Oleh : Arief Maulana

hal yang mempengaruhi mindset, mindset suksesIf you can control it, you’ll be the winner

Halo rekan-rekan, jika sebelumnya saya sudah memaparkan secara sederhana bagaimana mindset bisa membantu kita meraih kesuksesan, maka di posting kali ini saya ingin mensharingkan faktor-faktor apa saja yang sekiranya mempengaruhi mind set kita. Ingat rumusan mind set, mind set salah, action pun salah, akhirnya? Bukan sukses yang diraih malah kegagalan.

Ada banyak teori yang membeberkan faktor-faktor ini. Dan seperti biasa saya merangkumnya dengan sederhana agar bisa dicerna. Jika Anda mencari teori yang agak mendetail, saya mereferensikan sebuah buku, MANAGE YOUR MIND FOR SUCCESS. Tenang, hanya judulnya saja yang bahasa inggris, isinya 100% bahasa Indonesia. Penulisnya pun seorang pakar Mind Navigator & Reeducator No.1 Indonesia, Adi W Gunawan.

Karena versi Arief Maulana, maka saya membagi garis besarnya menjadi 3 hal : input informasi, lingkungan sekitar, dan pengalaman masa lalu

space

#1. INPUT INFORMASI

Rekan-rekan disadari atau tidak setiap hari otak menyerap informasi yang ada disekeliling kita. Informasi tersebut kemudian diproses dan disimpan ke dalam mindset and believe sistem bawah sadar kita.

Dua unsur ini layaknya sebuah software yang bekerja otomatis dalam diri kita. Kalau softwarenya bagus tidak masalah, karena program Anda adalah program sukses yang akan membantu Anda menemukan jalan sukses. Begitu juga sebaliknya, kalau programnya adalah program gagal, biasanya apapun yang Anda lakukan selalu gagal. Yang pasti program ini berjalan dengan atau tanpa pesetujuan Anda.

Orang yang sering menerima informasi positif akan sangat jauh berbeda dengan mereka yang senantiasa dihujani oleh info-info negatif. Dan orang sukses punya kebiasaan untuk menyaring informasi yang masuk kedalam pikirannya.

Misalnya, Anda sering membaca berita-berita kriminal. Maka secara tidak langsung Anda menanamkan pada otak Anda bahwa ada banyak orang jahat di sekeliling kita. Hasilnya, kita menjadi orang yang senantiasa curigaan dan selalu berprasangka buruk (bedakan curiga dan prasangka buruk dengan sikap waspada).

Sebaliknya ketika Anda mendengarkan hal-hal positif, misalnya melihat acara Mario Teguh Golden Ways, maka ini akan membantu Anda untuk selalu berada dalam kerangka berpikir positif. Dan orang yang selalu berpikir positif, secara tidak langsung membantu otaknya untuk bekerja maksimal dan ujung-ujungnya memicu kreativitas yang positif.

Kabanyakan informasi-informasi ini masuk dari apa yang Anda baca dan apa yang Anda dengar. Maka mulailah menyaring dan berkomitmenlah pada diri Anda untuk hanya selalu memberikan yang terbaik (info positif) kedalam pikiran Anda.

Caranya? Sisihkan sedikit penghasilan Anda untuk membeli, membaca dan mempraktekkan buku-buku positif. Misalnya buku leadership, bisnis, pengembangan diri, komunikasi, dll. Kalau pun toh duit terbatas, kenapa tidak memanfaatkan fasilitas gratisan? Perpustakaan misalnya atau bisa juga blogwalking ke blog-blog yang senantiasa memberikan informasi positif.

