2 blogwalking karena memang padet kegiatan. Mungkin next time mas. Coba koment di artikel saya berikutnya, biar saya ikuti linknya.

    balas komentar

    tetenw(blog sehat) Reply:

    @arief maulana, terima kasih atas koment-nya link anda menjadi salah satu referensi saya … :sip:

    balas komentar

    arief maulana Reply:

    @tetenw(blog sehat), sama-sama… :nyembah:

    balas komentar

  26. Diam-diam saya salut dengan jurus MULTITASKING yang dimiliki Bunda.
    Wanita Hebat dan mendekati sempurna.

    balas komentar

    arief maulana Reply:

    @Umar P.K, setuju mas Umar. Vote for Bundapreneur… :sip:

    balas komentar

    Bunda Reply:

    @Umar Puja Kesuma, ini diam2 atau pernyataan terusterang pak guru yang mencintai murid2nya:hihi:

    balas komentar

  27. Wuahh…bushyet…nyasar di blognya para “guru” manajemen nih..moga-moga ketularan pinter nih…

    salam kenal.

    balas komentar

    arief maulana Reply:

    @anas, Bisa… Praktekin aja. Hehehe…

    balas komentar

    Bunda Reply:

    @Cangru’an Rek…!!!, jo cangru’an waeee…..:ngakak::ngakak:

    balas komentar

  28. Reza Fauzi says:

    hem… pengennya sih bisa mengatur seperti itu, hehe tapi coba aja deh..

    balas komentar

    arief maulana Reply:

    @reza, bisa karena biasa. Biasa karena terus mencoba. Never give up. Hehehe… :guayarek:

    balas komentar

  29. klo diamati..orang2 sukses pikirannya bisa multitasking tp tetep bisa fokus untuk tiap task

    balas komentar

    arief maulana Reply:

    Manajemen pikirannya itu Pak yg mantep. Dalam tempo sesingkat2nya bisa ganti fokus pikiran saat tasknya berganti. Butuh latihan…

    balas komentar

    Yes I Can Reply:

    @arief maulana, aktif mode on,:uhuk:

    balas komentar

    arief maulana Reply:

    @Yes I Can, :sip:

    balas komentar

  30. noto says:

    Wah, mantab Bunda. Memang sih kalau urusan Multitasking ibu2 adalah jagonya. Saat mencuci pakaian masih disambi ngrebus air masih disambi nyapu lantai. Waduh jadi ingat Bunda yang dirumah.

    balas komentar

    arief maulana Reply:

    @noto, :hihi: iya Mas. Kodrat wanita kali yah, diberi kelebihan multitasking lebih baik dari pria.

    balas komentar

    Bunda Reply:

    @noto, :ngakak::ngakak:beneer,,,,ibu2 emang top dah, saya juga belajar dari ibu saya…..tapi ada juga loh yang ga bisa multi gitu….sampe cucian pagi baru dia jemur sore, alasannya ; “saya mah nyante aja, mana yg mau dikerjain aja”…duh,,,ngeliatnya itu loh yang ga enak….cucian piring, nti aja deh kalo dah numpuk, sekalian….

    balas komentar

    arief maulana Reply:

    @bunda, jangan2 itu anomali :hihi:

    balas komentar

  31. Haris says:

    Salam kenal duluw mas…

    Komennya menyusul… :clinguk2:

    balas komentar

    arief maulana Reply:

    Salam kenal juga.

    balas komentar

  32. fadly muin says:

    kadang-kadang kita tidak sadar, kalau situasi yg serba mendesak menjadikan kita menumbuhkan reaksi-reaksi cepat.

    seprti kiat2 yg di paparkan bunda diatas, mencerminkan refleksi situasional yang butuh sikap yg cekatan..

    Salam Salut buat Bunda:sip:

    balas komentar

    arief maulana Reply:

    @fadly, nice comment :sip:

    balas komentar

    Bunda Reply:

    @fadly muin, :love: hehehehe….

    mencerminkan refleksi situasional yang butuh sikap yg cekatan..

    pasukan buser donk yah….buru sergap yang mesti feklek dan cekatan….bener mas, kadang kita dihadapkan pada situasi yang harus punya tingkat reflek tinggi untuk menangani semua. . . dan tahu mana prioritasnya

    balas komentar

  33. Suarakelana says:

    Ini multitasking selaku individu. Di salah satu blog saya, saya menulis juga multitasking selaku pimpinan tim, kemampuan mengelola banyak subtim secara bersamaan.

    balas komentar

    arief maulana Reply:

    @suara kelana, benar sekali Pak. Karena sebelum mengelola orang lain, ada baiknya kita mampu memanage diri terlebih dahulu.

