Komitmen Diri Yang Lemah

Komitmen Diri


Gambar di atas adalah salah satu dari sekian banyak dagelan di Republik Ungu, komunitas support bisnis Milagros. Terlihat iseng, namun sangat menyentil kebanyakan Mitra yang bergabung di Milagros dengan mindset seperti judi. Bergabung dan berharap segalanya berjalan otomatis tanpa usaha apapun. Seperti judi, siapa tahu beruntung.

Inilah gambaran kebanyakan orang pada umumnya. Memiliki impian besar, namun ketika diminta melakukan kerjanya mikir setengah mati. Jangan kerjanya, belajar agar bisa melakukan kerjanya saja susah setengah mati. Tapi harapannya tinggi menjulang.

Oleh karena itu, mengingat basis utama bisnis Milagros yang saya jalankan adalah filtering atau menyaring dan bukan convincing atau meyakinkan orang lain, maka sedari awal sudah saya sampaikan kepada Mitra baru bahwa berpindah perusahaan atau bisnis tidak akan menyelesaikan permasalahan mereka jika komitmen mereka dengan dirinya sendiri belum beres.

Silahkan jawab beberapa pertanyaan di bawah ini:

Read More

Memaksimalkan 3 Aset Untuk Sukses

Jamil Azzaini


Tanggal 26 Januari 2019 kemarin saya bersama beberapa Mitra Bisnis Milagros berkesempatan untuk hadir di event Milagros Celebration Day #5 yang diselenggarakan oleh PT. Milagros Indonesia Megah dan Great System. Sebuah event yang cukup meriah dan dihadiri oleh kurang lebih 2000 Mitra Bisnis Milagros se-Indonesia.

Event ini merupakan perayaan atas prestasi para Mitra Bisnis Milagros yang telah membuktikan komitmen dan kerja kerasnya selama setahun terakhir. Untuk itu, selain rekognisi para peraih posisi dan reward, dihadirkan juga pembicara-pembicara kelas nasional seperti Pak Jamil Azzaini dan Pak Tung Desem Waringin.

Nah pada postingan ini, saya ingin berbagi kepada Anda tentang salah satu materi yang dibawakan oleh Pak Jamil Azzaini, khususnya pada bagian memaksimalkan 3 aset untuk sukses atau mencapai impian kita. Apa saja 3 aset tersebut? Aset fisik, aset pikiran dan aset hati.

Read More

Jangan Sembarangan Ikut Pelatihan

Kursus Internet Marketing Online Gratis, Kursus Internet Marketing Online, Kursus Internet Marketing Online Murah, Kursus Bisnis Online Gratis, Pelatihan Bisnis Online Gratis, Kursus Digital Marketing, Kursus Digital Marketing Murah, Pelatihan Digital Marketing, Seminar Bisnis Online, Seminar Tentang Bisnis Online

Kursus Internet Marketing Online Gratis, Kursus Internet Marketing Online, Kursus Internet Marketing Online Murah, Kursus Bisnis Online Gratis (Pic Source: apps-for-learning,com)

Di era informasi seperti saat ini, ada banyak sekali info-info bertebaran di media sosial yang kita gunakan maupun di hasil pencarian mesin pencari seperti Google. Salah satu informasi yang kerap ikut meramaikan jagad online adalah pelatihan, workshop, seminar, kelas online, dan sejenisnya, yang bertemakan make money online alias bagaimana caranya mendapatkan uang dari internet.

Cukup menggiurkan karena biasanya dibumbui dengan berbagia testimoni keberhasilan, bukti pencapaian trainernya dalam menghasilkan sejumlah besar uang dari internet, hingga materi-materi yang kayanya kalau dibaca menimbulkan sensasi, “Gue banget ituh. Gue butuh materinya!”. Akhirnya, kita pun kepincut untuk ikutan DAFTAR!

Selang waktu berlalu, tiba waktunya workshop, seminar, kelas online itu. Kita mengikutinya dengan semangat. Keluar dari kelas, membawa semangat baru, “Saya pasti berhasil praktek ini.”

Ngga butuh waktu lama, kurang dari 2 minggu, di beranda media sosial kita muncul lagi penawaran atau promosi serupa. Dengan bahasan dan tema yang lebih menggiurkan lagi. Tentu saja, tidak lupa dengan testimoni bukti keberhasilan dan endebray endbray lainnya. JEBRET!!! Kita pun mendaftar lagi.

Begitu seterusnya siklus ini berulang. Ada yang mengalami hal yang sama? 

Read More

Data Sudah Lengkap, Tunggu Apa Lagi?