Biasakan mendengar dan melihat hal-hal positif. Sebisa mungkin kurangi hobi Anda terhadap hal-hal yang berbau negatif dan ganti dengan yang posisif. Jika sebelumnya Anda selalu mendengarkan berita-berita negatif di TV kurangi. Ganti saja dengan menonton Mario Teguh Golden Ways, dll. Dan memang saya akui televisi sekarang lebih sering menyajikan tayangan yang berdampak negatif daripada positifnya.

space

#2. LINGKUNGAN SEKITAR

Contoh sederhana, anggap saja Anda sudah bekerja di sebuah perusahaan. Kira-kira kalau lingkungan kerjanya adalah orang-orang yang selalu pesimis, malas, tidak produktif, dll, Anda terbawa suasananya tidak? Tentu saja terbawa. Dan ini menjadi suatu kebiasaan hingga akhirnya otak sadar Anda memindahkan kebiasaan ini menjadi suatu kebiasaan (program) baru untuk alam bawah sadar. Akhirnya, kerangka berpikir Anda pun terpengaruh juga menjadi pola pikir yang cenderung negatif.

Hati-hati juga dengan siapa Anda bergaul. Saya bersyukur sekali ketika masih aktif di MLM dulu bersama Adi Wardana, rekan-rekan pergaulan kami adalah orang-orang luar biasa. Rata-rata dari mereka adalah orang yang memiliki posisi di perusahaannya masing-masing (Manager dan Branch Manager). Akhirnya pola pikir mereka tentang bagaimana cara memandang masa depan dan bagaimana proses menuju sukses menular kepada saya dan Adi.

Tentunya ini membuat kami sedikit lebih “dewasa” dan “bijak” dalam merencanakan masa depan bila dibandingkan rekan-rekan mahasiswa yang lingkungan pergaulannya hanya sesama mahasiswa. Jika mereka hanya berpikir kuliah untuk lulus cari kerja, maka saya pribadi sudah berpikir bagaimana caranya sebelum usia 40 tahun sudah passive income sejak duduk di bangku kuliah.

Akhirnya banyak yang melihat Saya dan Adi “gimana gitu”. Padahal saya merasanya biasa saja. Tanpa saya sadari ternyata tindakan saya (action) benar-benar dipengaruhi oleh mindset saya yang sudah terbentuk akibat pergaulan yang positif tadi. Biasanya kita sendiri tidak merasa ada yang berbeda dan berubah, namun orang lain melihatnya sangat berbeda.

Hati-hati dengan siapa Anda bergaul. Bukan berarti kita lantas membatasi diri dan memilih teman. Kalau hanya sekedar berteman dengan siapa saja saya oke, namun untuk pertemanan yang berkualitas, Anda bisa memilih mereka-mereka yang memiliki sisi positif untuk dipelajari. Seperti kata pepatah, bergaul dengan tukang jual terasi maka kita ikut bau terasi. Bergaul dengan tukang minyak maka kita ikut harum.

space

#3. PENGALAMAN MASA LALU

Coba bayangkan, apa yang terjadi bila Anda menyetir mobil lebih banyak melihat spion dari pada melihat ke depan? Nabrak bukan…

Itulah gambaran ketika kita terlalu memikirkan masa lalu. Apalagi kalau masa lalunya cukup kelam. Itu bisa membingkai pola pikir kita dengan trauma. Mengutip kata-kata Mario Teguh,

Masa lalu tidak akan berpengaruh pada masa depan Anda. Yang memiliki pengaruh atas masa depan Anda adalah masa sekarang. Apa yang Anda lakukan saat ini, akan mempengaruhi bagaimana kehidupa Anda di masa mendatang.”

Sering kali kenangan masa lalu yang kelam menghambat laju pertumbuhan kita dalam merangkai masa depan yang penuh dengan kesuksesan. Anda tentu masih ingat kisah gajah di artikel sebelumnya mengenai mindset ini. Bagaimana pengalaman yang pahit akhirnya membuat sang gajah tidak berani berbuat lebih untuk memperjuangkan kebebasannya.

Dalih yang paling sering keluar adalah… TRAUMA. Padahal trauma itu rugi kalau dipelihara. Dan ngomong-ngomong kalau seisi bumi ini dipenuhi manusia-manusia yang trauma-an, mungkin generasi berikutnya ngga ada manusia yang bisa berjalan. Kok bisa? Lha iya, anak kecil semuanya trauma ketika jatuh pada saat belajar jalan. Akhirnya, ngga ada lagi yang mau mencoba belajar jalan karena katanya, “Jatuh itu sakit, aku trauma belajar jalan.”