    Mungkin bisa postkan link artikelnya di komen Pak, biar temen2 yg ingin tahu bisa menelusuri. :sip:

    Salam

    balas komentar

    Suarakelana Reply:

    @arief maulana, oiya, maaf mas Arief. Tulisan dimaksud ada disini, semoga bisa dipahami karena gak sebagus tulisan anda.

    balas komentar

    arief maulana Reply:

    @suara kelana, saya udah cek tadi cuma belum sempat komentar. Bagus kok. Dikemas dgn bhs yg profesional. Berkarakter menurut saya.

    balas komentar

    Bunda Reply:

    @Suarakelana, bener,,,artikelnya bagus deh…saya pilih point terakhir, optimalkan seluruh tool … kayak quiz : ask the audience, fifty-fifty, phone a friend

    balas komentar

    arief maulana Reply:

    @Bunda, koreksi bun : bukan phone a friend tapi call a friend :ngakak:

    And saya pilih… Call a bunda, :ngakak: :ngakak:

    balas komentar

    Bunda Reply:

    @arief maulana, :ngakak::ngakak: ogah ah kalau dipanggil….saya khan bukan bunda panggilan:ngakak: telpon ajan yah

    balas komentar

  34. Rohadi says:

    Perlu waktu agak lama buat nyelesaikan baca post ini mas, ntar aja baca via email di HP ( subsribe ):hiks:

    balas komentar

    arief maulana Reply:

    @Rohadi, materinya memang agak berat dan tidak bisa sekali baca lantas bisa. Perlu pemahaman dan dicoba point per point.

    Makanya ga sedikit temen2 yg save as artikel di blog ini untuk dipelajari lebih lanjut.

    balas komentar

    Bunda Reply:

    @arief maulana, dah berapa kali baca mas??? :hihi::hihi:

    balas komentar

    arief maulana Reply:

    3x bun. Waktu ngedit, waktu liat hasil editan… And habis candra komen… :ngakak:

    balas komentar

  35. Tapi kadang dalam suatu kesibukan kita sering melupakan kesehatan raga…padahal kalo udah sakit…semuanya jadi gak berguna…thanks mas

    balas komentar

    arief maulana Reply:

    Hidup yg terbaik adalah hidup yg seimbang. Sepakat pak?

    balas komentar

    Bunda Reply:

    @bronze chandeliers, read my article…..kecerdasan ragawi
    http://www.ceritabundaku.com/2009/11/kecerdasan-ragawi.html

    balas komentar

  36. nely hartika says:

    mau nih pinter kaya bund….
    tp saya baru kenal internet blm 1 bln.

    balas komentar

    arief maulana Reply:

    @nely hartika, udah download The Simple Internet Selling saya blm? Cocok tuh untuk yg baru kenal internet. Gratis.

    balas komentar

    arief maulana Reply:

    @

    balas komentar

    arief maulana Reply:

    @nely hartika, salam kenal. Silahkan download TSIS di halaman my product saya. Gratis. Ini akan membantu mbak mendapatkan gambaran soal bisnis internet.

    balas komentar

  37. [...] iya, saya menggunakan tema Multi Motivasi karena terinspirasi dengan tulisan bundapreneur, tentang 5 kunci sukses multitasking. Saya kagum dengan kepiawaiannya menempatkan diri dalam menghadapi rutinitas. Mungkin [...]

  38. Arya says:

    Hebat, Ibu rumah tangga type luar negeri…
    Hehehhee.. Ternyata di Indonesia juga ada…
    Pertamax Bun..
    Mas Arief, Slm kenal ya…:sip:

    balas komentar

    arief maulana Reply:

    @Arya, salam kenal jg Mas Arya.

    balas komentar

  39. Selamat Ulangtahun Mas Arief semoga semakin sukses adanya and jangan lupa berbagi pada saa ya…. hadiah dari Tuhannya.

    balas komentar

    arief maulana Reply:

    @Suparti Ninengah, terima kasih. Ya, saya berusaha utk slalu bisa berbagi…

    balas komentar

  40. [...] iwankus : yg cara bunda bisa ngerjain bermacam tugas keseharian bundapreneurs : kayaknya udah ada di blog nya arief maulana hehehe ttg multitasking [...]

Leave a Reply

:hihi: :hiks: :melet: :nangis: :ngakak: :puyeng: :sip: more »

[+] kaskus emoticons nartzco

WordPress Theme Design