3 Tipe Peserta Training Atau Pelatihan Internet Marketing

Tipe Peserta Training, Tipe Peserta Pelatihan

Tipe Pelajar Di Kelas, Tipe Pelajar Indonesia, Macam-Macam Tipe Pelajar, Tipe Peserta Training, Tipe Peserta Diskusi, Tipe Peserta Didik, Tipe Peserta Pelatihan, Tipe Belajar Orang Dewasa, Jenis Karakteristik Peserta Didik, Jenis Karakter Peserta Didik

Oleh : Arief Maulana

Sejauh pengalaman saya mengikuti atau pun memberikan training, workshop, atau pelatihan internet marketing, selalu ada tiga jenis peserta yang ikut. Ketiga jenis peserta ini biasanya tidak terlalu terlihat ketika pelatihan sedang berlangsung. Namun, justru ketika pelatihan berakhir baru ketiga jenis peserta ini mulai menampakkan wujud aslinya. Sehingga jangan heran jika sebaik dan sebagus apapun seorang trainer internet marketing membawakan pelatihan, biasanya jumlah peserta yang mempraktekkan apa yang diberikan kurang lebih 20% dari jumlah peserta yang ikut pelatihan. Nah apa saja ketiga tipe peserta peserta tersebut?

1. Mr. KEPO

Konon dalam bahasa gaul anak muda, “kepo” artinya adalah kepengen tahu segala hal urusan orang lain. Di dalam dunia pelatihan internet marketing, Mr. Kepo adalah peserta yang ikut pelatihan hanya sebatas untuk memuaskan rasa penasarannya saja. Biasanya mereka adalah peserta yang terhipnotis oleh buaian copywriting atau bahasa promosi dari pelatihan yang sedang diselenggarakan. Mereka ini menyumbang porsi prosentase terbanyak dari jumlah total peserta pelatihan internet marketing.

Usai pelatihan internet marketing berakhir, biasanya tidak ada perubahan atau dampak apapun dalam bisnis onlinenya. Ya dikarenakan itu tadi, ikut pelatihan cuma karena penasaran. Setelah rasa penasarannya terjawab, “Oh cuma gitu aja ya.” Tidak ada tindak lanjut prakteknya.

2. Mr. INSTAN

Awal berangkat menuju tempat pelatihan, semangat begitu membara. Niat penuh, “senjata” lengkap, serta ucapan komitmen di dalam hati bahwa apa yang diajarkan di dalam pelatihan internet marketing akan dipraktekkan penuh sehingga bisa membawa perubahan pada bisnis onlinenya atau pun usaha offline yang akan dimaksimalkan promosi onlinenya.

Sesampainya di tempat pelatihan, nyalinya kemudian ciut. Semangatnya memudar. Hilang sudah semua motivasinya, lantaran ternyata internet marketing tidak seinstan yang dibayangkan dalam pikirannya. Bayangannya adalah hari ini ikut pelatihan, pulangnya praktek, besoknya langsung dapat duit dari internet marketing. Ternyata tidak semudah itu.

“Hidup itu bukan instan, melainkan percepatan.”Agus Piranhamas

Tidak ada yang instan di dunia ini. Semua bertahap dan membutuhkan proses. Namun, bukan berarti tahapan tersebut tidak bisa dipercepat. Ibaratnya, jika sekolah SD jangan 6 tahun cukup 4 tahun saja. Jika sekolah SMP jangan 3 tahun, cukup 2 tahun saja. Begitu pun jika sekolah SMA jangan 3 tahun, cukup 2 tahun.

Di dunia internet marketing juga sama. Tidak bisa instan, butuh proses dan bertahap, namun jika pola pikir dan pola bekerjanya sudah benar setiap tahapan tersebut bisa dipercepat sehingga tidak membutuhkan waktu yang terlalu lama untuk mendapatkan hasil.

3. SANG PEMENANG

Kelompok ketiga ini lah yang merasakan manfaat dan perubahan paling besar dari pelatihan internet marketing yang diikutinya. Mereka sudah memahami bahwa segala sesuatunya tidak bisa instan. Membawa pola pikir yang benar ketika mengikuti pelatihan. Disamping itu, tidak mau rugi. Karena sudah mengeluarkan biaya untuk ikut pelatihan, maka tidak mau rugi hingga dimaksimalkan semaksimal mungkin.

Ketika trainer memberikan kesempatan praktek, dia maju paling pertama. Ketika sesi tanya jawab dibuka, tidak segan-segan bertanya jika memang tidak tahu atau belum mengerti. Dan ketika pelatihan sudah berakhir, paling semangat praktek. Grup diskusi alumni juga tidak luput dari perhatiannya. Jika ada kendala dalam praktek, grup alumni jadi tempat bertanya dan berdiskusi dengan para senior alumni yang sudah lebih dulu praktek. Minimal motivasinya adalah mengembalikan biaya investasi ikut pelatihan tersebut. Kelompok ketiga ini lah yang akhirnya akan merasakan hasil dari perjuangannya dalam mempraktekkan keilmuan yang sudah diajarkan.

Mayoritas peserta pelatihan di Indonesia adalah tipe pertama, yakni Mr.Kepo. Diikuti tipe kedua, Mr.Instan. Dan terakhir yang paling sedikit adalah Sang Pemenang. Bagaimana dengan Anda, masih sering dan suka ikut pelatihan internet marketing? Kira-kira tipe peserta ke berapa Anda?

  1. bisnis online memang sudah sangat menjanjikan untuk dunia usaha, bahkan umkm kecil juga mulai di support website untuk menunjang pemasaran
    bener kata tulisan anda, semua tidak ada yang instan, semua butuh proses, apalagi tentang dunia IM,
    saya menyesalkan ada banyak penjual ebook bisnis online di berbagai situs affiliasi yang mana resellernya mengatakan bisa mendapat penghasilan instan sekian juta hanya dari twitter, atau dari promosi ke instagram dll, padahal mereka menutupi fakta jika bisnis online tidk semudah yang digemborkan copywrite jualan mereka. miris sih, seolah mereka seperti menjual mimpi aja ke para calon buyer ebooknya.
    Blogger Bandung recently posted..Tidur Telanjang & Moorning Sex? Wah, Ini tips dan triknya!My Profile

Leave a Reply

CommentLuv badge
Please leave these two fields as-is:

Protected by Invisible Defender. Showed 403 to 471,788 bad guys.