Jadi apapun masa lalu Anda, yang terpenting adalah apa yang Anda lakukan saat ini.

Apa dan bagaimana Anda beberapa tahun mendatang akan sangat bergantung dari apa dan bagaimana tindakan Anda saat ini.

Saya kira ini dulu lah. Kalau rekan-rekan ada yang punya pengalaman atau mau menambahkan silahkan. Yang pasti tetap perdjoeangkan cita-cita sukses Anda dengan mindset yang tepat dan keyakinan yang mendalam.

Salam Sukses,
Photobucket
space

3 Hal Yang Mempengaruhi Mindset
Share On Facebook
Share On Twitter
Share On Google Plus
Share On Linkedin
Share On Pinterest
Share On Youtube
Contact us

73 thoughts on “3 Hal Yang Mempengaruhi Mindset

  • kalo dalam ilmu sosial. proses yang di utarakan mas arief tentang mind set adalah proses dialektika. dimana cara kerjanya sama. yaitu Informasi dari luar -> diserap oleh otak kita -> lalu dikeluarkan lewat tindakan kita. (tesis + anti tesis = sintesis)

    dan mas arief memaparkannya dengan begitu sederhana, agar enak dibaca dan sangat memotivasi. tapi jangan salah, saya tau bikin artikelnya tidak semudah yang kita baca.. (tul ga mas…?)

    1. @Fadly Muin, iya mas… yg tak posting disini lewat proses editing berulang kali… di buku aslinya saya butuh 2x baca baru paham apa maksud penulis…

  • Artikel yang bagus Mas Arief.
    3 hal di atas bisa menjadi anjuran yang sangat baik untuk memperbaiki dan merawat mindset kita.

    Mengenai kalimat Mario Teguh di atas. Mari kita jadikan motivasi untuk selalu ACTION sekarang juga, tidak perlu dianalisis secara redaksional. Karena menurut saya kalau diteliti secara maknawi bisa kacau alias mbulet.

    Salam istimewa!
    KLIK BISNIS GURU : Referensi Bisnis Online dan Info Pendidikan

  • Berpikir positif akan memberikan aura positif bagi jiwa kita serta akan memacu hormon-hormon yang positif di dalam tubuh kita. Hal ini akan selalu membuat kita tampil segar dan bercahaya.

    Klo menurut saya selai televisi yang selalu menunjukan berita negatif, internet pun juga banyak negatifnya mas…seperti pornografi dan perjudian online….

    Namun semua itu tidak akan mempengaruhu karakter kita jika kita selalu menjadikan kepositifan sebagai pola pikir kita.

    Salam Sukses

    1. @Handoko Tantra, soal aura positif ini memang benar adanya mas.

      Saya pernah ikut di sebuah seminar sukses. Pembicaranya adalah orang yang selalu berpikir positif di setiap tindakannya.

      Waktu itu saya dilewati oleh orang disamping kanan… rasanya kaya ada pancaran energi mengalir ke dalam diri.

      Eh ujung-ujungnya saya baru tahu kalau yg ngelewati itu adalah pembicara utamanya…

      :hehe:

  • Masa lalu yang sukses bisa dijadikan dijadikan sebagai motivasi lagi bahwa sebenarnya kita juga bisa….Namun sebaliknya masa lalu yang gagal sebaiknya diambil hikmahnya saja..

  • Wah2 mas, kebetulan pas banget saya tadi siang saya mempelajari tentang character building di kampus, memang benar segala yang positif akan di keluarkan juga dengan positif, tapi saya mau tanya, apa ia hanya apa yg kita perjuangkan sekarang atau waktu sekarang berpengaruh ke masa depan? apa masa lalu tidak berpengaruh?:mikir:

    Salam super :hore: :)

    1. @Gilank, kesuksesan adalah buah dari langkah-langkah sukses yang kecil.

