4 Kunci Keberhasilan Hidup

Oleh : Arief Maulana

Waktu Subuh
Waktu Subuh

Tidak seperti biasanya, pagi ini saya menghabiskan waktu di rumah. Yap, saya sedang berada di Sidoarjo. Kebetulan weekend dan cuti bersama saya habiskan untuk liburan ke rumah, mumpung ada kesempatan sebelum nanti rotasi domisili pekerjaan dimulai.

Ba’da subuh, ibu bercerita banyak tentang kehidupan keluarga pasca pensiunnya ayah sejak pertengahan Bulan Mei ini. Ibu bercerita dengan tenangnya bagaimana mereka berdua menghabiskan masa pensiun dengan sangat tenang. Setelah berbagai gelombang pasang surut kehidupan yang menguras pikiran, emosi, melelahkan fisik dan batin.

Ada ketenangan dan keberkahan yang tidak terbayar dengan harta berlimpah. Beberapa hal yang ibu syukuri antara lain, mulusnya “landing” ayah dari pekerjaan di kantornya. Tahu sendiri kan, saat ini banyak pejabat yang pasca pensiun masih diubek-ubek terkait masalah dan kasus di kantornya ketika mereka menjabat. Alhamdulillah ayah tidak. Semua masalah persis selesai tepat pada waktunya.

Ibu juga bersyukur di masa pensiun, hampir tidak ada sama sekali tekanan ekonomi yang berarti. Saya sendiri sudah bekerja dan lepas sepenuhnya dari tanggungan ortu. Adik saya yang masih kuliah sudah mendapatkan beasiswa penuh beserta living costnya dari Depag, disamping dia sudah mulai berbisnis sendiri. Sedangkan adik saya yang baru lulus kuliah walaupun masih mencari pekerjaan, namun masih cukup tercover dari pensiunan ayah.

Selain itu, beberapa cita-cita kedua orang tua sudah tercapai. Mulai dari naik haji, umrah kedua di masa pensiun, renovasi rumah, dan mengganti mobil keluarga yang lebih nyaman dengan tahun pembuatan yang baru serta pajak tahunan yang murah di akhir masa pensiun juga tercapai.

Selain itu tidak ada beban hutang yang mesti dibayar. Semua cicilan sudah lunas tepat pada waktunya. Dan itu masih menyisakan dana tabungan yang lebih dari cukup untuk jangka waktu yang lama dengan investasi logam mulia, yang akan menjaga nilainya dari inflasi ekonomi. 

Seluruh perencanaan mereka dalam menjalani kehidupan, BERHASIL!

Kini mereka berdua tinggal menikmati masa pensiunnya dengan tenang. Punya banyak waktu untuk lebih fokus dan meningkatkan kualitas dan kwantitas ibadah lebih baik lagi.

Perencanaan Yang Berhasil
Perencanaan Yang Berhasil

Di pagi itu, ibu kemudian mensharingkan 4 kunci yang selalu mereka pegang dalam menjalani kehidupan.

1. NIAT YANG SUNGGUH-SUNGGUH

Semua selalu berawal dari niat. Apakah kita punya niat yang sungguh-sungguh untuk mencapai sesuatu (goal, impian, tujuan, dll), ataukah hanya sekedar saja tanpa ada nilai disana. Sesuatu yang memiliki nilai, cenderung akan kita perjuangkan dengan sungguh-sungguh daripada sekedar keinginan belaka.

Kadangkala kita juga perlu menata niat. Apakah goal yang kita inginkan hanya untuk kepentingan diri kita semata? Ataukah menyangkut kepentingan orang lain juga. Goal yang menyangkut orang lain dan bisa mendatangkan banyak manfaat, biasanya cenderung lebih mudah tercapai daripada yang hanya untuk kepentingan diri kita sendiri. Apalagi bila diniatkan sebagai ibadah.

2. KERJA KERAS

Niat sudah ada, pertanyaan selanjutnya apakah kita mau bekerja keras untuk mewujudkan apa yang kita inginkan tersebut? Jangan berharap hasil yang besar kalau kita maunya kerja santai. Mereka yang menikmati hidup dengan kerja santai, biasanya sudah membayar semuanya dengan kerja keras di awal. Persis seperti pesawat ulang alik NASA. Butuh sumber tenaga yang besar untuk dorongan di awal. Setelah mencapai titik orbitnya, sedikit saja tenaga yang dibutuhkan untuk bergerak.

Kerja Keras dan Perjuangan
Kerja Keras dan Perjuangan

3. DOA YANG KHUSYU’

Dunia ini dinamis. Selalu berubah. Naik dan turun, bagaikan roda kehidupan yang selalu berputar. Siapa yang tidak kuat, tentu akan tergilas saat berada di bawah dan tak mampu bertahan. Karena itu lah kita memiliki Tuhan, tempat untuk bergantung dan meminta pertolongan. Dia lah sumber energi terbesar yang akan selalu memberikan kita power tiada batas untuk terus melangkah dan menghadapi kerasnya kehidupan.

“Berdoalah dengan khusyu’. Mintalah apa yang kamu mau. Tapi jangan lupakan tugasmu sebagai hamba, untuk beribadah kepadanya. Di Al-Qur’an, Allah sudah berjanji akan mengabulkan doa kita. Dan akan mengubah nasib kita, bila kita berjuang untuk mengubahnya.”

“Tidak akan berkurang kekuasaannya bila kamu tidak menyembahNya. Justru karena kita membutuhkan Allah, maka kita menyembah kepadaNya. Pada akhirnya, semua untuk kebaikan kita sendiri.”