Mengelola Data Dan Informasi, Mengelola Data Dan Informasi Di Tempat Kerja, Mengelola Data Informasi, Mengelola Data Base, Mengelola Data / Informasi Di Tempat Kerja, Mengelola Informasi Dari Situs Web, Mengelola Informasi Dari Internet, Mengelola Informasi Yang Diperoleh, Mengelola Informasi Pemasaran, Mengelola Informasi Dalam Bisnis Internasional, Mengelola Informasi Pemasaran Dan Mengukur Permintaan Pasar, Mengelola Informasi Pemasaran Untuk Mendapatkan Wawasan Pelanggan

Mengelola Data Dan Informasi, Mengelola Data Dan Informasi Di Tempat Kerja, Mengelola Data Informasi, Mengelola Data Base 

Salah satu pelajaran penting yang menancap di benak saya usai mengikuti rangkaian training Mind Technology Mastery for Business adalah tentang data dan eksekusinya. Agar lebih menancap di benak peserta, dilakukanlah sebuah sesi praktek yang saya namakan “DEBUS”.

Kenapa saya namakan debus? Ya karena kegiatannya adalah berjalan di atas pecahan beling. Serem kan? Bayangkan jika Anda yang ikutan menjadi pesertanya, menyaksikan langsung bahkan mencoba langsung berjalan di atas pecahan beling.

Sebelum aksi tersebut dilakukan, kami para peserta diberikan beberapa data sbb: 

Read More

Salah Kaprah Cash Flow Quadrant

Cash Flow Quadrant, Teori Cash Flow Quadrant, Ringkasan Buku The Cashflow Quadrant, Gambar Cash Flow Quadrant

Cash Flow Quadrant, Teori Cash Flow Quadrant, Ringkasan Buku The Cashflow Quadrant, Gambar Cash Flow Quadrant. (Pic Source: Twitter.com)

Seperti yang selalu saya percaya, ilmu lanjutan selalu muncul pada sesi diskusi di luar sesi kelas. Begitu pula dengan pada saat saya mengikuti workshop Mind Technology Mastery for Business yang dibawakan oleh Ki Jendral Nasution. Kali ini bahasa “diskusi nyeleneh” kami adalah tentang Cash Flow Quadrant.

Saya mengenal konsep Cash Flow Quadrant pertama kali 2006, saat masih aktif menjadi distributor di salah satu perusahaan MLM. Konsep ini dipopulerkan dan ditulis oleh Robert T. Kiyosaki dalam sebuah buku yang berjudul Cash Flow Quadrant.

Intinya buku tersebut bercerita tentang 4 cara orang menghasilkan uang yaitu sebagai Karyawan (E), Pekerja Profesonal (S), Pemilik Bisnis (B) dan Investor (I). Kata Om Kiyosaki, orang-orang kaya selalu berada di kuadran B atau I. Puncaknya ada di pada kuadran I (Investor), dimana uang bekerja menghasilkan uang lagi untuk kita. Jadi goal utamanya adalah “BAGAIMANA MENJADI SEORANG INVESTOR”.

Dalam hal ini, ada pemahaman saya yang berubah. 

Read More

Ikigai: Kunci Menikmati Pekerjaan Dan Hidup Bahagia

 Konsep Ikigai, Konsep Ikigai Jepang, Pola Hidup Ikigai, Ikigai Jepang, Ikigai Konsep, Ikigai Tips, Ikigai Adalah, Ikigai Artinya, Ikigai Arti, Ikigai Indonesia.

Konsep Ikigai, Konsep Ikigai Jepang, Pola Hidup Ikigai, Ikigai Jepang, Ikigai Konsep, Ikigai Tips, Ikigai Adalah, Ikigai Artinya, Ikigai Arti, Ikigai Indonesia. (Pic Source: www,gildshire,com)

Saya termasuk beruntung, bisa bertemu dan mendapatkan sesi private coaching dari Pak Jamil Azzaini, Inspirator SuksesMulia. Dan dari sesi inilah, saya baru mengenal ada konsep hidup orang Jepang yang bernama Konsep IKIGAI. Rasanya inilah kunci agar dapat menikmati pekerjaan dan hidup bahagia.

Sesi pertama coaching kami, dilaksanakan di Griya SuksesMulia. Bahan diskusi di sesi pertama kala itu adalah menentukan visi misi hidup dan mendefinisikan kesuksesan seperti apa yang hendak saya capai ke depannya. Ini menjadi penting dan krusial, sehingga Pak Jamil minta untuk tatap muka langsung di sesi pertama ini. Karena sesi-sesi berikutnya akan tergantung pada hasil diskusi ini. Sementara sesi lanjutannya, cukup jarak jauh dengan memanfaatkan media-media teknologi yang ada.

Ketika mulai menggali apa tujuan hidup yang ingin saya capai, ternyata ada kagalauan yang saya alami. Kegalauan itu muncul, lantaran saya tengah berada di persimpangan. Berada di antara pilihan untuk mencapai tujuan yang sama-sama saya inginkan. Sehingga kerapkali yang terjadi adalah saya kehabisan tenaga untuk menjalaninya. Mudah lelah, rentan stres, dan kurang enjoy. Di sinilah kemudian Pak Jamil masuk dan mengenalkan Konsep Ikigai Jepang

Read More