      Begitu juga masa depan. Kesuksesan di depan adalah hasil akumulasi dari kesuksesan-kesukesan di masa sekarang.

      Seperti kata Mario T, masa lalu sudah berlalu dan tidak akan bisa mengubah masa depan. Yang bisa adalah tindakan di masa sekarang.

      Itu… (Mario Teguh Mode : ON)

  • Artikel yang menggugah mas,

    Sebuah komunitas bisa sangat mempengaruhi dalam pembentukan mindset dan arah hidup.
    Berkumpul dengan komunitas yang tepat serta mempunyai visi misi sama, akan sangat membantu seseorang untuk mencapai tujuan hidupnya, begitu juga sebaliknya, salah komunitas bisa membawa seseorang menjauhi pencapaian tujuan hidupnya.

    Sangat disayang saat ini banyak orang yang terjebak masuk dalam sebuah komunitas yang justru menghambat pencapaian tujuan hidupnya. Ingin sukses tapi kumpulnya dengan para p******ng :no:

    -salam sukses-

    1. @Ricky, mo gimana lagi mas. Ada satu pemikiran yang kadang menghambat orang-orang itu untuk memperluas pergaulan…

      Males kenalan sama orang baru. Apalagi kalau harus menyesuaikan dengan kebiasaan baru yang bertentangan dengan kebiasaan para p******ng.

      Padahal kunci sukses… mau berubah!

  • Btw kalo boleh tahu berapa lama bergerak dalam bisnis MLM dan ilmu apa saja yang sudah didapat mas?, saya salut dengan cara pandang mas arief dalam menentukan arah hidup. Gapapa kok kalo ga dijawab, just want to know aja…Sapa tahu bisa saya jadikan input untuk kemajuan pola pikir (point no. 1 & 3 kan)..hehe..

    -salam sukses-

    1. @Ricky, kalo seingat saya total 3 tahun. Masa negatif ma MLM 1 tahun. 2 tahun masa produktif… setelah itu mundur teratur karena waktu dah ngga bisa ditolerir mas.

      Maka pelarian saya ke bisnis online yg bisa digarap paruh waktu.

      Ilmu yg didapat :
      1. Wawasan dunia bisnis (kejam dan enaknya)
      2. Ilmu marketing
      3. Pengembangan diri (dipaksa terjun langsung ke lapangan ngadepin customer)
      4. Perubahan sikap dan pola pikir.
      5. dll… (banyak positifnya lah)

    1. @Budi Warsana, udah pernah baca buku aslinya mas?

      Cari bukunya mas… ada langkah2 praktis reprogram mindset dan alam bawah sadar disana.

      1. @arief maulana, sy bolak balik baca artikel ini dengan artikel ‘bagaimana mindset mempengaruhi kita’ yang merupakan tulisan terdahulu dan juga artikel yang saya tulis ‘terbentuknya paradigma’… ternyata sy juga harus segera mengatur haluan kembali…., terimakasih Cak Arief, semoga sukses dan sehat selalu.

  • Artikel yang bagus mas, beruntung sekali menemukan blog ini.
    Senang bisa menjadi bagian dari komunitas yang memiliki mindset positif seperti ini, semoga menular ke saya juga. :)

    1. @habibie reza, terima kasih. Biar update… silahkan submit alamat emailnya di form yg udah disediakan mas.

      Ntar ada artikel baru mas langsung dikirimi kabar…

      Salam Kenal dan salam hangat,
      :nyembah:

      1. @arief maulana, iya mas arief, masih under construction.. moga aja bisa cepet dibikin nanti blognya.
        Lha ini baru mau bikin tapi malah ngepasi padat aktivitasnya (sok sibuk ya,hehe), takutnya malah ga keurus nanti blognya.

        Salam kenal, salam hangat too..
        :nyembah:

        1. @habibie reza, saya tunggu lho mas. Saya senang kalau adan new blogger yang bersemangat! hehehe…

          Jadi inget ketika pertama kali ngeblog dulu. Sepi pengunjung, ngga ada coment, dll.

