Menulis dan Terus Menulis

Oleh : Arief Maulana

Pagi ini saya iseng sedikit melakukan blogwalking ke blog kawan-kawan lama, yang sama-sama pernah berjaya dengan blog pribadinya masing-masing. Mengejutkan! Sampai saat ini mereka semua masih tetap menulis. Hanya saja mungkin frekwensinya sudah tidak seaktif dahulu yang bisa posting 2 – 3 artikel dalam seminggu.

Saya masih ingat, dulu blogwalking menjadi salah satu aktivitas keren di masanya. Kami saling mengunjungi dan berkomentar di setiap artikel yang baru saja diposting. Tidak cuma sekedar berkomentar, bahkan kami saling berebut meraih posisi pertama komentar terbanyak di blog-blog populer.

Bagaimana dengan sekarang ?  Continue reading

Share This!

2 Investasi Penting Yang Kerap Terlupakan

Oleh : Arief Maulana

Entah kenapa belakangan ini saya sering dan senang sekali membaca buku-buku bertemakan finansial atau pengaturan keuangan. Pemikiran yang dulunya hanya terbatas pada membelanjakan uang dan menabung, kini mulai merambah pada investasi.

Tidak bisa dipungkiri, investasi saat ini sudah mulai merambah pada masyarakat kelas menengah. Dulu investasi adalah ranah para orang kaya atau milyader. Namun, tidak saat ini. Meskipun nilainya tidak sebesar para jutawan, investasi untuk kelas menengah sudah banyak modelnya. Mulai dari reksadana, investasi unitlink (asuransi merangkap investasi), menabung logam mulia, saham, dll. Buku-buku dan seminar seputar investasi ini pun sudah kerap beredar di pasaran.

Meski demikian ada 2 investasi yang kerap dilupakan oleh kebanyakan masyarakat kelas menengah yang mulai berpikir untuk berinvestasi. Apa saja ?   Continue reading

Share This!

7 Cara Sederhana Memenangkan Negosiasi

Oleh : Arief Maulana

Negosiasi. Siapa yang tidak pernah melakukan negosiasi dalam hidupnya? Tidak ada. Hampir semua orang pernah bernegosiasi, sekalipun bentuknya sangat sederhana. Pernah menawar harga barang yang hendak dibeli? Ya, itu salah satu contoh sederhana bernegosiasi. Masih banyak keadaan-keadaan lain yang akan memaksa kita untuk melakukan negosiasi, suka atau tidak suka. Oleh karena itu, kemampuan bernegosiasi pun menjadi penting adanya.

Apapun pekerjaan Anda saat ini, cepat atau lambat akan dihadapkan pada situasi dimana Anda harus bernegosiasi. Tidak usah masalah pekerjaan, Anda dengan pasangan saja mungkin melakukan negosiasi dalam memutuskan sebuah keputusan. Maka dari itu, saya ingin membagikan 7 cara sederhana saya dalam melakukan negosiasi berdasarkan pengalaman selama ini. Apa saja ?  Continue reading

Share This!

Don’t Stress, Let It Flow…

Oleh : Arief Maulana

Tiga tahun yang lalu, saya pernah berdiskusi dengan salah seorang kawan dari Jakarta. Topik diskusi kami pada saat itu adalah tentang tantangan hidup di masa kini yang cenderung membuat lebih banyak tekanan dan berujung pada makin banyaknya orang stres.

Mau tidak mau, manajemen emosi mesti diperbaiki atau ditingkatkan kualitasnya biar tidak sedikit-sedikit kena masalah lantas stres. Padahal ketika kita stres, biasanya pikiran keruh dan sulit untuk berpikir jernih untuk mencari solusi. Akhirnya, karena tidak bisa mencari solusi jatuhnya semakin stres. Anda pernah mengalami hal ini?

Ada sebuah quote bagus yang selalu saya ingat :   Continue reading

Share This!

Membangun Hubungan Yang Dewasa

Oleh : Arief Maulana 

Belakangan ini saya sering sekali mendapati film-film komedi romantis, baik itu di bioskop maupun di channel tv berlangganan di rumah saya. Meskipun sama-sama mengusung tema cinta dan hubungan antar dua manusia, sangat berbeda jauh dengan drama cinta-cintaan yang ditayangkan di tv nasional kita, entah di FTV, sinetron, dan film Indonesia yg ditayangkan di bioskop. Yang mana akhirnya membuat saya menarik kesimpulan :

“Cinta dan hubungan manusia dalam wadah cinta sebenarnya sangat sederhana, kitanya saja yang suka membuatnya jadi rumit dengan gengsi, jual mahal, ego, take it for granted dan drama berlebihan.”

Ini yang membuat kita kemudian mudah sakit hati, merasa di-PHP, galau, dan segala penyakit lainnya yang semestinya tidak perlu ada. Romansa itu menyenangkan, bukan penuh kegalauan dan sakit hati!

Benar kata orang tua dulu, kalau masih sekolah entah itu SD, SMP, SMA bahkan kuliah, sebaiknya memang tidak perlu repot-repot membina hubungan intens dengan lawan jenis macam pacaran. Rugi! Lebih baik fokus dulu pada diri sendiri, kembangkan semaksimal mungkin, hingga sudah memasuki dunia kerja dan lebih dewasa. Apa alasannya? Versi saya ada 5 alasan sbb :  Continue reading

Share This!

Keluargamu Atau Keluarga Orang Tuamu ?

Oleh : Arief Maulana

Sebenarnya saya ingin menuliskan ini sejak beberapa hari yang lalu, saat sedang berlibur ke rumah kedua orang kami (saya dan istri). Namun karena fasilitas yang kurang memadai dan saya juga tidak terlalu nyaman untuk menulis blog via tab, jadi lah saya hanya menulisnya sementara di social media path.

Latar belakang saya memilih judul “Keluargamu Atau Keluarga Orang Tuamu” tidak lain dikarenakan belakangan ini semakin sering saya mendengar cerita atau bahkan curhatan dari teman yang keadaan rumah tangganya kurang begitu baik lantaran terlalu dalamnya intervensi orang tua (baik pihak laki-laki, maupun pihak wanita) dalam kehidupan rumah tangga mereka. Bahkan, ada yang sampai cerai akibat si suami tidak mampu tegas dan selalu menjadi “anak mama” saat ibunya ikut campur dalam urusan rumah tangga mereka. Miris.

Anda pernah mendengar cerita serupa? Atau jangan-jangan justru Anda sedang mengalaminya saat ini?    Continue reading

Share This!
Advertisement

Kategori Tulisan

Arsip