Pertanyaannya adalah apakah kita hanya berdoa ketika susah? Masih ingatkah kita dan bersyukur kepadaNya disaat kita senang?

4. TAWAKKAL

Kalau sudah melakukan semuanya dengan maksimal, yang bisa kita lakukan adalah pasrah dan tawakkal kepadaNya. Biarkan Dia memilih, apakah yang kita perjuangkan itu benar-benar baik untuk kita ke depannya, atau malah membawa petaka dan masalah tiada henti.

Sungguh Tuhan Maha Tahu apa yang akan terjadi di masa depan. Alangkah baiknya bila kita berpegang hanya kepadaNya. Dia lah sebaik-baik penuntun kehidupan.

Tawakkal
Tawakkal

Bila sudah melakukan semuanya, namun hasil tak kunjung terlihat. Bersabar dan cobalah untuk ikhlas. Mungkin Tuhan punya rencana lain yang jauh lebih besar, lebih hebat dari yang kita minta. Semua akan indah tepat pada waktunya, bila kita pasrahkan kehidupan ini padaNya. Hampir tidak ada figur sukses yang tidak melibatkan Tuhan sebagai “partnernya” dalam berusaha.

Semoga sharing dan oleh-oleh liburan saya kali ini bermanfaat untuk kita semua, khususnya saya pribadi agar bisa mengikuti jejak keberhasilan orang tua.

  1. Spertinya Poin nomr 2 yang paling sulit di lakukan.. :puyeng:

    Skrng jg ane sedang berusaha keras mwujudkan impian..
    haha…(kyak film laskar pelangi aj).

    Buat mas arif, perbnyk artikel aj ttg poin nmr 2, pasti sbagian bsar insan di bumi ini jg perlu :sip:

    N yg pling penting jngn lpa sring2 mampir ke blog ane, skalian liat tmpilan baru na.
    :hihi:
    radan stromer recently posted..Berselingkuh ama Linux, He-he…My Profile

  2. Nice share. Saya jadi teringat kedua orang tuaku rahimahullah. Dengan kerja keras, berdo’a, bersabar, bertawakal dan bersyukur mereka meraih sukses dunia, semoga juga akhirat. Insya Allah. Saya masih belum bisa konsisten untuk shalat malam seperti yang dilakukan orangtuaku rahimahullah. Makasih atas sharenya mas Arief. Semoga kita semua juga bisa sukses dunia dan sukses akhirat.
    Toko Herbal recently posted..Habasya Oil KapsulMy Profile

  3. Ini nasehat yang paripurna dari orang tua. Lengkap dari awal hingga akhir. Kalau boleh menambakan sedikit adalah masalah konsistensi. Karena di sepanjang perjalanan pasti banyak kendala dan godaan yang dapat menggoyahkan niat yang semula sudah bulat.

  4. saya setuju banget,,, itu merupakan 4 kunci menuju kesuksesan. untuk poin 1 dan 2, tlong dong dksh motivasinya supaya niat dan kerja keras kita tidak pernah luntur,,,
    minta tipsnya dung,, soale ane sering semangat di awal aj, di akhir2 na psti dah gak semangat lagi. :(
    thx a lot of ,,,

  5. selamat. semoga mas arief dan keluarga selalu diberi rasa syukur oleh Alloh swt. Dan saya berharap apa yg mas tulis bisa saya praktekan. Karena, seperti kata Pang Tung, orang sukses selalu meninggalkan jejak.
    hauzan kamil recently posted..tesMy Profile

  6. Memang sgala sesuatu yang dikerjakan harus dilakukan dengan sungguh-sungduh, dan harus disertai dengan doa, serta percaya bahwa Tuhan pasti akan menolong setiap umatNya yang memohon kepadaNya. Thx Mas untuk sharenyayang sangat bermanfaat.
    Franky T recently posted..TIPS MEMBUAT PRODUK INFORMASIMy Profile

  7. Untuk poin yang no.2 Klo saya boleh tambahkan dikit berdasarkan pengalaman sendiri, satu alasan kenapa orang filipin bisa menyebar dimana2x di seluruh dunia dan kepake di dunia kerja adalah karena etos kerja mereka yang sangat bagus disamping kemampuan bahasa Inggrisnya. Jazakallah artikelnya ya akhi.

  8. Tips yang sangat bagus, tapi satu hal yang juga penting kita harus ISTIQOMAH dalam menjalankan keempat tips tersebut.

    SUKSES..SEMUANYA.

  9. Subhanallah,Allahamdulillah, betapa bahagianya punya ortu yg sdh suksess menjalani kehidupan di dunia dan persipan menuju kejln Nya…contoh yg bisa mentauladani anak2 beliau dan org lain,smg Allah memudahkan sgl urusan Bpk Arief n Kel.amiin

  10. Eri B. Priyono says:

    Setuju sekali mas arief, sangat memotivasi saya. Apalagi saya sedang mulai membangun bisnis yang memang melewati berbagai tantangan dan mudah2an kita bisa sukses bersama. Salam sukses

  11. mama fathia says:

    terimakasih sharenya. kita mempunyai orangtua sang kebetulan sama prinsifnya, namun sayang disaat saya sedikitnya bisa memberi kebahagiaan, bapak meninggal.

  12. yang tidak boleh ketinggalan adalah SABAR serta Menerima apa2 yang sudah digariskan oleh ALLAH SWT – jgn pernah menilai apa yg akan diterima setelah yg telah kita lakukan terhadap Yang Maha Kuasa. Amien

Leave a Reply

CommentLuv badge
Please leave these two fields as-is:

Protected by Invisible Defender. Showed 403 to 471,788 bad guys.