          But konsistensi selalu membuahkan hasil!

        2. Back to comment yang ini saya sangat senang dengan support mas arief di atas, “saya tunggu lho mas. Saya senang kalau adan new blogger yang bersemangat! hehehe…” rasanya betul-betul memotivasi! :sip:

          Sekarang dah ada mas blog saya, baru isi satu postingan sih,,:hehe: tapi ga papa, pelan2.. saya nantikan comment dan masukannya.

          :nyembah:
          [emoticonnya lucuuu..hehe]

  • waduh…ilmune mantep tenan mas… 3 pola pikir(mindset) yang digambarkan Mas Arif benar2 mindset menuju sukses… maturnuwun Mas…
    salam sukses…

  • Pagii mas Arief.

    Mind set, itulah yang senantiasa menjadikan manusia punya visi dan misi, menjadikan manusia menpunyai karakter berbeda-beda, gagal sukses dsb, semua berawal dari Mind Set. setuju mas.

    Tidak ada hal apapaun yg tdk bermulai dari situ.

    Saya sering bertemu beberapa pemilik perusahaan yang besar maupun kecil yg maju pesat, sukses dan yg mengalami kemunduran. lalu kemudian sya analisa ternyata tumbuh dan berkembangnya mereka bukan di awali dengan tekhnik management modal, marketing dsb, itu hanya efek dri pola pemikiran mereka tentang bagaimana me manage Mind Set.

    Pengalaman mereka di masa lalu sungguh luar biasa (terlepas dri pengalaman positif dan negatif) semuanya mereka jadikan hal2 positif dan bermanfa’at yg menjadikan mereka mempunyai kekuatan mental yg dahsyat.

    btw. pengalaman masa lalu ternyata bisa di program ulang mas, sya sering baca bolak-balik buku Piece of Mind karangan Sandy MacGregor atau Misteri Insting Manusia karangan Thomas L. Harrison atau Quantum Ikhlas dll. semuanya bisa memberi inspirasi bagi saya.

    Sukses Mas.

    1. Ada yg kelewat nih :-) maksudnya program ulang tentang pemikiran masa lalunya bukan kejadiannya, he hee.

    2. @Irwan M Santika, kalau kata Mas ADi W Gunawan, reprograming mas. Lebih ampuh lagi dengan metode hipnosis ala Romy Rafael.

      Sudah baca quantum ikhlas juga ya! sering ngga mas, dengerin CD Brainwarenya?

      1. @arief maulana, sya sdh cukup lama memperdalam ini mas, dri mulai menciptakan tempat kedamaian di dlm pikiran kita demi menumbuhkan pengalaman batin yg positif termasuk hypnosis diri mas, dan sa’at ini sya sdh bisa menciptakan tempat kedamaian tersebut dgn mata terbuka, membuat sya bisa mengatasi apapun dlm menjalani sesuatu.

        untuk CD nya blm mas, karena seperti yg sya bilang diatas, sya sdh bisa menciptakan dunia apapun di dlm pikiran bawah sadar sya mas.hiburan, pencapaian tujuan, mengendalikan emosi dsb. ah ma’af mas jika terdengar sedikita aneh, mungkin masih banyak yg belum tahu akan hal itu, tpi bagi saya itu merupakan sesuatu hal positif selama kita bisa mengendalikanaya dengan mengetahui fungsi otak kiri,kanan dan otak kecil dsb.

        Tetapi jika ada sya mau juga mau CD nya mas :-)

        btw. mengenai selft talk yg mas tulis di blog sya, sya mencoba menyambungkannya antara yg mas katakan dan yg sya alami.

        1. Ntar mas… AM.com tak bukuin di akhir tahun Terus tak jual. 100% tak sumbangin buat sosial…

          Klo buku komersil… pending dulu lah. Lgpl ada kemungkinan lulus kuliah, saya beli frenchisenya VCC dari mashengky.

    1. @iwan, boleh saja mas. Namun harap bersabar. Soalnya beberapa waktu kedepan blog ini akan saya rombak sistem linknya.

      Namun demikian, mas bisa mengingatkan saya ke depannya untuk tukeran link. Terima kasih!

  • wuih… sip mas artikelnya….

    1. Temen saya Garbage in Garbage out…
    2. Linkungan memang sangat berpengaruh dalam membentuk diri kita, klo kita bergaul dengan orang sukses, mental kita pun akan terdidik menjadi orang sukses

    salam 1%

    1. @basuki sutjijanto, memang benar mas. Seperti kata mbak Ona di bawah, mau jadi apa anda 5 tahun lagi akan sangat bergantung pada apa yang anda baca dan dengan siapa anda bergaul.

      Btw… saya masih penasaran mas… Kenapa salamnya kok 1%? Mungkinkah ada rahasia besar di balik itu semua? Hehehe
      :hihi:

  • lah, senada dengan kata-kata Charles Jones. “Hari ini Anda adalah orang yang sama dengan Anda di 5 tahun mendatang, kecuali karna dua hal : orang-orang di sekeliling Anda dan buku-buku yang sedang Anda baca.”
    tapi memang bener Mas. 3 hal itu berpengaruh sekali. saya merasakan sendiri. saya sekarang jadi suka membaca karena dulu waktu kecil sering di”cemplungkan” sama Ibu’ ke perpustakaan. saya dulu ndak masuk TK. saya lebih suka ikut Ibu’ ngajar di SD. tapi karena sering ganggu akhirnya dikarantina di perpus. tapi saya bersyukur sekarang. karna hal itulah saya jadi suka membaca..

    1. @onabunga, ingat kata-kata Charles Jones, saya juga teringat ketika sering ikut seminar mingguan yang diadakan oleh perusahaan support bisnis network marketing yang saya jalankan dulu.

      Waktu itu sering sekali pembicara berpesan sebagaimana yang dikatakan mas Charles. Ada yang merespon positif dan ada yang cuek saja. Yang merespon positif, hanya dalam beberapa bulan mereka menunjukkan perubahan yang luar biasa.

      Jadi pesan itu memang benar adanya. Terima kasih sudah menambahkan mbak!
      :hore:

  • Apa yang kita lakukan hari ini seringkali merupakan kelanjutan dari pengalaman kita di masa lalu. Sekarang saya merintis penerbit kecil-kecilan (baru menerbitkan 3 judul) yang idenya muncul dari pengalaman saya waktu diajak seorang kerabat ketempat kerja dia, sebuah penerbit di Bandung (15 tahun lalu. Dia ceritakan bagaimana proses penerbitan buku sampai pendistribusiannya. Waktu itu saya tidak menyangka kalo pengalaman tersebut membekas dan 15 tahun kemudian saya mencoba usaha tesrsebut. Thank u, Mas Arief. Sudah berbagi ilmu yang bermanfaat.

    1. @sagara mubarok, benar mas. Keputusan anda hari ini, akan menentukan bagaimana keadaan anda di masa-masa mendatang!

      Saya doakan perusahaan penerbitan Mas Sagara bisa menjadi “gramedia-gramedia” baru di masa mendatang. Atau bahkan buku perdana saya malah diterbitkan oleh perusahaan mas, hehehe…

      :hehe:

    1. @Danu, yang mantep Mas Adi W Gunawannya mas. Saya hanya menyampaikan ulang apa yang ada di dalam bukunya.

      Saya pun saat ini masih belajar untuk menata mindset agar senantiasa berada di jalur yang benar, hingga ke depan benar-benar sukses.
      :uhuk:

    1. @Wawan Purnama, iya mas. Karena manusia makhluk sosial yang selalu kontak dengan orang lain…

      Mungkin karena itu, tapi ngga tahu lagi sih!

    2. @Wawan Purnama, Yap, lingkungan mempengaruhi. Coba kumpulkan 6 orang lalu jumlahkan penghasilan lalu bagi 6, itu lah penghasilan kita.

      Jadi…berhati-hatilah dengan linkungan, bukan pilih2 temen loh…hehehe

  • Thx Mas dah membuatku tambah ngerti lagi, apa arti mindset.

    Namun kadang aku merasa enak dengan kondisi sekarang, so untuk memulai suatu perubahan malesnya minta ampun… hehe dasar males yo Mas

    1. @Kahono, kata Pak Edo… musuh terbesar dari kehidupan yang luar biasa adalah kehidupan yang nyaman (comfort zone).

      Kalau ngga siap keluar cari comfort zone, ya jangan berharap pula untuk sukses mas. Motivasinya dicharge dong! Bisa dengan menempel gambar-gambar dream anda di tempat yang mudah terlihat mas.

      Silahkan baca juga artikel :
      http://ariefmaulana.com/2008/12/membangun-visi-itu-simpel

  • Positif Thingking Penting, Positif Feeling is better, karena kita tidak bisa mengontrol pikiran kita tapi kita bisa mengontrol perasaan kita, maka dari itu EMOSI berdasarkan HATI. Ketika kita memiliki PIKIRAN Positif dan kita berikan EMOSI yang mendalam dan kuat Boom Alam semesta mendukung.

    Mas Arief dulu di MLM? Wah sama tuh, MLM membuat kita meiliki pandangan ke depan tentang hidup.

    salam

    Tjandra Danny

    1. @Tjandra Danny, bener banget mas Tjandra. DI buku Quantum Ikhlas pun diajarkan untuk positive feeling agar the law of attraction bisa bekerja dengan maksimal…

  • Pingback: Kekuatan Positive Feeling | ARIEF MAULANA | The Next Success Leader
  • Waaah… benar-benar berpengaruh positip. Merombak masa lalu dan ‘melawan’ pengaruh sekitar kayaknya sulit tuh Mas. Mau promosi artikel juga boleh?

    1. Memang sulit mas! Tapi coba perhatikan perbedaan kalimat berikut :
      (1) Kayaknya sulit tuh mas!
      (2) Gimana ya Mas caranya agar tidak menjadi sulit?

      2 Kalimat di atas sama-sama menyatakan bahwa Merombak masa lalu dan ‘melawan’ pengaruh sekitar sulit. Namun jika kita berpegang pada ungkapan (2), maka kita akan selalu berada pada kondisi positif bagaimana menyelesaikan problem yang ada.

      Biar ga sulit, ya dilatih dong! Hehehe…
      Gpp nyantumin link, asal komentnya nyambung + ngga lebih dari 1!

      Salam Kenal,

  • Pingback: sukses dengan sikap mental yang tepat « mbafi
  • nambhi ms,kl dfilsafat/,istilahnya superego dn dtmbh prespektfnya sigmund freud:penglmn ms kecil.betul kata ms fadly,bener2 pmbhsn yg renyah tp sederhana

  • wow….mantaaab !!
    aku terkesan terhadap opini ini “Masa lalu tidak akan berpengaruh pada masa depan Anda. Yang memiliki pengaruh atas masa depan Anda adalah masa sekarang. Apa yang Anda lakukan saat ini, akan mempengaruhi bagaimana kehidupa Anda di masa mendatang.”

    terkadang kita selalu melihat masa lalu sebelum melangkah, dan ternyata itu kurang tepat.

    terkadang kita juga sadar bahwa masa lalu hanyalah kejadian yang sudah lewat, tapi ngelupainnya itulho yang agak berat.

  • lalu, bagaimana caranya menghadapi orang-orang yang selalu ingin menjatuhkan mindset kita.? padahal sebelumnya kita sudah semangat-semangatnya membuat mindset bagus utk lebih maju dikemudian hari….:hiks:

    1. @kiki, kalau orang2 ini adalah teman2 anda, ya berarti mereka bukan teman yg supportif. Tinggalkan saja. Cari teman baru atau lingkungan sosial yang lebih mendukung Anda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge
Please leave these two fields as-is:

Protected by Invisible Defender. Showed 403 to 470,429 bad guys.